Puncak HUT ke-81 TNI di Monas Batal, Parade Perdana Kapal Induk KRI Sriwijaya Ikut Ditunda

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Puncak HUT ke-81 TNI di Monas Batal, Parade Perdana Kapal Induk KRI Sriwijaya Ikut Ditunda

Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Markas Besar Tentara Nasional Indonesia yang resmi membatalkan seluruh agenda puncak peringatan HUT ke-81 TNI 5 Oktober mendatang di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta.

Seluruh prosesi upacara sakral itu akan digeser ke kompleks Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, dengan format acara yang jauh lebih sederhana pada hari yang sama.

Upacara HUT ke-81 TNI dilaksanakan di Mabes TNI secara sederhana,

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Muhammad Nas, di Jakarta, Selasa (22/9).

Baca juga:

Tiba September, Misi VVIP Pertama Kapal Induk Bawa Prabowo di Parade HUT TNI

Prajurit TNI Lagi Fokus Penanganan Bencana

Mayjen Nas menjelaskan perubahan format dan lokasi HUT TNI diambil lantaran ribuan prajurit terbaik dari berbagai matra sedang diterjunkan langsung ke lapangan untuk menanggulangi serangkaian bencana alam di belahan Nusantara.

"Karena banyak prajurit yang sedang melaksanakan penugasan penanganan bencana, namun tetap mengutamakan kekhidmatan dan makna dari peringatan," tandas Kapuspen TNI.

Baca juga:

KSAL Harap Kapal Induk Giuseppe Buatan Italia Bisa Merapat ke Indonesia Sebelum HUT TNI 2026

Kapal Induk KRI Sriwijaya Batal Unjuk Kebolehan

Tak hanya itu, rencana parade kolosal yang melibatkan 520 unit alutsista modern, ajang hiburan rakyat TNI Fair, hingga berbagai atraksi militer di Monas pun terpaksa diparkir dulu demi empati nasional.

Pembatalan ini otomatis menyapu bersih atraksi sailing pass di Teluk Jakarta yang sedianya bakal memamerkan parade alat utama sistem senjata (alutsista) dan kapal perang milik TNI.

Acara yang digelar 4 Oktober 2026 mendatang itu sedianya juga menjadi ajang perdana unjuk kebolehan kapal induk pertama TNI AL, KRI Sriwijaya. (*)

#Kapal Induk Tni Al #HUT TNI #TNI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Amerika Serikat selaku produsen baru memenuhi pengadaan gelombang pertama yakni sebanyak 35 unit kendaraan tempur.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Indonesia
HUT ke-81 TNI Digelar di Cilangkap, Keterlibatan Masyarakat Terbatas
Puncak peringatan HUT ke-81 TNI akan lebih difokuskan pada kegiatan internal di Mabes TNI. Keterlibatan masyarakat tetap ada, tetapi dilakukan secara terbatas.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
HUT ke-81 TNI Digelar di Cilangkap, Keterlibatan Masyarakat Terbatas
Indonesia
Panglima TNI Senang 8 Senjata Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Delapan pucuk senjata yang disebut Agus termasuk jenis SS1 V1 yang sebelumnya direbut OPM dari satuan TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Panglima TNI  Senang 8 Senjata  Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Indonesia
KRI Sriwijaya-100 Resmi Jadi Kapal Induk Pertama Indonesia, ini Spesifikasi Lengkapnya
Kehadiran kapal ini merupakan wujud modernisasi alutsista dan pusat komando operasi laut.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
KRI Sriwijaya-100 Resmi Jadi Kapal Induk Pertama Indonesia, ini Spesifikasi Lengkapnya
Indonesia
KRI Sriwijaya-100, Nama yang Dipilih untuk Menghidupkan Kembali Kejayaan Maritim Nusantara
KSAL Laksamana Muhammad Ali mengungkap alasan ITS Giuseppe Garibaldi diberi nama KRI Sriwijaya-100 dan harapan di balik penamaan tersebut.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
KRI Sriwijaya-100, Nama yang Dipilih untuk Menghidupkan Kembali Kejayaan Maritim Nusantara
Indonesia
Di Balik Nama KRI Sriwijaya-100 Untuk Kapal Induk Pertama Indonesia
Sriwijaya merupakan kerajaan maritim yang sangat berjaya dan memberikan pengaruh besar pada kekuasaan laut di Nusantara.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Di Balik Nama KRI Sriwijaya-100 Untuk Kapal Induk Pertama Indonesia
Indonesia
KRI Sriwijaya-100 Punya Panjang 180 Meter, Bisa Angkut hingga 18 Helikopter
KRI Sriwijaya-100 memiliki panjang 180,2 meter dan mampu membawa hingga 18 helikopter kelas menengah maupun berat serta drone.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
KRI Sriwijaya-100 Punya Panjang 180 Meter, Bisa Angkut hingga 18 Helikopter
Indonesia
Kapal Induk Eks Italia Resmi Jadi KRI Sriwijaya-100, Panglima TNI Kukuhkan Komandannya
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meresmikan kapal induk eks Italia ITS Giuseppe Garibaldi menjadi KRI Sriwijaya-100.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Kapal Induk Eks Italia Resmi Jadi KRI Sriwijaya-100, Panglima TNI Kukuhkan Komandannya
Indonesia
Akhirnya Bendera Merah Putih Berkibar di Kapal Induk Pertama Indonesia
Setelah proses pengibaran bendera selesai, barulah Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto sebagai inspektur upacara mengukuhkan nama baru ITS Giuseppe Garibaldi menjadi KRI Sriwijaya-100.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Akhirnya Bendera Merah Putih Berkibar di Kapal Induk Pertama Indonesia
Indonesia
Pesawat A400 M Bermanuver di Langit Jakarta Dalam Misi Pegase 2026
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Rafale dan A400M milik Angkatan Udara Prancis dan TNI Angkatan Udara akan melakukan latihan bersama untuk pertama kalinya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Pesawat A400 M Bermanuver di Langit Jakarta Dalam Misi Pegase 2026
Bagikan