KRI Sriwijaya-100 Punya Panjang 180 Meter, Bisa Angkut hingga 18 Helikopter

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
KRI Sriwijaya-100 Punya Panjang 180 Meter, Bisa Angkut hingga 18 Helikopter

Bendera Merah Putih terpasang di KRI Sriwijaya-100. (Foto: Dok. TNI AL)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kapal induk KRI Sriwijaya-100 yang sebelumnya merupakan kapal Angkatan Laut Italia ITS Giuseppe Garibaldi (C551) memiliki sejumlah kemampuan untuk mendukung operasi TNI di wilayah kepulauan.

Kapal tersebut memiliki panjang 180,2 meter, lebar 33,4 meter, dan draft 6,7 meter.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengatakan kehadiran KRI Sriwijaya-100 merupakan bagian dari modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI.

Menurut Agus, Kamis (24/9), kapal tersebut memiliki kemampuan sebagai pusat komando operasi laut sekaligus dapat digunakan untuk mendukung diplomasi pertahanan dan bantuan kemanusiaan.

Dengan kemampuan sebagai pusat komando operasi laut andal sekaligus sarana diplomasi pertahanan dan bantuan kemanusiaan yang memperkuat peran TNI secara nasional maupun di tingkat regional dan global,

Panglima TNI, Agus Subiyanto.

Bisa Angkut hingga 18 Helikopter

Dari sisi kapasitas angkut, KRI Sriwijaya-100 dapat membawa lebih dari 10 hingga 18 helikopter kelas menengah maupun berat serta drone.

Kemampuan tersebut memberikan opsi tambahan bagi TNI dalam merespons berbagai kondisi darurat, terutama di wilayah Indonesia yang memiliki karakter geografis kepulauan.

Baca juga:

Kapal Induk Eks Italia Resmi Jadi KRI Sriwijaya-100, Panglima TNI Kukuhkan Komandannya

Kehadiran kapal tersebut juga memperluas kemampuan TNI dalam menjalankan berbagai misi, mulai dari operasi laut, komando dan pengendalian, hingga dukungan bantuan kemanusiaan.

Dengan ukuran panjang yang mencapai lebih dari 180 meter, KRI Sriwijaya-100 menjadi salah satu kapal besar yang kini memperkuat jajaran TNI Angkatan Laut. (Knu)

#KRI Sriwijaya 100 #Alutsista #TNI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
KRI Sriwijaya-100 Punya Panjang 180 Meter, Bisa Angkut hingga 18 Helikopter
KRI Sriwijaya-100 memiliki panjang 180,2 meter dan mampu membawa hingga 18 helikopter kelas menengah maupun berat serta drone.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
KRI Sriwijaya-100 Punya Panjang 180 Meter, Bisa Angkut hingga 18 Helikopter
Indonesia
Alasan Gajah Mada Dicoret Buat Nama Kapal Induk Pertama, KSAL: Sriwijaya Lebih Tua dari Majapahit
"Sriwijaya kerajaan maritim Indonesia yang tertua ya. Lebih tua dari Majapahit. Makanya dipilih itu," kata KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali
Wisnu Cipto - Kamis, 24 September 2026
Alasan Gajah Mada Dicoret Buat Nama Kapal Induk Pertama, KSAL: Sriwijaya Lebih Tua dari Majapahit
Indonesia
Kapal Induk Eks Italia Resmi Jadi KRI Sriwijaya-100, Panglima TNI Kukuhkan Komandannya
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meresmikan kapal induk eks Italia ITS Giuseppe Garibaldi menjadi KRI Sriwijaya-100.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Kapal Induk Eks Italia Resmi Jadi KRI Sriwijaya-100, Panglima TNI Kukuhkan Komandannya
Indonesia
Akhirnya Bendera Merah Putih Berkibar di Kapal Induk Pertama Indonesia
Setelah proses pengibaran bendera selesai, barulah Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto sebagai inspektur upacara mengukuhkan nama baru ITS Giuseppe Garibaldi menjadi KRI Sriwijaya-100.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Akhirnya Bendera Merah Putih Berkibar di Kapal Induk Pertama Indonesia
Indonesia
Pesawat A400 M Bermanuver di Langit Jakarta Dalam Misi Pegase 2026
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Rafale dan A400M milik Angkatan Udara Prancis dan TNI Angkatan Udara akan melakukan latihan bersama untuk pertama kalinya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Pesawat A400 M Bermanuver di Langit Jakarta Dalam Misi Pegase 2026
Indonesia
Prancis sebut Indonesia ‘Pusat Gravitasi’ Penting di Kawasan Indo Pasifik
Misi Pegase 2026 merupakan rangkaian penerbangan jelajah dunia yang membentang dari Arktik, Asia-Pasifik, hingga Timur Tengah.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Prancis sebut Indonesia ‘Pusat Gravitasi’ Penting di Kawasan Indo Pasifik
Indonesia
Puncak HUT ke-81 TNI di Monas Batal, Parade Perdana Kapal Induk KRI Sriwijaya Ikut Ditunda
Pesta meriah dan parade alutsista HUT ke-81 TNI di Monas resmi dibatalkan demi fokus penanganan bencana alam di Indonesia.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Puncak HUT ke-81 TNI di Monas Batal, Parade Perdana Kapal Induk KRI Sriwijaya Ikut Ditunda
Indonesia
Tentara Prancis Mendarat di Jakarta, Bawa Rafale dan A400M untuk Misi Pégase 2026 hingga Misi Keamanan Kawasan
Latihan ini menjadi bagian dari penguatan kerja sama pertahanan kedua negara di kawasan Indo-Pasifik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Tentara Prancis Mendarat di Jakarta, Bawa Rafale dan A400M untuk Misi Pégase 2026 hingga Misi Keamanan Kawasan
Indonesia
Giuseppe Garibaldi Lagi Dicat Ulang, Nomor Lambung Kapal Induk Pertama Bocor
TNI AL mengebut pengecatan kapal induk Giuseppe Garibaldi jelang serah terima 24 September 2026. Kapal akan berganti nama jadi KRI Sriwijaya. Cek selengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Giuseppe Garibaldi Lagi Dicat Ulang, Nomor Lambung Kapal Induk Pertama Bocor
Indonesia
Daftar Perubahan Rute Transjakarta Imbas TNI Run Monas Besok, Berlaku Mulai 05.00 WIB!
PT Transportasi Jakarta merubah dan menyesuaikan rute bus pada Minggu 20 September akibat event TNI Run di kawasan Monas-Bundaran HI. Cek detailnya!
Wisnu Cipto - Sabtu, 19 September 2026
Daftar Perubahan Rute Transjakarta Imbas TNI Run Monas Besok, Berlaku Mulai 05.00 WIB!
Bagikan