Kebakaran Kapal Feri di Filipina, 5 Tewas dan 87 Orang Hilang

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 Kebakaran Kapal Feri di Filipina, 5 Tewas dan 87 Orang Hilang

Kebakaran Kapal Feri di Filipina, 5 Tewas dan 87 Orang Hilang.(foto: Instagram)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — KEBAKARAN berkecamuk di sebuah kapal feri penumpang di perairan lepas pantai bagian barat Filipina, Rabu (9/9). Insiden itu menyebabkan puluhan orang hilang. Sedikitnya lima orang tewas dalam insiden tersebut.

Sejauh ini, 42 orang telah diselamatkan dan upaya pencarian masih berlangsung. “Jumlah 87 orang yang dilaporkan hilang masih dapat berubah,” kata juru bicara penjaga pantai, Komodor Noemie Cayabyab, dalam wawancara radio.

Kapal feri MV June Aster berangkat dari Manila dan berada di sekitar Coron, Provinsi Palawan, ketika kebakaran terjadi sekitar pukul 18.45 waktu setempat pada Rabu. Gambar dari lokasi kejadian menunjukkan kapal terbakar di lautan. Personel penjaga pantai melemparkan jaket pelampung kepada para penyintas ketika api masih berkobar di kapal.

Para penumpang kemudian dibantu masuk ke kapal-kapal kecil yang membawa mereka menuju perairan dangkal. Sejumlah kantong jenazah juga terlihat disiapkan di lokasi yang diduga merupakan area pelabuhan.

Cuaca buruk dan gelombang tinggi menyulitkan proses penyelamatan. Kapal tersebut awalnya berada sekitar 4 mil laut (7,4 kilometer) dari Desa Turda, Coron, ketika mengirimkan sinyal darurat. Namun, arus laut yang kuat kemudian menyeret kapal hingga berjarak sekitar 7,68 mil laut (14,2 kilometer) dari Turda.

Baca juga:

4 Tewas dan 9 Orang Luka Akibat Penembakan Di SMA Zamboanga,Filipina



Cayabyab mengatakan terdapat 134 orang di dalam kapal, terdiri dari 117 penumpang dan 17 awak kapal. “Berdasarkan data yang kami miliki saat ini, setelah memperhitungkan mereka yang telah diselamatkan dan korban, kami masih mencari 87 orang,” katanya kepada radio DZXL.

Petugas informasi penjaga pantai Joy Gumatay mengatakan belum ada informasi mengenai keberadaan warga negara asing di dalam kapal. Cayabyab mengatakan penyebab kebakaran masih belum diketahui. Penjaga pantai berkoordinasi dengan perusahaan pelayaran dan otoritas maritim untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai insiden tersebut.

Feri merupakan salah satu moda transportasi yang umum digunakan di kepulauan Filipina. Kecelakaan laut juga bukan hal yang jarang terjadi akibat badai, kapal yang tidak terawat dengan baik, kelebihan penumpang, serta lemahnya penegakan aturan keselamatan, terutama di wilayah-wilayah terpencil.

Pada 1987, kapal feri Dona Paz tenggelam setelah bertabrakan dengan kapal tanker bahan bakar di wilayah Filipina bagian tengah. Lebih dari 4.300 orang tewas dalam tragedi tersebut. Insiden itu tercatat sebagai bencana maritim masa damai paling mematikan di dunia.(dwi)

Baca juga:

Badai Muson Habagat Landa Filipina, 8 Orang Tewas dan 486 Ribu Orang Terdampak

#Filipina #Kebakaran #Kecelakaan Kapal
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Kebakaran Kapal Feri di Filipina, 5 Tewas dan 87 Orang Hilang
Gambar dari lokasi kejadian menunjukkan kapal terbakar di lautan.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 Kebakaran Kapal Feri di Filipina, 5 Tewas dan 87 Orang Hilang
Indonesia
Korban Kebakaran Rumah di Gambir
 Terima Bantuan Sosial dari GNTI
Bantuan berupa sembako diserahkan secara langsung kepada keluarga korban.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Korban Kebakaran Rumah di Gambir
 Terima Bantuan Sosial dari GNTI
Indonesia
Nekat Terobos Gunung Semeru Saat Ditutup, 8 Pendaki Masuk Blacklist
Kedelapan pendaki tersebut resmi masuk daftar hitam atau blacklist yang berlaku untuk kunjungan ke seluruh kawasan konservasi di Indonesia.
Yusuf Abdillah - Rabu, 09 September 2026
Nekat Terobos Gunung Semeru Saat Ditutup, 8 Pendaki Masuk Blacklist
Indonesia
Kebakaran Paksa TPA Galuga Bogor Ditutup, Helikopter TNI Bombardir Api dari Udara
Pelayanan sampah TPA Galuga Bogor ditutup sehari penuh. TNI AU kerahkan helikopter water bombing untuk menjangkau titik api yang sulit diakses.
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
Kebakaran Paksa TPA Galuga Bogor Ditutup, Helikopter TNI Bombardir Api dari Udara
Indonesia
Ikut Terdampak Karhutla, Perempuan Juga Harus Dilibatkan dalam Penanganan dan Pencegahan
Hutan dan lahan merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan perempuan, khususnya perempuan adat maupun perempuan yang tinggal di perdesaan.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Ikut Terdampak Karhutla, Perempuan Juga Harus Dilibatkan dalam Penanganan dan Pencegahan
Dunia
Gudang Kembang Api di Meksiko Meledak, 10 Orang Tewas, 81 Luka
Sebelumnya, sembilan orang tewas disebut terluka dan 24 orang terluka.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Gudang Kembang Api di Meksiko Meledak, 10 Orang Tewas, 81 Luka
Indonesia
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, ASN Solo Salat Istisqa Memohon Hujan
Salat istisqa tersebut dilakukan di tengah musim kemarau panjang dan kebakaran TPA Putri Cempo yang belum padam
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, ASN Solo Salat Istisqa Memohon Hujan
Indonesia
Polisi Tetapkan 138 Tersangka Pembakar Hutan dan Lahan, Ada Sengaja Membakar dan Lalai
Penegakan hukum dapat menggunakan sejumlah ketentuan peraturan perundang-undangan, antara lain aturan mengenai kawasan hutan, perkebunan, serta perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 07 September 2026
Polisi Tetapkan 138 Tersangka Pembakar Hutan dan Lahan, Ada Sengaja Membakar dan Lalai
Indonesia
Kronologi Kebakaran Hebat Pasar Distrik Paniai Papua, 6 Anak-Anak Tewas
Kebakaran pasar di Kampung Bapouda, Distrik Paniai Timur, Papua Tengah menewaskan 11 orang termasuk 6 anak-anak. Api melalap 40 bangunan kios
Wisnu Cipto - Senin, 07 September 2026
Kronologi Kebakaran Hebat Pasar Distrik Paniai Papua, 6 Anak-Anak Tewas
Indonesia
Polda Jateng Lakukan Water Bombing Padamkan Api di TPA Putri Cempo, Guyurkan 13 Ribu Liter Air
Pelaksanaan water bombing difokuskan pada sisi timur TPA Putri Cempo yang masih mengeluarkan asap.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Polda Jateng Lakukan Water Bombing Padamkan Api di TPA Putri Cempo, Guyurkan 13 Ribu Liter Air
Bagikan