Topan Dolphin Mengamuk di Pantai Timur China, Sedikitnya 1.300 Penerbangan Dibatalkan

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Topan Dolphin Mengamuk di Pantai Timur China, Sedikitnya 1.300 Penerbangan Dibatalkan

Jalur Topan Dholpin (foto: Instagram @elaine.white.522)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — TOPAN Dolphin melanda pantai timur China pada Minggu (9/8) malam. Topan ini memaksa lebih dari 300 ribu orang mengungsi sebagai langkah antisipasi dan membuat dua bandara di Shanghai membatalkan lebih dari 1.300 penerbangan. Badai tersebut membawa hujan deras ke Taiwan bagian utara sehari sebelumnya.

Dolphin menerjang Kota Taizhou di Provinsi Zhejiang dan wilayah utara Provinsi Fujian yang berbatasan dengan Zhejiang. Badai tersebut membawa angin kencang dengan kecepatan diperkirakan mencapai 151 km per jam saat mendarat. Badai juga menyebabkan gelombang besar ke garis pantai kota. Hujan deras meningkatkan risiko banjir parah di Zhejiang. Pihak berwenang memperingatkan adanya risiko tanah longsor yang tinggi.

Media pemerintah setempat, The Paper, melaporkan Bandara Hongqiao dan Pudong di Shanghai membatalkan sekitar 60 persen penerbangan yang dijadwalkan pada Minggu.

Prakiraan cuaca China menyebut sejumlah wilayah akan diguyur hujan dengan curah 200–400 milimeter dalam beberapa hari mendatang. Bagian luar badai tersebut menghantam Taiwan bagian utara pada Sabtu, termasuk ibu kota Taipei, dan membawa hujan. Sejumlah maskapai Taiwan telah membatalkan penerbangan menuju China pada Minggu.

Pada Sabtu malam, pihak berwenang di Zhejiang mengevakuasi sekitar 390 ribu orang di Kota Taizhou. Sementara itu, pemerintah Shanghai mengevakuasi lebih dari 30 ribu orang dari wilayah yang dinilai berisiko. Pemerintah Zhejiang juga menghentikan sementara layanan feri dan kapal pesiar.

Baca juga:

259 Orang Tewas, 114 Hilang Akibat Topan Fung-wong dan Kalmaegi di Filipina



Topan Juga Menerjang Filipina


Sementara itu, di Filipina, lima orang diselamatkan dan tujuh lainnya masih hilang setelah tanah longsor menerjang tiga rumah di kota wisata pegunungan Baguio, wilayah utara, pada Minggu. Pejabat mengatakan tanah longsor tersebut dipicu hujan monsun deras selama berhari-hari yang diperparah Topan Dolphin.

Sebelumnya, Dolphin memperkuat hujan monsun musiman di Filipina. Hal itu memicu banjir dan tanah longsor, termasuk longsor yang menerjang tiga rumah pada Minggu.

Banyak wilayah di Luzon Utara, termasuk kawasan metropolitan Manila yang padat penduduk, dilanda banjir. Lebih dari 12.000 orang terpaksa mengungsi, sedangkan sejumlah kota dan daerah di wilayah utara menutup sekolah pada Jumat dan Sabtu.

Pejabat Filipina menyebut hujan monsun tersebut didahului badai tropis yang menewaskan sedikitnya enam orang pada pekan lalu, termasuk empat warga desa. Mereka tewas akibat tanah longsor dan longsoran batu di Provinsi Benguet dan Rizal di Luzon.(dwi)

Baca juga:

Topan Kalmaegi Bergerak ke Kamboja, Tewaskan 193 Orang di Filipina dan Vietnam

#Bencana Alam #China #Angin Topan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Ratusan pendaki di Jalur Annapurna, yang sangat krusial bagi perekonomian Nepal, harus menghentikan pendakian lebih awal untuk menyelamatkan diri.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Indonesia
China dan Indonesia Bakal Lakukan Kerja Sama Keamanan Maritim
Pada 21 Agustus 2026 lalu, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menhan China Laksamana Dong Jun bertemu di Jakarta dalam Mekanisme Dialog 2+2 antara menteri luar negeri dan menteri pertahanan Indonesia dan China.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
China dan Indonesia Bakal Lakukan Kerja Sama Keamanan Maritim
Dunia
Baru Jabatan Maret 2023, Jenderal Orang Kedua Setelah Xi Jinping dan Kepala Staf Gabungan Dipecat Karena Korupsi
Zhang menjabat sebagai orang kedua setelah Presiden Xi Jinping dengan posisi wakil ketua Komisi Militer Pusat (CMC)
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Baru Jabatan Maret 2023, Jenderal Orang Kedua Setelah Xi Jinping dan Kepala Staf Gabungan Dipecat Karena Korupsi
Indonesia
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Banjir bandang menerjang Nagari Batang Barus, Solok. Satu korban ditemukan meninggal dunia, tim SAR masih mencari korban hilang lainnya.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Dunia
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Perempuan berusia 64 tahun itu diselamatkan dari lantai teratas sebuah bangunan empat lantai yang tertimbun reruntuhan di Betrawati, Nuwakot
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Dunia
Korupsi Rp 388 Miliar! China Hukum Mati Mantan Gubernur Provinsi Shanxi Jin Xiangjun
Di China hukuman mati yang ditangguhkan biasanya diubah menjadi penjara seumur hidup jika tidak ada kejahatan baru yang dilakukan selama masa percobaan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Korupsi Rp 388 Miliar! China Hukum Mati Mantan Gubernur Provinsi Shanxi Jin Xiangjun
Indonesia
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
DPR akan memberikan dukungan selama tambahan anggaran tersebut bermanfaat bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
Indonesia
2026 Banyak Bencana, BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun
BNPB minta tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 triliun ke Kemenkeu untuk mempercepat penanganan bencana 2026. Anggaran rutin Rp 1,08 triliun dinilai tak cukup
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
2026 Banyak Bencana, BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun
Indonesia
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Puan Maharani mengingatkan tingginya ancaman gempa di Indonesia dan mendorong pemerintah memperkuat kesiapsiagaan serta penanganan bencana terpadu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Bagikan