MerahPutih.com - China dan Indonesia sepakat untuk memperkuat kerja sama penegakan hukum dan keamanan dalam pemberantasan kejahatan lintas negara, pengejaran buronan dan pemulihan aset hasil kejahatan, serta mendukung partisipasi dalam kerja sama internasional untuk memberantas penipuan telekomunikasi dan daring.
Kedua negara juga akan melaksanakan dokumen kerja sama keamanan maritim serta menjaga keamanan dan kelancaran jalur pelayaran utama.
Pemerintah China menyebut siap bekerja sama dengan Indonesia untuk mendorong kerja sama pertahanan dan keamanan yang lebih nyata.
Kami bersedia bekerja sama dengan pihak Indonesia untuk melaksanakan konsensus penting kedua kepala negara dan lebih lanjut mendorong kerja sama nyata antara kedua angkatan bersenjata agar mencapai hasil yang lebih besar,
kata Juru Bicara Kementerian Pertahanan Kolonel Senior Jiang Bin dalam konferensi pers di Beijing, Kamis (24/9).
Baca juga:
Drama 3-2 Lawan China, Tim Bulutangkis Beregu Putra Indonesia Akhirnya Pecahkan Penantian 28 Tahun
Hal itu disampaikan Jiang Bin menyusul sejumlah pertemuan yang dilakukan oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dengan para pejabat Kementerian Pertahanan China maupun Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China.
Hubungan antara kedua negara dan kedua angkatan bersenjata saling bersahabat,
tambah Jiang Bing.
Pada 21 Agustus 2026 lalu, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menhan China Laksamana Dong Jun bertemu di Jakarta dalam Mekanisme Dialog 2+2 antara menteri luar negeri dan menteri pertahanan Indonesia dan China. Selanjutnya Menhan Sjafrie juga hadir dalam seminar militer Beijing Xiangshan Forum 2026 di Beijing pada 16 September 2026.