Gempa Kolombia Magnitudo 7,4 Buat 265 Nyawa Melayang dan 496 Orang Hilang, Sistem Peringatan Dini Dipertanyakan

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 13 Agustus 2026
Gempa Kolombia Magnitudo 7,4 Buat 265 Nyawa Melayang dan 496 Orang Hilang, Sistem Peringatan Dini Dipertanyakan

Warga berjalan menyusuri jalanan di Pereira, Kolombia, sehari setelah gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang wilayah barat Kolombia pada hari Senin, 10 Agustus. ANTARA/Juancho Torres - Anadolu Agency /pri

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Gempa bumi dahsyat magnitudo 7,4 yang mengguncang wilayah Choco, Kolombia, pada Senin )10/8) menelan sedikitnya 265 korban tewas, 3.494 korban luka-luka, dan 496 warga dinyatakan hilang.

Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella mengonfirmasi data korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta status darurat ekonomi nasional menyusul guncangan hebat yang terasa hingga ke sejumlah negara tetangga Kolombia.

Baca juga:

Kisah Persatuan Menyelamatkan Bayi dari Reruntuhan Gempa Kolombia

Penanganan gempa bumi Kolombia kini difokuskan pada pencarian korban hilang di kotapraja San Jose del Palmar dan evakuasi darurat bagi puluhan ribu keluarga terdampak.

Berapa jumlah korban dan dampak gempa Kolombia M 7,4 pada 10 Agustus 2026?

  • Korban Jiwa: 265 orang meninggal dunia dan 496 orang masih dinyatakan hilang.

  • Korban Luka: 3.494 orang mendapat perawatan medis.

  • Warga Terdampak: 53.816 orang (25.872 keluarga).

  • Kerusakan Bangunan: 53.816 unit rumah rusak, 140 gedung runtuh, 1.819 sekolah, 631 fasilitas warga, dan 179 rumah sakit rusak.

  • Kerusakan Akses: 203 titik jalan, 20 jembatan tol, 1 jembatan penyeberangan orang, 44 jaringan air bersih, serta 5 bandara mengalami masalah operasional.

  • Langkah Pemerintah: Penetapan 3 hari berkabung nasional dan pengaktifan status darurat ekonomi nasional.

Pencarian Korban Hilang Jadi Prioritas Utama

Gempa

Guncangan dahsyat berpusat di dekat kawasan San Jose del Palmar, wilayah administratif Choco. Dalam pidato resminya melalui saluran TV Caracol, Presiden Abelardo de la Espriella membeberkan skala bencana yang jauh lebih besar dari perkiraan awal.

Fokus dan tenaga kami saat ini tercurah sepenuhnya untuk melacak serta menemukan warga yang hilang di balik reruntuhan,

ujar Presiden de la Espriella.

Sebagai bentuk penghormatan bagi para korban, pemerintah Kolombia menetapkan tiga hari masa berkabung nasional.

Selama periode ini, bendera nasional dikibarkan setengah tiang di seluruh instansi pemerintahan serta kantor perwakilan diplomatik Kolombia di luar negeri.

Skala Kerusakan Infrastruktur yang Masif

Arsip

Dampak kerusakan akibat gempa ini melumpuhkan berbagai sektor vital publik secara merata di wilayah Choco dan sekitarnya:

  • Sektor Pemukiman: Lebih dari 53 ribu rumah warga rusak berat hingga sedang, serta 140 bangunan bertingkat runtuh total.

  • Layanan Publik & Pendidikan: Puluhan ribu murid terancam meliburkan kegiatan belajar akibat rusaknya 1.819 lembaga pendidikan.

  • Fasilitas Kesehatan: 179 fasilitas kesehatan terganggu di tengah tingginya arus pasien luka-luka.

  • Akses Logistik: Kerusakan pada 5 bandara dan ratusan ruas jalan melambatkan pengiriman bantuan darurat ke titik terisolasi.

Kebijakan Darurat Ekonomi & Paket Bantuan Warga

Melihat parahnya hantaman ekonomi dan sosial akibat tragedi ini, Presiden de la Espriella resmi mengaktifkan status Darurat Ekonomi Konstitusional.

Kebijakan ini memungkinkan pemerintah membentuk dana khusus penanggulangan bencana yang fleksibel untuk menampung hibah serta bantuan internasional.

Baca juga:

Kolombia Tetapkan Status Darurat setelah Gempa Tewaskan Ratusan Orang dan Banyak Lainnya Terjebak Reruntuhan

Pemerintah Kolombia menyusun serangkaian skema bantuan langsung guna meringankan beban warga terdampak:

  1. Pembebasan Tagihan: Gratis biaya pemakaian air dan listrik sementara waktu untuk keluarga korban.

  2. Subsidi Tempat Tinggal: Bantuan dana sewa rumah bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.

  3. Bantuan Tunai & Insentif: Transfer dana tunai langsung bagi kelompok rentan serta kelonggaran pajak untuk pelaku usaha kecil dan pedagang lokal.

  4. Rekonstruksi Cepat: Prioritas perbaikan infrastruktur jalan, bandara, serta fasilitas medis agar roda ekonomi daerah cepat pulih.

#Kolombia #Gempa #Gempa Bumi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Gempa Kolombia Magnitudo 7,4 Buat 265 Nyawa Melayang dan 496 Orang Hilang, Sistem Peringatan Dini Dipertanyakan
Penanganan gempa bumi Kolombia kini difokuskan pada pencarian korban hilang
Angga Yudha Pratama - Kamis, 13 Agustus 2026
Gempa Kolombia Magnitudo 7,4 Buat 265 Nyawa Melayang dan 496 Orang Hilang, Sistem Peringatan Dini Dipertanyakan
Dunia
Kisah Persatuan Menyelamatkan Bayi dari Reruntuhan Gempa Kolombia
Gempa tersebut merupakan yang terkuat yang melanda Kolombia dalam lebih dari satu dekade.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Kisah Persatuan Menyelamatkan Bayi dari Reruntuhan Gempa Kolombia
Dunia
Kolombia Tetapkan Status Darurat setelah Gempa Tewaskan Ratusan Orang dan Banyak Lainnya Terjebak Reruntuhan
Gempa yang terjadi pada pagi hari itu juga terasa hingga Ekuador, Panama, dan Venezuela.
Dwi Astarini - Selasa, 11 Agustus 2026
Kolombia Tetapkan Status Darurat setelah Gempa Tewaskan Ratusan Orang dan Banyak Lainnya Terjebak Reruntuhan
Dunia
RS Penuh dan Rusak, 880 Korban Gempa Dahsyat Kolombia Butuh Perawatan Medis
Gempa berkekuatan 7,4 magnitudo mengguncang Kolombia, menewaskan 132 orang dan melukai 883 lainnya.
Wisnu Cipto - Selasa, 11 Agustus 2026
RS Penuh dan Rusak, 880 Korban Gempa Dahsyat Kolombia Butuh Perawatan Medis
Dunia
Kolombia Digoyang Gempa Magnitudo 7,4, Korban Tewas Mencapai 132 Orang dan Banyak yang masih Terjebak
Laporan mengenai korban tewas juga datang dari Manizales, Quibdó, Medellín, serta sejumlah wilayah di Chocó dan Valle del Cauca.
Dwi Astarini - Selasa, 11 Agustus 2026
 Kolombia Digoyang Gempa Magnitudo 7,4, Korban Tewas Mencapai 132 Orang dan Banyak yang masih Terjebak
Indonesia
Gempa M 7,4 Guncang Kolombia, Kemlu Pastikan Seluruh WNI dalam Kondisi Aman
Gempa M 7,4 mengguncang Kolombia pada Senin (10/8). Kemlu RI memastikan bahwa WNI di sana berada dalam kondisi aman.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Gempa M 7,4 Guncang Kolombia, Kemlu Pastikan Seluruh WNI dalam Kondisi Aman
Dunia
Gempa Magnitudo 7,4 Guncang Wilayah Barat Kolombia, 21 Orang Dikabarkan Tewas
Pemerintah memastikan Presiden akan mengambil kendali langsung atas penanganan keadaan darurat. Dan memerintahkan pembentukan segera pos komando terpadu untuk mengoordinasikan upaya penanganan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Agustus 2026
Gempa Magnitudo 7,4 Guncang Wilayah Barat Kolombia, 21 Orang Dikabarkan Tewas
Indonesia
Total 6 Kereta Api Terpaksa Berhenti Darurat Akibat Gempa Pangandaran
Gempa magnitudo 5,3 di Pangandaran memaksa KAI Daop 2 Bandung menghentikan enam perjalanan kereta api.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Total 6 Kereta Api Terpaksa Berhenti Darurat Akibat Gempa Pangandaran
Indonesia
Kota Garut-Nagrek Ikut Goyang, Dampak Gempa Pangandaran di Area Pesisir Masih Didata
Gempa magnitudo 5,3 di Pangandaran terasa hingga Garut. BPBD Garut langsung menyisir pesisir pantai untuk mendeteksi dampak dan kerusakan. Warga panik berlarian keluar rumah.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Kota Garut-Nagrek Ikut Goyang, Dampak Gempa Pangandaran di Area Pesisir Masih Didata
Indonesia
Demi Keselamatan, KA Siliwangi Terpaksa Berhenti Akibat Gempa Pangandaran
Gempa magnitudo 5,3 di Pangandaran memaksa KAI Daop 2 Bandung menghentikan perjalanan KA Siliwangi.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Demi Keselamatan, KA Siliwangi Terpaksa Berhenti Akibat Gempa Pangandaran
Bagikan