BNPB Mulai Distribusian Paket Bantuan Kemanusiaan Bagi Penyintas Gempa Magnitudo 6,7 di Palu

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
BNPB Mulai Distribusian Paket Bantuan Kemanusiaan Bagi Penyintas Gempa Magnitudo 6,7 di Palu

Personel Brimob Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) membantu membersihkan puing-puing rumah warga korban gempa bumi di Desa Kamarora, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, tiga hari setelah gempa berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah tersebut pada Selasa (16/6). (ANTARA/HO-Humas Polda Sulteng)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana menjamin dukungan penuh pemerintah pusat untuk perbaikan rumah milik warga yang mengalami kerusakan, akibat guncangan gempa bermagnitudo 6,7 di Provinsi Sulawesi Tengah.

Adapun skema bantuan stimulan yang disiapkan meliputi Rp 15 juta untuk rusak ringan, Rp 30 juta untuk rusak sedang, dan Rp 60 juta untuk kategori rusak berat atau dibangunkan rumah baru.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto bertolak ke lokasi terdampak gempa bumi. guna memastikan seluruh tahapan penanganan darurat berjalan secara efektif dan tepat sasaran.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, bahwa kehadiran kepala BNPB tersebut disertai dengan pendistribusian paket bantuan kemanusiaan bagi para penyintas.

Baca juga:

1.254 Rumah Rusak Akibat Gempa Sulteng, Tiap KK Terima Duit Perbaikan Segini dari Negara

"Kepala BNPB telah berada di wilayah terdampak untuk memastikan penanganan darurat berjalan efektif. Bantuan yang diberikan meliputi bantuan pangan dan non-pangan seperti tenda pengungsi, tenda keluarga, matras, selimut, kasur lipat, serta paket sembako," katanya.

Abdul memaparkan, berdasarkan pemutakhiran data kebencanaan per Kamis (18/6) sore pukul 16.25 WIB, angka korban meninggal dunia masih sebanyak tiga jiwa.

Sementara itu, untuk korban luka-luka akibat runtuhan material bangunan terdata mengalami kenaikan, di mana sebanyak 17 jiwa dilaporkan menderita luka berat dan 101 warga mengalami luka ringan.

Pada sektor pemukiman dengan rincian 1.995 unit rumah rusak ringan, 147 unit rumah rusak sedang, dan 73 unit rumah rusak berat, di samping adanya kerusakan masif pada fasilitas umum, pendidikan, perkantoran, serta tempat ibadah.

Bencana geologi yang berpusat di darat pada Rabu (16/6) tersebut melanda Kota Palu, Kabupaten Sigi, Kabupaten Parigi Moutong, hingga Kabupaten Donggala itu mengakibatkan kerugian materiil cukup signifikan.

#Gempa Bumi #Gempa #Palu #Bencana Alam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Kolombia Tetapkan Status Darurat setelah Gempa Tewaskan Ratusan Orang dan Banyak Lainnya Terjebak Reruntuhan
Gempa yang terjadi pada pagi hari itu juga terasa hingga Ekuador, Panama, dan Venezuela.
Dwi Astarini - Selasa, 11 Agustus 2026
Kolombia Tetapkan Status Darurat setelah Gempa Tewaskan Ratusan Orang dan Banyak Lainnya Terjebak Reruntuhan
Dunia
RS Penuh dan Rusak, 880 Korban Gempa Dahsyat Kolombia Butuh Perawatan Medis
Gempa berkekuatan 7,4 magnitudo mengguncang Kolombia, menewaskan 132 orang dan melukai 883 lainnya.
Wisnu Cipto - Selasa, 11 Agustus 2026
RS Penuh dan Rusak, 880 Korban Gempa Dahsyat Kolombia Butuh Perawatan Medis
Dunia
Kolombia Digoyang Gempa Magnitudo 7,4, Korban Tewas Mencapai 132 Orang dan Banyak yang masih Terjebak
Laporan mengenai korban tewas juga datang dari Manizales, Quibdó, Medellín, serta sejumlah wilayah di Chocó dan Valle del Cauca.
Dwi Astarini - Selasa, 11 Agustus 2026
 Kolombia Digoyang Gempa Magnitudo 7,4, Korban Tewas Mencapai 132 Orang dan Banyak yang masih Terjebak
Indonesia
Gempa M 7,4 Guncang Kolombia, Kemlu Pastikan Seluruh WNI dalam Kondisi Aman
Gempa M 7,4 mengguncang Kolombia pada Senin (10/8). Kemlu RI memastikan bahwa WNI di sana berada dalam kondisi aman.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Gempa M 7,4 Guncang Kolombia, Kemlu Pastikan Seluruh WNI dalam Kondisi Aman
Dunia
Gempa Magnitudo 7,4 Guncang Wilayah Barat Kolombia, 21 Orang Dikabarkan Tewas
Pemerintah memastikan Presiden akan mengambil kendali langsung atas penanganan keadaan darurat. Dan memerintahkan pembentukan segera pos komando terpadu untuk mengoordinasikan upaya penanganan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Agustus 2026
Gempa Magnitudo 7,4 Guncang Wilayah Barat Kolombia, 21 Orang Dikabarkan Tewas
Dunia
Topan Dolphin Mengamuk di Pantai Timur China, Sedikitnya 1.300 Penerbangan Dibatalkan
Badai tersebut membawa angin kencang dengan kecepatan diperkirakan mencapai 151 km per jam saat mendarat.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Topan Dolphin Mengamuk di Pantai Timur China, Sedikitnya 1.300 Penerbangan Dibatalkan
Dunia
Badai Muson Habagat Landa Filipina, 8 Orang Tewas dan 486 Ribu Orang Terdampak
setidaknya 124 ribu keluarga atau 486 ribu orang terdampak bencana akibat hujan lebat dan banjir di sejumlah wilayah Filipina hingga Minggu pukul 18:00 waktu setempat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Badai Muson Habagat Landa Filipina, 8 Orang Tewas dan 486 Ribu Orang Terdampak
Indonesia
Total 6 Kereta Api Terpaksa Berhenti Darurat Akibat Gempa Pangandaran
Gempa magnitudo 5,3 di Pangandaran memaksa KAI Daop 2 Bandung menghentikan enam perjalanan kereta api.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Total 6 Kereta Api Terpaksa Berhenti Darurat Akibat Gempa Pangandaran
Indonesia
Kota Garut-Nagrek Ikut Goyang, Dampak Gempa Pangandaran di Area Pesisir Masih Didata
Gempa magnitudo 5,3 di Pangandaran terasa hingga Garut. BPBD Garut langsung menyisir pesisir pantai untuk mendeteksi dampak dan kerusakan. Warga panik berlarian keluar rumah.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Kota Garut-Nagrek Ikut Goyang, Dampak Gempa Pangandaran di Area Pesisir Masih Didata
Indonesia
Demi Keselamatan, KA Siliwangi Terpaksa Berhenti Akibat Gempa Pangandaran
Gempa magnitudo 5,3 di Pangandaran memaksa KAI Daop 2 Bandung menghentikan perjalanan KA Siliwangi.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Demi Keselamatan, KA Siliwangi Terpaksa Berhenti Akibat Gempa Pangandaran
Bagikan