Playvul NYRA Rilis Tiga Film Pendek, Angkat Kritik Sosial lewat Cerita yang Relevan

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
Playvul NYRA Rilis Tiga Film Pendek, Angkat Kritik Sosial lewat Cerita yang Relevan

Para sineas di balik proyek film pendek Besutan Playvul NYRA.(foto: merahputih.com/tika ayu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - RUMAH produksi Playvul NYRA resmi merilis tiga film pendek yang membawa kritik sosial melalui cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Ketiganya yakni More Pain More Gain, Ambang Batas, dan Salam Dahyat Fantastis Luar Biasa.

Perilisan film pendek ini bisa dinikmati masyarakat luas karena diunggah di platform Youtube resmi Playvul NYRA. Namun, sebelum akhirnya berlabuh di layanan streaming tersebut, filmnya lebih dulu debut di pemutaran festival film internasional.

Ketiga film tersebut sebelumnya menjalani proses produksi dan hadir festival sejak 2024 hingga 2026.

Baca juga:

'Jalan Pulang', Film Pendek tentang Kebaya yang Menghubungkan Masa Lalu dan Masa Kini


Tembus Festival Film Internasional


Salah satu film yang mencatat perjalanan cukup panjang di festival internasional yakni Ambang Batas. Film ini mendapatkan penghargaan Aphrodite Emas dalam Festival Film Internasional Siprus 2024.

Perjalanannya berlanjut ke sejumlah festival pada 2025, seperti Festival Film Fantastis Internasional London, Festival Film Tampere, Final Girls Festival Film Berlin, Festival Film Kultus Internasional Mumbai, Festival Film Internasional Bali, hingga Pekan Film Jakarta.

Bagi produser Adhytia Putra, perjalanan ke berbagai festival bukan sekadar soal mendapatkan penghargaan. Lebih jauh, pengalaman tersebut menunjukkan cerita Indonesia memiliki kemungkinan untuk diterima penonton dari berbagai negara.

"Pada dasarnya kami mencari hal yang sama secara cerita, secara drama. Buat saya yang paling penting ada, 'oh, cerita kita relevan buat semua orang'," ujar Adhytia saat ditemui di CGV di kawasan Senayan, Kamis (13/8).

Menurutnya, keberadaan film Indonesia di festival internasional juga membuka ruang bagi sineas Tanah Air untuk menemukan penonton baru.

"Enggak masalah tentang festival mana-mana, itu semua kemungkinan orang yang mau nonton film kita. 'Ada loh matanya di luar, ada loh pendengarnya di luar. Bisa bercerita dan mendengarkan'," katanya.

Baca juga:

Sheila Dara Bintangi Jalan Pulang, Film Pendek tentang Warisan dan Makna Kebaya

Ambang Batas: Angkat Pelecehan Seksual

Salah satu film yang menonjol dalam proyek tersebut yakni Ambang Batas atau Loose. Film ini dibintangi Putri Ayudya dan Rukman Rosadi.

Cerita berpusat pada seorang psikolog muda yang sedang dalam perjalanan pulang menggunakan taksi. Perjalanan yang awalnya biasa berubah menjadi tidak nyaman ketika sang sopir terus melontarkan komentar seksis dan melecehkan perempuan.

Situasi tersebut perlahan berkembang menjadi sesuatu yang jauh lebih meresahkan. Film ini menghadirkan kritik terhadap perilaku seksis sekaligus bagaimana perempuan menghadapi situasi yang membuat mereka merasa tidak aman.

Kehadiran Ambang Batas memperlihatkan bagaimana film pendek dapat menjadi ruang untuk membicarakan persoalan sosial tanpa harus kehilangan unsur drama dan ketegangan.


Sinopsis 'More Pain More Gain': Ceritakan Hustle Culture yang Toxic



Di sebuah pusat kebugaran, dua pria terlibat dalam duel angkat beban, bersaing untuk membuktikan siapa 'pria sejati' dan siapa yang paling mampu menahan rasa sakit dan penderitaan. Makna pria sejati ini dilihat bukan dalam konteks gender, malainkan tekanan menggunakan kekuatan sampai ditahap tinggi dengan kedok produktif. Pencapaiannya dinilai dari angka yang menghasilkan anomalitas standar yang subjektif menekan banyak peyakinnya untuk terus berlomba-lomba tanpa jenuh.


Sinopsis film 'Salam Dahyat Fantastis Luar Biasa': Angkat Derita Sandwich Generation


Seorang pekerja kantoran yang berjuang untuk menghidupi keluarganya, terjebak dalam hutang pinjaman online yang terus menumpuk. Di titik terendahnya, seorang teman mengundangnya ke seminar keuangan yang dipimpin seorang pembicara motivasi yang karismatik. Apa yang dimulai sebagai janji kebebasan finansial berubah menjadi tontonan absurd yang dipenuhi dengan teriakan afirmasi dan ritual ekstrem.

Acara perilisan resmi tiga film pendek ini berlangsung di CGV FX Senayan, Jakarta Selatan. Acara tersebut dihadiri sejumlah tim produksi, di antaranya sutradara Ambang Batas Nadina Habsjah, penulis naskah Amanda Simanjuntak, serta produser Adhytia Putra dan Mohammad Omar Aziz.

Ketiga film karya Playvul NYRA tersebut kini dapat menjadi bagian dari upaya menghadirkan cerita Indonesia yang tidak hanya berbicara kepada penonton lokal, tetapi juga memiliki isu yang dapat dipahami dan dirasakan masyarakat di berbagai belahan dunia.(Tka)

Baca juga:

Viral di YouTube dan TikTok, Film Pendek Sci-Fi 'Open Door' Bakal Diadaptasi Jadi Film Panjang



Sumber Foto: Tika Ayu/Merahputih.com

#Film #Film Pendek #Film Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
'The Hunchback, Soul of Paris' Tayang di Netflix November 2026, Bawa Kisah Quasimodo yang Berbeda
The Hunchback, Soul of Paris membawa kisah Quasimodo ke Paris 1830 di tengah wabah kolera, konflik politik, dan eksperimen medis.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
'The Hunchback, Soul of Paris' Tayang di Netflix November 2026, Bawa Kisah Quasimodo yang Berbeda
ShowBiz
Sutradara 'Filosofi Teras' Ungkap Relevansi Stoisisme dengan Kehidupan Anak Muda
Sutradara Filosofi Teras Affandi Abdul Rachman mengungkap relevansi Stoisisme dengan kehidupan anak muda, termasuk soal kendali dan overthinking.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Sutradara 'Filosofi Teras' Ungkap Relevansi Stoisisme dengan Kehidupan Anak Muda
ShowBiz
Tom Holland Jadi Fred Astaire, Sabrina Carpenter Perankan Ginger Rogers di Film Biografi Legenda Hollywood
Tom Holland akan memerankan Fred Astaire dalam film biografi terbaru Sony Pictures. Sabrina Carpenter menjadi Ginger Rogers dan Margaret Qualley sebagai Adele Astaire.
Frengky Aruan - Minggu, 27 September 2026
Tom Holland Jadi Fred Astaire, Sabrina Carpenter Perankan Ginger Rogers di Film Biografi Legenda Hollywood
ShowBiz
Netflix Siapkan Film Aksi "Helo", Gabungkan Nuansa End of Watch dan Top Gun
Netflix kembali menyiapkan film aksi terbaru "Helo", film thriller yang mengangkat tema helikopter polisi dengan pendekatan yang mirip dengan End of Watch dan Top Gun.
Frengky Aruan - Minggu, 27 September 2026
Netflix Siapkan Film Aksi
ShowBiz
Johnny Depp Comeback! Tampil Misterius di Trailer Perdana Film Thriller Day Drinker
Johnny Depp kembali ke layar lebar lewat film thriller Day Drinker garapan Marc Webb.
Frengky Aruan - Minggu, 27 September 2026
Johnny Depp Comeback! Tampil Misterius di Trailer Perdana Film Thriller Day Drinker
ShowBiz
Jadwal Tayang 'Gremlins' Kembali Diundur, Jadi Meluncur 6 Oktober 2028
Warner Bros kembali mengundur jadwal tayang Gremlins. Film itu dijadwalkan meluncur 6 Oktober 2028.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Jadwal Tayang 'Gremlins' Kembali Diundur, Jadi Meluncur 6 Oktober 2028
ShowBiz
Film 'Filosofi Teras' Tayang 24 Desember 2026, Diadaptasi dari Buku Henry Manampiring
Film Filosofi Teras siap tayang di bioskop pada 24 Desember 2026. Film ini diadaptasi dari buku populer Henry Manampiring.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Film 'Filosofi Teras' Tayang 24 Desember 2026, Diadaptasi dari Buku Henry Manampiring
ShowBiz
Kembali Tayang di Bioskop, 'Avengers: Endgame Encore' Raup Untung Rp 68 Miliar
Avengers: Endgame Encore meraup keuntungan Rp 68 miliar sejak kembali tayang di bioskop.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Kembali Tayang di Bioskop, 'Avengers: Endgame Encore' Raup Untung Rp 68 Miliar
ShowBiz
Sinopsis 'The Doll Ghawiah', Teror Boneka Angker yang Hantui Keluarga Pranata
The Doll Ghawiah bakal tayang 29 Oktober 2026 di bioskop. Film ini siap meneror bioskop lewat format IMAX.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Sinopsis 'The Doll Ghawiah', Teror Boneka Angker yang Hantui Keluarga Pranata
Fun
Sinopsis Film 'Memburu Pemangsa', 4 Perempuan Nekat Akhiri Teror Pedofil Pemuja Iblis
Lewati hantu gaib, film Memburu Pemangsa sajikan investigasi jurnalistik berdarah bongkar teror keji predator anak! Intip sinopsis lengkapnya di sini.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Sinopsis Film 'Memburu Pemangsa', 4 Perempuan Nekat Akhiri Teror Pedofil Pemuja Iblis
Bagikan