MerahPutih.com - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengungkap kondisi terkini warga negara Indonesia (WNI) seusai gempa dengan kekuatan magnitudo (M) 7,4 mengguncang Kolombia.
Kemlu mengungkap semua WNI dalam kondisi aman.
Berdasarkan pemantauan KBRI Bogota, seluruh WNI di Kolombia dilaporkan dalam kondisi aman.
kata Direktur Pelindungan WNI (PWNI) Kemlu RI, Heni Hamidah, Selasa (11/8)
Kemlu menyatakan, KBRI Bogota akan terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan para WNI di wilayah terdampak.
Selain itu, KBRI juga menyiapkan langkah-langkah darurat apabila terjadi gempa susulan.
Baca juga:
Gempa Magnitudo 7,4 Guncang Wilayah Barat Kolombia, 21 Orang Dikabarkan Tewas
KBRI Imbau WNI di Kolombia Tetap Waspada
KBRI Bogota pun mengimbau semua WNI di Kolombia tetap waspada, mengikuti arahan otoritas setempat, memantau informasi dari sumber resmi, dan menjaga komunikasi dengan KBRI Bogota.
Pada kondisi darurat, para WNI di Kolombia dapat menghubungi hotline KBRI Bogota melalui nomor +57 301 9061706.
Gempa dahsyat yang mengguncang Kolombia berpusat di wilayah Choco, sekitar 280 km dari Bogota, dan dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah negara itu, termasuk Bogota, Cali, Medellin, Pereira, Manizales, dan Ibague.
Kolombia telah mengaktifkan mekanisme tanggap darurat nasional dan membentuk Pos Komando Terpadu untuk koordinasi penanganan serta penilaian kebutuhan di wilayah terdampak.
Baca juga:
3 WNI Korban TPPO Dipulangkan dari Libya, Pelaku Janjikan Kerja ART di Turki
Jumlah Korban Gempa di Kolombia Terus Bertambah
Korban tewas imbas gempa Kolombia terus bertambah. Sampai saat ini, ada 111 orang yang dinyatakan tewas imbas bencana alam tersebut.
Gempa itu terjadi pada Senin (10/8) pukul 07.34 pagi waktu setempat. USGS melaporkan, pusat gempa berada di San José del Palmar, di departemen Chocó.
Titik gempa berada di jarak 280 kilometer di sebelah barat Bogotá dengan kedalaman 107 kilometer. (knu)