Kesehatan

Konsumsi Walnut Cegah Kanker Payudara

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 12 November 2020
Konsumsi Walnut Cegah Kanker Payudara

Meskipun butuh penelitian lanjut, namun hipotesa penelitian berada di jalur yang benar. (Foto: Unsplash/vivek sharma)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENURUT sebuah penelitian, mengkonsumsi walnut dapat membantu mencegah pertumbuhan dan kelangsungan hidup kanker payudara. Dilansir dari lama Web Md, penelitian yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah, Nutrition Research, menemukan bahwa konsumsi dua ons walnut per hari selama sekitar dua minggu secara signifikan mengubah ekspresi gen pada kanker payudara.

Menurut W Elaine Hardman, dari Marshall University di AS, meskipun penelitian dilakukan pada hewan tikus di laboratorium, tetapi orang-orang harus memperhatikan rekomendasi untuk makan lebih banyak walnut.

Baca Juga:

Jamur Ajaib Empat Kali Lebih Efektif Mengobati Depresi

walnut
Walnut mengubah gen kanker payudara pada perempuan. (Foto: Unsplash/atheer alghamdi)

“Penelitian menunjukkan bahwa walnut dapat menjadi bagian makanan yang menyehatkan untuk pencegahan. Tidak hanya kanker payudara dan kanker lainnya, tetapi juga diabetes dan penyakit kardiovaskular,” lanjutnya.

Ia juga menambahkan bahwa setelah penelitian tersebut, konsumsi walnut telah memperlambat pertumbuhan kanker payudara dan menurunkan risiko kanker payudara.

“Berdasarkan penelitian ini, tim kami berhipotesis bahwa konsumsi walnut mengubah gen kanker payudara pada perempuan yang dikonfirmasi secara patologis akan menurunkan pertumbuhan dan kelangsungan hidup kanker payudara,” kata Hardman.

Dilihat dari sisi lain, mengkonsumsi kenasi juga menunda perkembangan tumor setidaknya tiga minggu pada hewan tikus. “Jika dikaitkan ke manusia, ini akan menjadi penundaan sekitar sembilan tahun,” katanya.

Baca Juga:

Kenali Gejala dan Tanda Kekurangan Zat Besi

walnut
Walnut mengandung omega-3, antioksidan dan fitosterol. (Foto: Unsplash/Pratik Bachhav)

Lalu terdapat uji kedua terhadap perempuan dengan benjolan pada payudara yang cukup besar, yang direkrut secara acak untuk mulai mengkonsumsi walnut sebanyak dua ons per hari hingga operasi lanjutan. Setelah sekitar dua minggu pasca operasi, Hardman mengatakan hasilnya mendukung hipotesis bahwa, pada manusia, konsumsi walnut dapat menekan pertumbuhan dan kelangsungan hidup kanker payudara.

“Penelitian tambahan melalui studi skala besar akan diperlukan untuk mengkonfirmasi secara klinis bahwa konsumsi walnut benar-benar mengurangi risiko kanker payudara atau kekambuhan kanker payudara,” kata Hardman.

Informasi tambahan mengutip The Breast Cancer Charities, Dr. Hardman telah mempelajari walnut selama 15 tahun. Hardman mengatakan bahwa walnut mengandung setidaknya tiga nutrisi yang berperan dalam aktivitas anti-kanker.

Asam lemak omega-3, antioksidan, dan fitosterol menjadi komponen terpenting dalam walnut untuk mencegah pertumbuhan kanker. Walnut pun juga mengandung nutrisi sehat lainnya seperti melatonin alami, serat makanan, dan protein nabati. (scp)

Baca Juga:

Kenali Jerawat di Daerah Genital Sebelum Terlambat

#Kesehatan #Kanker #Kanker Payudara
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Lifestyle
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Ramalan zodiak hari ini 1 September 2026, lengkap dengan asmara, karier, keuangan, dan keberuntungan Aries hingga Pisces. Simak 5 hal yang Taurus wajib waspadai
ImanK - Senin, 31 Agustus 2026
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Lifestyle
Vaksin Kanker Moderna Tunjukkan Hasil Positif, Buka Harapan Baru Pengobatan Melanoma
Moderna cancer vaccine berbasis mRNA menunjukkan hasil positif dalam uji fase 3 untuk melanoma. Simak cara kerja dan peluangnya untuk kanker lain.
ImanK - Kamis, 20 Agustus 2026
Vaksin Kanker Moderna Tunjukkan Hasil Positif, Buka Harapan Baru Pengobatan Melanoma
Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Indonesia
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Langkah darurat ini dinilai sebagai keputusan krusial untuk mencegah berulangnya tragedi serta melindungi keselamatan jiwa dokter maupun pasien.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Indonesia
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Kemenkes dorong masyarakat lakukan tes HIV tanpa takut stigma negatif. Deteksi dini penting untuk menekan penularan dan memastikan pengobatan segera dengan terapi ARV.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Pemeriksaan sejak 1 Januari hingga 14 Juli 2026, karies gigi atau gigi berlubang menjadi keluhan terbanyak, disusul anemia pada remaja putri dan hipertensi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Bagikan