Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang

Menilik Program Cek Kesehatan Gratis Bagi Siswa-siswi Sekolah Rakyat

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - CEK kesehatan gratis di sekolah mengungkap temuan mengejutkan. Banyak pelajar diketahui mengalami gigi berlubang atau karies gigi. Berdasarkan hasil pemeriksaan sejak 1 Januari hingga 14 Juli 2026, karies gigi atau gigi berlubang menjadi keluhan terbanyak, disusul anemia pada remaja putri dan hipertensi.

"Pertama, 40,8 persen siswa mengalami karies atau gigi berlubang. Kedua, 27,3 persen remaja putri mengalami anemia," ujar Deputi III Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Kurnia Ramadhana kepada wartawan, Rabu (22/7).

Temuan ketiga yaitu peningkatan tekanan darah atau hipertensi pada siswa, sebanyak 21,7 persen. Keempat, 6,0 persen siswa memiliki masalah serumen impaksi atau kotoran telinga. Ada pula ditemukan 6,7 persen siswa mengalami obesitas.

Kurnia menyatakan pelaksanaan CKG Sekolah mendapat respons positif dari para siswa. Salah satunya disampaikan Nathan, siswa IPEKA Sunter yang telah dua kali mengikuti program tersebut. "Ia mengungkapkan pemeriksaan yang dilakukan Puskesmas setempat membantunya mengetahui kondisi matanya lebih dini. Dia dianjurkan segera menemui dokter karena kondisi mata minusnya bertambah parah," ujarnya.

Baca juga:

100 Juta Warga Diklaim Sudah Dilayani Cek Kesehatan Gratis, Ini Kondisi Yang Ditemukan



Pengalaman serupa dirasakan Callista, siswi IPEKA Sunter. Ia mengatakan CKG Sekolah memberinya pengetahuan baru mengenai kondisi kesehatannya dan mendorongnya menjalani pola hidup yang lebih sehat. "Dia pun terdorong mengubah pola hidup agar makin rajin olahraga dan makan buah serta sayur," jelasnya.

CKG sekolah dimulai serentak pada 4 Agustus 2025. Program ini diselenggarakan di sekolah-sekolah, mulai dari tingkat SD, SMP, dan SMA, termasuk Sekolah Luar Biasa (SLB) dan pondok pesantren dengan sasaran usia 7 sampai 17 tahun.

Terhitung sejak Sejak 1 Januari hingga 14 Juli 2026, CKG Sekolah sudah melayani 8.824.185 siswa di 96.567 sekolah yang tersebar di 511 kabupaten/kota.

"Sementara secara keseluruhan, untuk tahun 2026, target peserta didik yang mengikuti CKG Sekolah yaitu sebanyak 50.255.073 siswa di 303.263 sekolah," tutupnya.(Asp)


#Cek Kesehatan Gratis #Kesehatan #Pendidikan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Indonesia
Kemensos Ungkap Alasan di Masih Ada Sekolah yang Tolak Siswa Disabilitas
Kementerian Sosial menginginkan semua anak disasbilitas apa pun jenisnya dari disabilitas yang terlihat dan tidak terlhat dapat menikmati layanan pendidikan dari negara.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Kemensos Ungkap Alasan di Masih Ada Sekolah yang Tolak Siswa Disabilitas
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Gejala Depresi Pada Anak Sekolah dan Remaja Di Indonesia Empat Kali Lipat Dibanding Kelompok Dewasa
teknologi berkembang begitu cepat, dan kini smartphone serta media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan anak-anak dan remaja.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Gejala Depresi Pada Anak Sekolah dan Remaja Di Indonesia Empat Kali Lipat Dibanding Kelompok Dewasa
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Dunia
34 Anak Tewas, 50 Lainnya Luka-Luka dalam Insiden Atap Sekolah Roboh di Paskitan
Anak-anak yang tewas atau terluka di sekolah Al-Khair tersebut berusia 6 hingga 12 tahun.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
  34 Anak Tewas, 50 Lainnya Luka-Luka dalam Insiden Atap Sekolah Roboh di Paskitan
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Indonesia
Pemerintah Rampungkan Skema Kebijakan Pendidikan Gratis dari SD Sampai Kuliah
Pemerintah turut mematangkan afirmasi khusus bagi pemenuhan hak belajar anak-anak di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Pemerintah Rampungkan Skema Kebijakan Pendidikan Gratis dari SD Sampai Kuliah
Bagikan