MerahPutih.com - Seiring meningkatnya aktivitas pembangunan infrastruktur, PAM Jaya menegaskan, bahwa penguatan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) harus menjadi prioritas bersama.
Direktur Strategi dan Bisnis PAM Jaya, Anugrah Esa menyebutkan, bahwa berbagai kejadian yang pernah terjadi di lapangan menjadi pengingat bagi seluruh pihak untuk memiliki kepedulian dan disiplin yang sama, dalam menerapkan K3 sebagai budaya kerja.
Sebagai wujud komitmen tersebut, PAM Jaya menggelar Sosialisasi dan Komitmen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang dihadiri oleh Komisaris Utama PAM Jaya, Prasetyo Marsudi, jajaran Direksi PAM Jaya, serta perusahaan mitra kerja yang terlibat dalam pekerjaan konstruksi dan operasional.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman mengenai pentingnya budaya keselamatan kerja, sekaligus menyatukan komitmen seluruh pihak dalam menerapkan K3 secara konsisten di setiap
aspek pekerjaan.
Baca juga:
Komisi B DPRD DKI Tinjau Reservoir PAM Jaya, Dukung Penurunan NRW dan Peremajaan 13.000 Km Pipa
PAM Jaya Pastikan Tenaga Kerja Dapat Jaminan Perlindungan
Langkah ini merupakan bagian dari upaya PAM Jaya untuk memastikan setiap tenaga kerja di lapangan memperoleh jaminan perlindungan apabila menghadapi risiko kerja selama menjalankan tugas, sehingga para pekerja dapat bekerja dengan lebih aman dan terlindungi.
Esa menambahkan, percepatan pembangunan infrastruktur yang tengah dilakukan PAM Jaya untuk mencapai target 100 persen cakupan layanan perpipaan pada 2029, ditambah kondisi sebagian jaringan pipa yang telah berusia lebih dari satu abad.
Oleh karena itu, penerapan K3 tidak boleh dipandang sebagai sekadar kewajiban administratif, melainkan harus menjadi budaya kerja yang dijalankan secara konsisten demi melindungi pekerja, menjaga keselamatan masyarakat, serta memastikan keberlangsungan pelayanan kepada pelanggan.
ujar Esa, Senin (10/8)
Sementara itu, Direktur Teknik PAM Jaya, Akhmad Santika mengatakan, bahwa dalam beberapa tahun ke depan PAM Jaya akan membangun sekitar 7.000 km jaringan pipa baru untuk melengkapi jaringan perpipaan yang saat ini telah mencapai sekitar 13.000 km.
Besarnya skala pembangunan tersebut harus diimbangi dengan pengawasan yang semakin ketat terhadap pelaksanaan K3 di lapangan.
Ia menegaskan, pekerjaan pembangunan jaringan ke depan akan semakin masif. Karena itu, implementasi SOP K3 harus menjadi perhatian utama dalam setiap pekerjaan.
Baca juga:
Bank Jakarta Kolaborasi Bareng Persija, Macan Kemayoran Bidik Trofi Liga
PAM Jaya Susun Monitoring Pekerjaan Lapangan
PAM Jaya juga sedang menyusun sistem monitoring pekerjaan lapangan untuk memperkuat pengawasan terhadap seluruh mitra.
Ke depan, identitas mitra akan dicantumkan pada standar PPDU maupun barrier di setiap lokasi pekerjaan agar akuntabilitas semakin jelas. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama, sehingga seluruh mitra harus memiliki kepedulian yang sama terhadap penerapan K3 tanpa terkecuali.
ujar Santika
Sementara itu, Komisaris Utama PAM Jaya, Prasetyo Marsudi, mengingatkan bahwa seluruh mitra kerja yang menjadi bagian dari pembangunan infrastruktur PAM Jaya harus memiliki komitmen yang sama dalam mengutamakan keselamatan.
Menurutnya, bekerja bersama PAM Jaya berarti juga ikut menjaga kepentingan pelanggan.
Baca juga:
Perawatan IPA Hutan Kota, PAM Jaya Sediakan Air Gratis hingga Potongan Tagihan bagi Pelanggan
"Oleh sebab itu, setiap pekerjaan harus dilaksanakan secara aman, tertib, bertanggung jawab, serta mengedepankan kepatuhan terhadap standar keselamatan kerja yang telah ditetapkan," ujarnya.
Kegiatan ini ditutup dengan penandatanganan komitmen oleh para perusahaan mitra sebagai bentuk kesepakatan bersama untuk menjadikan implementasi K3 sebagai bagian dari budaya kerja di setiap pelaksanaan proyek. (Asp)