Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar

Gen Z Korea punya cara sehat untuk makan mi instan. (Foto: Unsplash/Joshua Ryder)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — WARGA Korea berusia 20-an dan 30-an kini makin sadar kesehatan. Mereka disebut semakin mengurangi konsumsi alkohol dan berfokus pada kebugaran.

Menurut Statistik Kesehatan Nasional Korea, orang-orang berusia 20-an mengonsumsi rata-rata 64,8 gram alkohol pada hari-hari saat mereka minum pada 2024, sedikit lebih rendah jika dibandingkan dengan 66,8 gram yang dikonsumsi mereka yang berusia 60-an. Angka rekor sebesar 56 persen orang dewasa berusia 19 hingga 29 tahun kini mengonsumsi alkohol hanya sebulan sekali atau bahkan kurang dari itu. Dewasa muda yang dulunya merupakan peminum terberat di negara tersebut kini justru memimpin tren kebugaran nasional seperti demam olahraga lari baru-baru ini.

Dalam usaha lain untuk hidup sehat, mereka bahkan mencari cara yang lebih sehat untuk menikmati hidangan sederhana sekalipun, seperti mi instan. Rahasianya ialah tauge.

Seperti dilansir The Korea Times, sebuah unggahan di media sosial menyoroti tren kuliner baru yaitu menambahkan tauge kedelai ke dalam sajian mi instan. Unggahan itu bahkan memberi catatan bahwa sayuran tersebut dapat mengurangi risiko kesehatan yang berhubungan dengan makanan olahan tinggi garam ini.

Baca juga:

‘KPop Demon Hunters’ Mewarnai Lorong Camilan di Korea Selatan, dari Mi Instan hingga Cake Bikin Perusahaan Cuan Besar


Mi instan sebagian besar terdiri dari karbohidrat olahan, tapi rendah serat. Menambahkan tauge ke dalam sajian mi instan merupakan cara yang baik untuk mengimbuhkan serat. Kandungan serat yang tinggi pada tauge membantu mengurangi lonjakan gula darah.

Serat juga memengaruhi penyerapan trigliserida dan kolesterol yang dapat membantu mengelola kolesterol tinggi. Selain itu, kalium dalam tauge juga membantu tubuh membuang natrium dari bumbu mi instan sehingga membantu mengontrol tekanan darah.

Beberapa konsumen yang hemat beralih ke tauge kedelai, yang tidak terlalu terdampak oleh lonjakan inflasi di Korea, untuk meningkatkan kualitas hidangan mereka. Sayuran yang terjangkau ini menyediakan protein, vitamin C, mineral, dan asam amino tanpa memerlukan proses memasak secara terpisah.

Tauge kedelai juga dikenal luas sebagai obat pereda pengar (hangover). Kandungan asparagin dalam tauge membantu memecah asetaldehida, yaitu produk sampingan beracun dari alkohol yang menyebabkan mual dan sakit kepala. Lebih daripada itu, mengurangi penggunaan bumbu mi instan akan semakin meningkatkan efektivitas pereda pengar ini.

Wah, ini sih dobel untung ya. Makan mi instan dengan campuran tauge untuk menghilangkan pengar sekaligus menambah asupan serat.(dwi)

Baca juga:

Korean Air Hilangkan Menu Mi Instan di Kelas Ekonomi, Demi Keamanan Penumpang

#Kesehatan #Kuliner Korea #Mi Instan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
Gigi Sudah Berlubang Parah Belum Tentu Harus Dicabut, Dokter Ungkap Alasannya
Gigi berlubang hingga mencapai saraf belum tentu harus dicabut. drg. Yulita Bong, menjelaskan pilihan perawatan dan kondisi yang menentukan pencabutan gigi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 November 2026
Gigi Sudah Berlubang Parah Belum Tentu Harus Dicabut, Dokter Ungkap Alasannya
Fun
Apa Itu Nutri-Level? Kenali Arti Warna Label Gizi dan Kaitannya dengan Pencegahan Diabetes
Kenali Nutri-Level, sistem label gizi dengan empat kategori warna untuk membantu masyarakat memahami kandungan gula, garam, dan lemak pada produk.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
Apa Itu Nutri-Level? Kenali Arti Warna Label Gizi dan Kaitannya dengan Pencegahan Diabetes
Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Bagikan