Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - 2 jam, 47 menit lalu
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia

Kementerian Kesehatan telah melakukan sejumlah strategi untuk mengatasi masalah kanker serviks di Indonesia. (Foto: Kemenkes)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gerakan nasional pencegahan kanker serviks yang diinisiasi oleh Dewan Pengurus Korpri Nasional bekerja sama dengan BPOM. Pada tahap awal, vaksinasi diikuti 275 peserta dan akan dilanjutkan secara bertahap.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendukung penuh Program Sejuta Vaksin HPV untuk mencegah kanker serviks bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan keluarganya.

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta sekaligus Ketua KORPRI DKI Jakarta, Uus Kuswanto, bersama Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Zudan Arif Fakrulloh, meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi HPV di Aula Ali Sadikin, Balai Kota Jakarta, Selasa (18/8).

Sekda Uus mengatakan, vaksinasi tersebut merupakan bentuk dukungan Pemprov DKI terhadap program nasional KORPRI yang bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan untuk meningkatkan perlindungan dan kesehatan ASN beserta keluarganya.

Baca juga:

Vaksin HPV Mulai Menyasar Siswa Laki-Laki, Ini 3 Manfaatnya Bagi Kesehatan

Vaksin HPV ini bisa dilaksanakan dan diikuti oleh seluruh jajaran ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, termasuk juga keluarganya,

ujarnya.

Sekda Uus mengapresiasi KORPRI Pusat dan tenaga medis di lingkungan Pemprov DKI yang mendukung pelaksanaan program tersebut.

Terima kasih kepada seluruh tenaga medis yang sudah ikut menyukseskan pelaksanaan vaksin pada kesempatan baik ini,

tuturnya.

Sementara itu, Zudan mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari upaya KORPRI meningkatkan kesejahteraan ASN, khususnya melalui perlindungan kesehatan.

Saya sungguh merasa bahagia bisa bersama-sama Pak Sekda, Bu Kepala BKD, dan rekan-rekan semuanya untuk bersama-sama kita melaksanakan vaksin pencegahan kanker serviks,

ujar Zudan.

Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.

Program tersebut terus diperluas hingga mencapai target satu juta ASN dan keluarganya di seluruh Indonesia. Kanker serviks merupakan salah satu jenis kanker yang dapat dicegah melalui upaya yang tepat, termasuk vaksinasi.

Program dari KORPRI merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan. Ini akan terus kami lanjutkan ke seluruh Indonesia sehingga tercapai target satu juta ASN beserta seluruh keluarganya,

pungkasnya. (Asp).

#Kanker Serviks #Kesehatan #Kemenkes
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - 2 jam, 47 menit lalu
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Indonesia
Kasus Pasien BPJS Yurizal Viral, DPR Tegur Kemenkes Benahi Pola Gaya Komunikasi Nakes
Anggota Komisi III DPR RI Abdullah meminta Kemenkes membenahi sistem komunikasi pelayanan pasien menyusul kasus Yurizal Tri Chaerawan yang viral.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Kasus Pasien BPJS Yurizal Viral, DPR Tegur Kemenkes Benahi Pola Gaya Komunikasi Nakes
Indonesia
Viral Komentar Nakes ke Pasien BPJS, Menkes: Nakes Tidak Boleh Nirempati
"Saya rasa semua profesi yang melayani masyarakat, terutama nakes, enggak boleh ada yang nirempati seperti itu," ujar Budi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
Viral Komentar Nakes ke Pasien BPJS, Menkes: Nakes Tidak Boleh Nirempati
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Indonesia
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Langkah darurat ini dinilai sebagai keputusan krusial untuk mencegah berulangnya tragedi serta melindungi keselamatan jiwa dokter maupun pasien.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Indonesia
60 Persen Penduduk Indonesia Rentan Terkena Hepatitis B, Terinfeksi Pada Masa Remaja
Selama penularan horizontal masih berlangsung, mereka tetap berisiko terinfeksi pada masa remaja maupun dewasa.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
60 Persen Penduduk Indonesia Rentan Terkena Hepatitis B, Terinfeksi Pada Masa Remaja
Indonesia
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Kemenkes dorong masyarakat lakukan tes HIV tanpa takut stigma negatif. Deteksi dini penting untuk menekan penularan dan memastikan pengobatan segera dengan terapi ARV.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Indonesia
Kemenkes Tepis Isu dr Zulfikar Magang IDI Meninggal Akibat Bully, Tapi Penyakit Sensitif
Kemenkes ungkap hasil investigasi kematian dr. Zulfikar peserta internsip di Lampung Timur. Disebut akibat penyakit sensitif, bukan beban kerja atau perundungan.
Wisnu Cipto - Jumat, 24 Juli 2026
Kemenkes Tepis Isu dr Zulfikar Magang IDI Meninggal Akibat Bully, Tapi Penyakit Sensitif
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Pemeriksaan sejak 1 Januari hingga 14 Juli 2026, karies gigi atau gigi berlubang menjadi keluhan terbanyak, disusul anemia pada remaja putri dan hipertensi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Bagikan