Hari Pertama Dibuka, Donasi Sembako Mulai Mengalir Ke Posko Garda NTT

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 22 April 2020
Hari Pertama Dibuka, Donasi Sembako Mulai Mengalir Ke Posko Garda NTT

Garda NTT Jakarta membuka donasi sembako bagi mahasiswa NTT yang berdomisili di wilayah Jabodetabek. (Foto: MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Garda NTT Jakarta membuka donasi sembako bagi mahasiswa NTT yang berdomisili di wilayah Jabodetabek dan tidak bisa kembali ke kampung halaman. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk solidaritas Garda NTT terhadap mahasiswa yang terdampak pandemi COVID-19.

Ketua Umum Garda NTT Wilfridus Yons Ebit mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian terhadap kondisi mahasiswa NTT yang kesulitan akibat pandemi COVID-19.

Baca Juga:

Tanpa Dasar Hukum Kuat, Larangan Mudik Berpotensi Timbulkan Pelanggaran Hak

“Kita tahu bersama bahwa hampir semua dari kita kesulitan. Kami tidak sampai hati juga mendengar keluhan dari teman-teman mahasiswa NTT di Jakarta tentang sulitnya mereka bahkan sekadar untuk makan. Ini adalah wujud kepedulian yang ingin dibangun Garda NTT dalam membantu semua melewati masa-masa sulit ini," kata Ebit di kawasan Menteng, Jakarta, Rabu (22/4).

Lebih lanjut, alumnus Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara ini mengimbau kepada semua pihak yang terpanggil untuk bahu membahu, saling membantu sesama di masa sulit ini. Posko donasi Garda NTT sendiri berada di Gedung Margasiswa I PMKRI, Jalan Sam Ratulangie No. 1, Menteng, Jakarta Pusat.

“Kalau sendiri, kita akan kesulitan untuk menjangkau semua yang membutuhkan. Oleh karena itu, kami mengajak semua untuk saling membantu. Lihat kiri dan kananmu. Jika ada sedikit lebih, bantu yang membutuhkan," ujarnya.

"Mari bersama-sama melewati masa sulit ini dengan memastikan tidak ada yang menangis karena kelaparan. Gerakan kecil yang dilakukan Garda NTT ini hanya sampel. Kita semua bisa melakukan hal lain bersama pihak manapun, asal dengan tujuan yang sama yaitu membantu sesama,” sambung Ebit.

Sementara itu, Koordinator Gerakan Donasi Garda NTT Anton D Hurung dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa bantuan sembako ini menyasar ribuan mahasiswa NTT yang berdomisili di Jabodetabek yang mengalami dampak buruk COVID-19.

"Sejauh ini sudah ada 1.200 nama mahasiswa yang berasal dari berbagai kabupaten di NTT yang terdaftar sebagai penerima bantuan sembako dan sedang dalam proses verifikasi oleh tim donasi Garda NTT. Tim juga masih membuka kesempatan untuk yang belum mendaftarkan diri agar segera mendaftarakan diri," kata Anton.

Sampai saat ini, tim donasi Garda NTT juga sudah mulai menerima bantuan dalam bentuk barang dari pihak-pihak yang peduli. Sementara bantuan dalam bentuk uang tunai untuk sementara masih ditutup.

Baca Juga:

Kasus Corona Terus Naik, Pemprov DKI Bakal Perpanjang PSBB

“Kita membuka kesempatan donasi untuk semua. Sejauh ini sudah ada 200 kg beras yang disumbangkan dari Komunitas Alumni Perguruan Tinggi (KAPT) dan beberapa pihak lain. Bantuan ini sudah diterima dan ditampung di posko. Kami masih membuka kesempatan untuk semua yang mau berdonasi untuk menyumbangkan bantuan dalam bentuk sembako ke posko," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, humas tim donasi Garda NTT Dominikus Dima mendesak Pemrintah Provinsi NTT agar segera memberikan bantuan, bukan hanya kepada mahasiswa tetapi kepada seluruh perantau yang berada di wilayah di luar Jabodetabek.

“Kita melarang orang agar jangan pulang kampung, maka Pemprov harus menyiapkan langkah konkret untuk memastikan semua baik-baik saja di tanah rantau. Oleh karena itu, kami mendesak agar Pemprov NTT segera melakukan langkah konkret menurunkan bantuan untuk menjangkau semua. Tidak hanya Mahasiswa NTT di Jabodetabek, tetapi semua perantau asal NTT yang tinggal di berbagai kota di luar wilayah NTT," tegas pria yang karib disapa Dion ini. (Pon)

Baca Juga:

DPRD Desak Pemprov DKI Evaluasi PSBB di Pasar Tradisional

#Virus Corona #NTT
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
Reza Arap Dukung 27 Sekolah Terdampak Gempa NTT, Gunakan Dana Pribadi untuk
Bukan pengalaman pertamanya dalam membantu penyediaan fasilitas pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Reza Arap Dukung 27 Sekolah Terdampak Gempa NTT, Gunakan Dana Pribadi untuk
Indonesia
Gadis 15 Tahun Korban Gempa NTT Diperkosa, Waka DPR Minta Penjagaan Pengungsian Diperketat
Perlindungan terhadap kelompok rentan, khususnya anak-anak dan perempuan yang berada di lokasi pengungsian, perlu menjadi perhatian dalam penanganan pascabencana.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Gadis 15 Tahun Korban Gempa NTT Diperkosa, Waka DPR Minta Penjagaan Pengungsian Diperketat
Indonesia
Gunung Ile Lewotolok Lembata NTT Erupsi 2 Kali Pagi Ini, Terbaru Jam 6 Tadi
Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang patut diwaspadai.
Wisnu Cipto - Senin, 07 September 2026
Gunung Ile Lewotolok Lembata NTT Erupsi 2 Kali Pagi Ini, Terbaru Jam 6 Tadi
Indonesia
JHL Foundation Turun Langsung ke Kotabaru Ende, Korban Gempa Flores Terima Bantuan Terpal
Relawan JHL Foundation menyalurkan bantuan berupa satu buah terpal kepada masyarakat Desa Kotabaru, Kabupaten Ende, Jumat (4/9).
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
JHL Foundation Turun Langsung ke Kotabaru Ende, Korban Gempa Flores Terima Bantuan Terpal
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Gunung Lewotobi Langsung Erupsi setelah Gempa Flores
Rekaman yang ditampilkan erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki pada 17 Juni 2025 bukan pascagempa Agustus 2026.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Gunung Lewotobi Langsung Erupsi setelah Gempa Flores
Indonesia
Kemendagri Terbitkan 11 Ribu Lebih Dokumen Kependudukan Korban Gempa NTT
Pemulihan dokumen administrasi kependudukan menjadi kebutuhan mendesak agar warga terdampak bencana tetap dapat memperoleh hak-hak dasarnya.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
Kemendagri Terbitkan 11 Ribu Lebih Dokumen Kependudukan Korban Gempa NTT
Indonesia
JHL Foundation Bantu Guru dan Nakes, Jaga Pelayanan Publik di Flores Tetap Berjalan Pascagempa
Guru dan tenaga kesehatan memiliki peran penting dalam menjaga pelayanan dasar tetap berjalan selama masa pemulihan bencana.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
JHL Foundation Bantu Guru dan Nakes, Jaga Pelayanan Publik di Flores Tetap Berjalan Pascagempa
Indonesia
Hercules Terbesar A400M Dikerahkan Kirim Bantuan ke Korban Gempa Flores, TNI AU Sudah Kirim 729 Ton
Bantuan tersebut, dikirim menggunakan ragam jenis pesawat angkut dari mulai Hercules C-130 hingga pesawat terbesar milik TNI AU yakni A400M.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Hercules Terbesar A400M Dikerahkan Kirim Bantuan ke Korban Gempa Flores, TNI AU Sudah Kirim 729 Ton
Indonesia
JHL Foundation Bantu untuk Nakes dan Guru di Ende
Penyaluran dilakukan dengan menyisir sejumlah titik untuk menemukan masyarakat yang masih membutuhkan bantuan.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
JHL Foundation Bantu untuk Nakes dan Guru di Ende
Merah Putih Kasih
Relawan Merah Putih Sasar Perbatasan Matim-Ngada, Pastikan Korban Gempa Tersentuh Bantuan JHL Fondation
Tim Relawan mendatangi Kabupaten Manggarai Timur menyasar sejumlah desa dan kelurahan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
Relawan Merah Putih Sasar Perbatasan Matim-Ngada, Pastikan Korban Gempa Tersentuh Bantuan JHL Fondation
Bagikan