Bocah SD NTT Bunuh Diri, Mensesneg Prasetyo Hadi 'Warning' Aparat Desa

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 05 Februari 2026
Bocah SD NTT Bunuh Diri, Mensesneg Prasetyo Hadi 'Warning' Aparat Desa

Mensesneg, Prasetyo Hadi. (Foto: dok. Setneg)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menginstruksikan pemerintah daerah hingga tingkat kepala desa dan kepala dusun untuk aktif memantau kondisi warga kelompok rentan guna mencegah tragedi bunuh diri siswa SD di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) terulang.

Instruksi tegas ini disampaikan menyusul insiden memilukan seorang bocah 10 tahun yang mengakhiri hidup karena himpitan ekonomi keluarga.

Prasetyo menegaskan bahwa perangkat desa merupakan ujung tombak dalam memastikan bantuan pemerintah tepat sasaran.

Baca juga:

Kemiskinan Akar Masalah Siswa SD NTT Bunuh Diri, 1 dari 9 Anak di RI Hidup Miskin

Menurutnya, proaktifnya pemerintah daerah menjadi kunci agar masyarakat miskin ekstrem tidak merasa ditinggalkan oleh negara.

"Kepala desa atau kepala dusun yang terus-menerus melakukan monitoring, dan melaporkan manakala ada warganya yang belum termasuk, atau belum tercatat sebagai penerima manfaat dari program-program pemerintah," kata Prasetyo Hadi, Kamis (5/2).

Tragedi di NTT tersebut kini menjadi pemantik bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan penghapusan kemiskinan, terutama pada sektor validasi data di lapangan.

"Ini bagian dari yang harus kita evaluasi secara menyeluruh, masalah pendataan, masalah laporan, termasuk kepedulian sosial kita," ujar Prasetyo menambahkan.

Kolaborasi Lintas Kementerian Demi Perlindungan Sosial

Pemerintah berkomitmen memperkuat intervensi bagi keluarga tunggal (single parent) dan kelompok rentan lainnya.

Berdasarkan laporan, korban di Ngada tinggal bersama neneknya sementara sang ibu bekerja serabutan untuk menghidupi lima orang anak.

Baca juga:

Tragedi Anak di NTT, Komisi VIII DPR Minta Negara Hadir Lindungi Hak Pendidikan

Mensesneg mengaku telah berkoordinasi dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti untuk merumuskan langkah preventif.

"Kami memastikan kalau pun belum bisa kita berdayakan secara mandiri, tetapi kehadiran atau intervensi pemerintah harus kita pastikan untuk menyentuh ke seluruh lapisan terutama yang paling bawah sehingga kejadian-kejadian seperti ini tidak terulang kembali," pungkasnya.

#NTT #Siswa #Prasetyo Hadi
Bagikan

Berita Terkait

Lainnya
Bocah SD NTT Bunuh Diri, Mensesneg Prasetyo Hadi 'Warning' Aparat Desa
Mensesneg mengaku telah berkoordinasi dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti untuk merumuskan langkah preventif.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 05 Februari 2026
Bocah SD NTT Bunuh Diri, Mensesneg Prasetyo Hadi 'Warning' Aparat Desa
Indonesia
Siswa SD Tak Mampu Beli Buku Bunuh Diri, Ketua DPR: Biaya Pendidikan Bukan Cuma Sekolah Gratis
Ketidakmampuan orang tua memenuhi kebutuhan dasar pendidikan anak merupakan teguran bagi negara.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Siswa SD Tak Mampu Beli Buku Bunuh Diri, Ketua DPR: Biaya Pendidikan Bukan Cuma Sekolah Gratis
Indonesia
Polda NTT Kirim Konselor Dampingi Keluarga Siswa SD yang Bunuh Diri di Ngada
Polda NTT menangani kasus bunuh diri siswa kelas IV SD di Kabupaten Ngada. Kapolda NTT mengirim tim konselor untuk mendampingi keluarga korban.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Polda NTT Kirim Konselor Dampingi Keluarga Siswa SD yang Bunuh Diri di Ngada
Indonesia
Bocah SD Tak Bisa Beli Buku Bunuh Diri di NTT Potret Hitam Dunia Pendidikan
Berdasarkan Data BPS, angka kemiskinan ekstrem di NTT masih tinggi, mencapai lebih dari 14 persen pada 2025, jauh di atas rata-rata nasional sekitar 9,4 persen.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Bocah SD Tak Bisa Beli Buku Bunuh Diri di NTT Potret Hitam Dunia Pendidikan
Indonesia
Bocah SD Tidak Bisa Beli Buku Bunuh Diri Alarm Hilangnya Tanggung Jawab Sosial
Kasus bunuh diri siswa SD berinisial YBS (10) di Kabupaten Ngada, NTT, yang diduga dipicu karena tidak mampu membeli buku dan alat tulis menjadi sorotan
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Bocah SD Tidak Bisa Beli Buku Bunuh Diri Alarm Hilangnya Tanggung Jawab Sosial
Indonesia
Dirut BEI Iman Rachman Mundur, Istana Pastikan Tak Ada Intervensi
Istana Negara menegaskan pengunduran diri Dirut BEI Iman Rachman bukan karena tekanan pemerintah. Mensesneg sebut keputusan merupakan kewenangan pribadi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 30 Januari 2026
Dirut BEI Iman Rachman Mundur, Istana Pastikan Tak Ada Intervensi
Olahraga
Pemprov NTB dan NTT Nyatakan Kesiapan Gelar PON XXII 2028
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah bersama Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028.
Frengky Aruan - Kamis, 29 Januari 2026
Pemprov NTB dan NTT Nyatakan Kesiapan Gelar PON XXII 2028
Indonesia
Negosiasi Tarif Impor AS Mundur ke Februari, Mensesneg Minta Doa Biar Lancar
Mensesneg menambahkan hingga saat ini belum ada rencana Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan kunjungan langsung ke Amerika Serikat terkait negosiasi.
Wisnu Cipto - Rabu, 28 Januari 2026
Negosiasi Tarif Impor AS Mundur ke Februari, Mensesneg Minta Doa Biar Lancar
Indonesia
Guru Jambi Tampar Siswa 'Pirang' Berujung Laporan Polisi, Komisi III DPR RI Pasang Badan Minta Kasus Dihentikan
Mantan Wakapolri ini menambahkan bahwa kehadiran para guru ke gedung parlemen merupakan sinyal kuat bahwa masyarakat masih haus akan kepastian hukum yang berkeadilan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Januari 2026
Guru Jambi Tampar Siswa 'Pirang' Berujung Laporan Polisi, Komisi III DPR RI Pasang Badan Minta Kasus Dihentikan
Indonesia
Mensesneg Prasetyo Hadi: Banjir Jakarta Tak Hanya Dipicu Curah Hujan
Mensesneg Prasetyo Hadi menyebut banjir Jakarta dipicu perubahan tata ruang dan hilangnya situ. Prabowo minta grand design penanganan banjir Jawa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi: Banjir Jakarta Tak Hanya Dipicu Curah Hujan
Bagikan