Mensesneg Prasetyo Hadi: Banjir Jakarta Tak Hanya Dipicu Curah Hujan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi: Banjir Jakarta Tak Hanya Dipicu Curah Hujan

Mensesneg, Prasetyo Hadi. Foto: Dok. Setneg RI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menilai banjir yang melanda Jakarta pada awal 2026 tidak semata-mata disebabkan oleh tingginya curah hujan, melainkan juga dipicu oleh persoalan struktural yang telah berlangsung lama, seperti perubahan tata ruang dan pendangkalan daerah aliran sungai (DAS).

“Ini bagaimana perubahan tata ruang juga di situ berpengaruh, bagaimana pendangkalan-pendangkalan aliran daerah-daerah aliran sungai itu juga berpengaruh,” ujar Prasetyo Hadi di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (22/1).

Baca juga:

Banjir Berulang di Jakarta, Prabowo Minta Penanganan Terintegrasi Hulu-Hilir

Prasetyo mengungkapkan, berdasarkan data yang diketahuinya, wilayah Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek) sebelumnya memiliki sekitar 1.000 situ, danau, atau telaga yang berfungsi sebagai reservoir dan daerah resapan air.

Namun, seiring berjalannya waktu dan pesatnya pembangunan, jumlah tersebut menyusut drastis.

“Wilayah Jabodetabek ini dulunya memiliki kurang lebih 1.000 situ atau danau atau telaga yang menjadi reservoir daerah tangkapan air,” kata Prasetyo.

Saat ini, kata dia, situ yang tersisa hanya sekitar 200, dan kondisi tersebut menjadi perhatian serius Presiden Prabowo Subianto.

“Nah menurut data terakhir hari ini kurang lebih hanya tinggal tersisa 200 situ. Ini tentunya menjadi perhatian bersama, oleh karenanya Bapak Presiden menghendaki tim ini bekerja dengan cepat,” imbuhnya.

Baca juga:

Update Banjir Jakarta: 45 RT dan 22 Ruas Jalan Tergenang Air

Banjir diketahui menggenangi sejumlah wilayah di Jakarta hingga Kamis (22/1) sore. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat 45 RT dan 22 ruas jalan terdampak banjir.

Menurut Kepala BPBD DKI Jakarta Yohan, banjir dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Jakarta sejak siang hari.

Per pukul 15.00 WIB, banjir terjadi di kawasan Jakarta Barat, Utara, Selatan, dan Timur. Titik banjir tertinggi tercatat di Jakarta Barat, tepatnya di dua RT Kelurahan Sukabumi Selatan, dengan ketinggian air mencapai 90 sentimeter.

Baca juga:

BMKG Minta Masyarakat Jawa Timur Waspada Bencana Hidrometeorologi Dampak Cuaca Ekstrem hingga 30 Januari

Jakarta Siaga Cuaca Ekstrem, Pramono Siapkan Kebijakan WFH dan PJJ

Cuaca Ekstrem Berpotensi Melanda Sebagian Besar Wilayah Bali hingga 27 Januari

Selain penanganan darurat, Presiden Prabowo Subianto juga meminta jajarannya untuk segera menyusun grand design atau rencana besar penanganan banjir, khususnya di Pulau Jawa.

Pasalnya, persoalan banjir dinilai sebagai masalah rutin yang terus berulang setiap tahun.

“Untuk secepat-cepatnya membentuk tim kajian untuk menganalisis dan kemudian membuat grand design penyelesaian masalah-masalah yang berkenaan dengan air dan pengelolaan air di Jawa, terutama di Pulau Jawa,” jelas Prasetyo.

Penanganan banjir ke depan akan dilakukan secara terintegrasi dan lintas sektor, melibatkan berbagai kementerian dan lembaga. Bahkan, PT KAI turut dilibatkan mengingat beberapa jalur kereta api terdampak genangan air.

Tak hanya Jabodetabek, banjir juga melanda sejumlah provinsi lain di Pulau Jawa. Di Jawa Tengah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mencatat ribuan warga masih mengungsi akibat banjir yang menerjang beberapa wilayah Pantai Utara (Pantura). (Knu)

#Mensesneg #Prasetyo Hadi #Banjir #Cuaca Ekstrem
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Prabowo Berulang Tahun, Prasetyo Hadi Ajak Masyarakat Jaga Persatuan
Prasetyo Hadi menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas ucapan selamat serta doa dalam rangka ulang tahun Presiden Prabowo Subianto.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 17 Oktober 2026
Presiden Prabowo Berulang Tahun, Prasetyo Hadi Ajak Masyarakat Jaga Persatuan
Indonesia
BMKG Ungkap Alasan Utama Kenapa Suhu Panas Hari Ini Terasa Begitu Menyengat
Penasaran kenapa cuaca panas hari ini terasa sangat menyengat? Cek penjelasan lengkap BMKG soal puncak kemarau, El Nino 2026, hingga efek aspal Jakarta!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 14 Oktober 2026
BMKG Ungkap Alasan Utama Kenapa Suhu Panas Hari Ini Terasa Begitu Menyengat
Indonesia
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinas Damkarmat serta Satgas SAR masih berada di lapangan untuk melakukan observasi, pendataan kerugian materiil, serta membantu proses evakuasi warga terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Indonesia
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Penyediaan hunian menjadi salah satu prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan setelah bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Indonesia
BMKG Ingatkan Cuaca Signifikan 8 Oktober, Gelombang hingga 4 Meter Mengancam Sejumlah Perairan
BMKG mengingatkan potensi cuaca signifikan 8 Oktober, mulai awan Cb, hujan petir, gelombang 2,5-4 meter hingga banjir rob.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
BMKG Ingatkan Cuaca Signifikan 8 Oktober, Gelombang hingga 4 Meter Mengancam Sejumlah Perairan
Indonesia
Awas Cuaca Ekstrem! Prakiraan Cuaca Indonesia 2-5 Oktober 2026 dan Peringatan Dini BMKG
Cek prakiraan cuaca Indonesia 2-5 Oktober 2026. BMKG rilis peringatan dini cuaca ekstrem, hujan lebat, dan dampak kemarau. Siapkan dirimu sekarang!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 01 Oktober 2026
Awas Cuaca Ekstrem! Prakiraan Cuaca Indonesia 2-5 Oktober 2026 dan Peringatan Dini BMKG
Dunia
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Bencana banjir parah terjang 23 provinsi di Thailand, tewaskan 19 orang dan berdampak pada 700 ribu warga Bangkok. Pemerintah tetapkan libur khusus!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Indonesia
BMKG Rilis Warning Darurat! Gelombang 4 Meter dan Teror Banjir Rob Intai 10 Provinsi Hari Ini
BMKG rilis peringatan dini gelombang tinggi hingga 4 meter dan ancaman banjir rob di 10 provinsi mulai Sumatra, Jawa, hingga NTB. Cek daftar wilayahnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
BMKG Rilis Warning Darurat! Gelombang 4 Meter dan Teror Banjir Rob Intai 10 Provinsi Hari Ini
Indonesia
Beberapa Sektor Yang Terdampak Kemarau Panjang, Perlu Mitigasi dan Diperhatikan
Data analisis BMKG menunjukan sebanayk 25 wilayah akan mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) lebih dari 60 hari.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Beberapa Sektor Yang Terdampak Kemarau Panjang, Perlu Mitigasi dan Diperhatikan
Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Bagikan