Wow! Jam Tangan Mewah Setnov Dijual ke Toko di Blok M, Laku Harga Segini

Selasa, 23 Januari 2018 - Thomas Kukuh

MerahPutih.com - Fakta-fakta menarik terungkap dalam sidang korupsi e-KTP dengan tersangka Setya Novanto di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (22/1) malam. Dari pengakuan saksi yang dihadirkan, Andi Agustinus terungkap bahwa jam tangan mewah mewah merek Richard Mille milik Setya Novanto yang harganya sekitar Rp 1,68 miliar sempet rusak dan dijual ke pedagang di Blok M

"Seingat saya memang pernah rusak," kata Andi. Setelah ditanya jaksa penuntut umum pada KPK, Andi juga membenarkan bahwa mantan Ketua Umum Partai Golkar itu pernah membawa langsung ke tokonya di Baverly Hills, Amerika Serikat untuk memperbaikinya.

Saat ditanya siapa yang mendampingi Novanto saat memperbaiki jam tersebut, Andi menyebut nama Johannes Marliem. Ya, jam mewah tersebut sejatinya adalah pemberian dua pengusaha penggarap proyek e-KTP, yakni Dirut Biomorf Lone Wolf Johanes Marliem dan Andi Agustinus sebagai hadiah ulang tahun Novanto pada Desember 2012 silam.

"Berapa biaya untuk membetulkan jam tersebut?" tanya jaksa. Andi pun mengaku lupa. Namun saat jaksa mengingatkan bahwa servis tersebut memakan biaya USD 135 ribu, Andi membenarkannya.

Nah, saat kasus e-KTP ramai diperbincangkan, Novanto pun mengembalikan jam yang ditaksir seharga Rp 1,68 miliar itu ke Andi. Tepatnya pada Januari 2017. Jam itu dikembalikan kepada Andi saat Andi hadir dalam sebuah acara di kediaman Novanto.

Begitu Novanto mengembalikan jam mewah itu, Andi langsung melapor kepada Johanes Marliem. Jam itu pun akhirnya tersebut dijual Andi ke sebuah toko di Blok M. Jam itu dihargai Rp 1,3 miliar. Dari hasil penjualan, Andi mengambil sekitar Rp 650 juta. "Sisanya saya berikan ke staf Johanes Marliem," kata Andi. (pon)

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan