Wow! Jam Tangan Mewah Setnov Dijual ke Toko di Blok M, Laku Harga Segini
Ilustrasi: Jam tangan mewah merek Richard Mille. (richardmille.com)
MerahPutih.com - Fakta-fakta menarik terungkap dalam sidang korupsi e-KTP dengan tersangka Setya Novanto di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (22/1) malam. Dari pengakuan saksi yang dihadirkan, Andi Agustinus terungkap bahwa jam tangan mewah mewah merek Richard Mille milik Setya Novanto yang harganya sekitar Rp 1,68 miliar sempet rusak dan dijual ke pedagang di Blok M
"Seingat saya memang pernah rusak," kata Andi. Setelah ditanya jaksa penuntut umum pada KPK, Andi juga membenarkan bahwa mantan Ketua Umum Partai Golkar itu pernah membawa langsung ke tokonya di Baverly Hills, Amerika Serikat untuk memperbaikinya.
Saat ditanya siapa yang mendampingi Novanto saat memperbaiki jam tersebut, Andi menyebut nama Johannes Marliem. Ya, jam mewah tersebut sejatinya adalah pemberian dua pengusaha penggarap proyek e-KTP, yakni Dirut Biomorf Lone Wolf Johanes Marliem dan Andi Agustinus sebagai hadiah ulang tahun Novanto pada Desember 2012 silam.
"Berapa biaya untuk membetulkan jam tersebut?" tanya jaksa. Andi pun mengaku lupa. Namun saat jaksa mengingatkan bahwa servis tersebut memakan biaya USD 135 ribu, Andi membenarkannya.
Nah, saat kasus e-KTP ramai diperbincangkan, Novanto pun mengembalikan jam yang ditaksir seharga Rp 1,68 miliar itu ke Andi. Tepatnya pada Januari 2017. Jam itu dikembalikan kepada Andi saat Andi hadir dalam sebuah acara di kediaman Novanto.
Begitu Novanto mengembalikan jam mewah itu, Andi langsung melapor kepada Johanes Marliem. Jam itu pun akhirnya tersebut dijual Andi ke sebuah toko di Blok M. Jam itu dihargai Rp 1,3 miliar. Dari hasil penjualan, Andi mengambil sekitar Rp 650 juta. "Sisanya saya berikan ke staf Johanes Marliem," kata Andi. (pon)
Bagikan
Thomas Kukuh
Berita Terkait
Bebas Bersyarat Setya Novanto Digugat ke PTUN, Kuasa Hukum ARUKKI dan LP3HI: Masih Terlibat Kasus TPPU
Setya Novanto Bebas Lebih Cepat, Sebut Kader Setia yang Telah Selesai Jalani Hukuman
Golkar Siapkan Posisi Jika Setnov Mau Aktif Lagi di Kepengurusan Partai
Golkar Tegaskan Setnov Tidak Pernah Dipecat, Statusnya Masih Kader Beringin
Terpaksa Manut, Ketua KPK Akui Pembebasan Bersyarat Setnov Terasa Tidak Adil
MAKI Desak Menteri Imipas Batalkan Bebas Bersyarat Setya Novanto dan Ancam Gugat ke PTUN
Ahmad Doli Kurnia Sebut Setya Novanto Masih Kader Golkar, Belum Pernah Diberhentikan
Menteri Hukum Tegaskan Pembebasan Bersyarat Setya Novanto Murni Wewenang Pengadilan
ICW Kritik Pembebasan Bersyarat Setya Novanto, Sebut Kemunduran dalam Pemberantasan Korupsi
Setya Novanto Bebas dari Penjara karena Hukumannya Dipotong, KPK Tegaskan tak Ikut Campur