MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta mengklaim penanganan kasus COVID-19 mengalami pencapaian terbaik dalam masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) atau pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).
Terbukti jumlah kasus kematian pasien COVID-19 di Jakarta melandai. Di DKI, tingkat pasien meninggal dunia hanya 1,6 persen, sedangkan nasional sebesar 2,8 persen.
"Angka kematian itu terus menurun sampai sekarang," ujar Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat meninjau TPU Rorotan, Jakarta Utara, Rabu (27/1).
Baca Juga:
Sedangkan untuk angka kesembuhan di ibu kota terus alami peningkatan. Di mana angka kesembuhan pasien COVID-19 di masa PPKM di atas 89,2 persen.
Pencapaian kondisi baik ini, menurutnya, tentu ada dukungan dari kerja para tenaga kesehatan (nakes) di rumah sakit rujukan COVID-19 yang tak pernah lelah merawat pasien corona.
"Dan tentu yang paling penting dari masyarakat sendiri," tegas Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta ini.
Riza pun tak tutup mata memang dalam beberapa minggu terakhir ini ada lonjakan penambahan kasus baru positif COVID-19 dan kasus aktif virus mematikan itu.
"Namun perlu kami sampaikan juga, sesungguhnya di Jakarta ini penanganannya cukup baik ya," klaim Riza.
Baca Juga:
Adapun pada hari Selasa (26/1), total kasus COVID-19 di Indonesia tembus angka 1 juta kasus. Data penambahan kasus baru nasional mencapai 13.094 kasus positif pada hari yang sama.
Di Jakarta, jumlah kasus konfirmasi secara total hingga Selasa (26/1) sebanyak 254.580 kasus. Total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 227.010, dan total 4.108 orang meninggal dunia. (Asp)
Baca Juga:
600 Nakes Meninggal akibat COVID-19, Senator Ini Beri Tiga Catatan Khusus