Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Vaksinasi Tahap III Targetkan Masyarakat Marjinal dan Paling Rentan

Angga Yudha Pratama - Kamis, 20 Mei 2021

Merahputih.com - Provinsi DKI Jakarta menjadi tempat dimulainya vaksinasi tahap tiga. Ini sebagai penanda pemerintah mempercepat tahapan vaksinasi untuk melindungi masyarakat yang rentan. Vaksinasi secara bertahap karena selain mempertimbangkan rekomendasi WHO, juga melihat situasi dan kondisi negara.

Pertimbangan utama dalam menatapkan kelompok sasaran vaksinasi pada prinsipnya mempertimbangkan ketersediaan vaksin. Kedatangan vaksin bertahap inilah yang menjadikan pemerintah menentukan prioritas sejak Januari 2021.

Baca Juga:

Polisi Klaim Tak Loloskan Pemudik di Kedungwaringin, Hanya Mengurai Kemacetan

”Pertama kali yang mendapatkan vaksinasi ini nantinya adalah masyarakat rentan dari aspek geo spasial, artinya yang tinggal di daerah dengan angka kejadian COVID-19 yang tinggi atau zona merah,” ujar Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, Rabu (19/5).

Selain dilihat dari aspek geo spasial, kriteria masyarakat rentan yang mendapatkan vaksinasi juga dipertimbangkan dari segi sosial ekonomi lemah dan masyarakat kurang beruntung, serta kelompok marginal Ibu Kota.

Petugas menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada pelaku usaha di Thamrin City, Jakarta, Senin (3/5/2021). Vaksinasi COVID-19 tersebut dilakukan untuk para pedagang UKM, karyawan yg ada di lingkungan Thamrin City dengan target peserta vaksin sebanyak 2.000 orang. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/rwa.
Petugas menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada pelaku usaha di Thamrin City, Jakarta, Senin (3/5/2021). Vaksinasi COVID-19 tersebut dilakukan untuk para pedagang UKM, karyawan yg ada di lingkungan Thamrin City dengan target peserta vaksin sebanyak 2.000 orang. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/rwa.

”Termasuk penyandang disabilitas dan orang dengan gangguan jiwa. Inilah masyarakat yang paling rentan yang kita dahulukan,” terang Nadia.

Untuk jenis vaksin pada tahap tiga ini nanti, pemerintah mengimbau masyarakat tidak pilih-pilih merek vaksin tertentu. Karena semua vaksin itu sama baiknya, artinya vaksin yang lolos uji klinik tahap tiga dan masuk daftar WHO, tentunya kualitas keamanan dan manfaatnya sama.

Baca Juga:

Ribuan Pemudik Disebut Positif COVID-19, Ahli Epidemiologi Kritik Kaidah Tes

Hingga Selasa (18/5), Indonesia telah menyuntikkan 23,1 juta dosis vaksin untuk sasaran vaksinasi tahap satu dan tahap dua. Dengan dimulainya vaksinasi tahap 3, diharapkan terjadi percepatan untuk cakupan herd immunity bagi 181,5 juta rakyat Indonesia. (Knu)

Baca Artikel Asli