Raja Harald V Wafat, Kerajaan Norwegia Sambut Pemimpin Baru Monarki, Haakon VIII

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
 Raja Harald V Wafat, Kerajaan Norwegia Sambut Pemimpin Baru Monarki, Haakon VIII

Raja Haakon.(foto: Instagram @norwegianroyalfamily)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — RAJA Haakon VIII menjadi raja baru Norwegia setelah ayahnya, Raja Harald V, meninggal dunia pada Jumat (28/8). Keluarga Kerajaan Norwegia telah merilis foto resmi Raja Haakon VIII sebagai raja baru negara tersebut.

Haakon menjadi raja keempat yang memimpin monarki modern Norwegia sejak sistem kerajaan dipulihkan pada 1905, setelah negara tersebut memperoleh kemerdekaan dari Swedia. Haakon selama ini bekerja erat dengan ayahnya dalam menjalankan tugas-tugas kerajaan.

Dalam beberapa tahun terakhir, Haakon telah mengambil alih lebih banyak tanggung jawab ketika Raja Harald sakit atau tidak dapat menjalankan tugas.

Baca juga:

Kondisi Raja Harald Memburuk, Keluarga Kerajaan Norwegia Serentak Berkumpul


Menjadi Putra Mahkota Sejak Usia 17 Tahun

Raja Haakon lahir pada 1973 dan merupakan anak bungsu mendiang Raja Harald V dan Ratu Sonja. Dalam pengakuannya sendiri, Haakon sempat kesulitan menerima statusnya sebagai anggota keluarga kerajaan ketika masih muda.

"Ya, saya seorang bangsawan, tetapi saya tidak ingin membicarakannya. Di sekolah, hal itu membuat saya cemas," ujar Haakon dalam autobiografinya yang diterbitkan pada 2023. Ia mengenang masa-masanya bersekolah di sekolah dasar negeri pada 1980-an.

Haakon menjadi putra mahkota pada 1991, ketika usianya baru 17 tahun, setelah kakeknya, Raja Olav V, meninggal dunia. Tidak seperti kebanyakan anggota keluarga kerajaan, Haakon menempuh pendidikan di sekolah negeri setempat sebelum menjalani karier selama empat tahun di Angkatan Laut Norwegia. Ia lulus dari Akademi Angkatan Laut Norwegia pada 1995.

Ia memilih tidak mengikuti jejak ayah dan kakeknya untuk berkuliah di Universitas Oxford. Sebaliknya, ia pergi ke California dan mendaftar di University of Berkeley untuk mempelajari ilmu politik. Tidak lama setelah kembali ke Norwegia, Haakon bertemu dengan calon istrinya, Mette-Marit, dalam sebuah festival musik di kota kelahirannya, Kristiansand, pada 1999.

Media menjuluki Matte-Marit sebagai ‘Cinderella dari Kristiansand’, merujuk pada latar belakangnya yang sederhana. “Apa yang kami berdua temukan bersama begitu kuat sehingga saya tidak bisa melepaskannya," kata Putra Mahkota Haakon saat itu mengenai Mette-Marit menjelang pernikahan mereka pada 2001.

Namun, hubungan mereka tidak terlepas dari kontroversi. Perdebatan sengit terjadi di Norwegia sejak Haakon pertama kali mengumumkan hubungan mereka. Sejumlah komentator bahkan memperingatkan bahwa hubungan tersebut dapat mengakhiri monarki Norwegia. Mereka membandingkannya dengan hubungan kontroversial antara perempuan Amerika yang telah bercerai, Wallis Simpson, dan Raja Edward VIII dari Inggris, yang akhirnya turun takhta pada 1936.

Mette-Marit bukanlah perempuan dari kalangan rakyat biasa pertama yang menikah dengan keluarga Kerajaan Norwegia. Mendiang Raja Harald sendiri telah mematahkan tradisi ketika menikahi Ratu Sonja sekitar tiga dekade sebelumnya. Namun, Mette-Marit saat itu merupakan seorang ibu tunggal dengan seorang anak berusia empat tahun. Ayah anak tersebut pernah menjalani hukuman setelah dinyatakan bersalah atas kepemilikan kokain.

Keputusan pasangan kerajaan tersebut untuk tinggal bersama di sebuah apartemen di Oslo juga menuai kritik dari Gereja Lutheran Norwegia yang konservatif. Namun, jajak pendapat saat itu menunjukkan sebagian besar masyarakat Norwegia tidak mempermasalahkan hal tersebut. Hal yang menjadi pertanyaan bagi banyak warga Norwegia justru apakah gaya hidup Mette-Marit di masa lalu sesuai dengan kehidupan sebagai istri calon raja.

Dalam wawancara emosional tiga hari sebelum pernikahan mereka, Mette-Marit secara terbuka meminta maaf atas ‘masa lalu liarnya’ dan mengecam penggunaan narkoba. Pernyataan tersebut muncul setelah laporan bahwa narkoba digunakan dalam pesta-pesta yang ia hadiri di Oslo pada 1990-an. Meski begitu, Mette-Marit tidak mengatakan apakah ia pernah menggunakan narkoba tersebut.



Naik Takhta di Tengah Skandal Keluarga Kerajaan


Haakon menjadi raja pada masa yang penuh gejolak bagi keluarga kerajaan Norwegia. Ia naik takhta di tengah situasi penuh gejolak yang melanda keluarga Kerajaan Norwegia. Meski masih mendapat dukungan luas dari masyarakat, Monarki Norwegia, dalam beberapa tahun terakhir, menghadapi sejumlah skandal.

Istri Raja Haakon, Mette-Marit, telah meminta maaf atas hubungannya selama beberapa tahun dengan Jeffrey Epstein, seorang pelaku kejahatan seksual yang telah divonis bersalah.

Putra Mette-Marit dari hubungan sebelumnya, Marius Borg Høiby, juga telah dinyatakan bersalah dalam persidangan kasus pemerkosaan yang mendapat perhatian luas. Ia mengajukan banding atas vonis tersebut.

Baca juga:

Raja Harald V dari Norwegia Meninggal Dunia pada Usia 89 Tahun



Telah Bertemu para Menteri


Lima jam setelah ayahnya meninggal dunia, Raja Haakon tampil mengenakan seragam militer hitam, menyambut para menteri pemerintah di istana kerajaan dalam pertemuan luar biasa Dewan Negara. Haakon berjabat tangan dengan setiap menteri yang hadir di ruangan tersebut. Mereka semua mengenakan pakaian hitam dengan wajah serius dan suasana yang penuh duka.

Putrinya, Putri Mahkota Ingrid Alexandra, 22, yang mengenakan setelan hitam, turut mendampingi ayahnya.

Ingrid Alexandra merupakan orang berikutnya dalam garis suksesi takhta Norwegia untuk menjadi ratu. Posisi tersebut dimungkinkan setelah aturan suksesi kerajaan diubah pada 1990.(dwi)

Baca juga:

Erling Haaland Jadi Tukang Gendang, Timnas Norwegia dan Suporter Dayung Kapal Viking di Amerika Serikat

#Raja Haakon #Norwegia #Kerajaan Norwegia #Raja Harald
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Norwegia Susun Atur Batas Usia Pengendara Skuter Listrik Jadi 16 Tahun, Cegah Kecelakaan
Pengendara berusia 14 dan 15 tahun lebih sering mengalamni kecelakaan yang melibatkan kecepatan tinggi dan perilaku berkendara yang berisiko.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Oktober 2026
Norwegia Susun Atur Batas Usia Pengendara Skuter Listrik Jadi 16 Tahun, Cegah Kecelakaan
Olahraga
Prediksi Norwegia vs Portugal: Duel Haaland dan Ronaldo Memanas!
Prediksi Norwegia vs Portugal di Nations League 2026-27. Simak jadwal, head to head, susunan pemain dan prediksi skor Haaland vs Ronaldo.
ImanK - Sabtu, 26 September 2026
Prediksi Norwegia vs Portugal: Duel Haaland dan Ronaldo Memanas!
Olahraga
Link Streaming dan Prediksi Skor Norwegia vs Denmark, Siapa Raja Skandinavia Sesungguhnya?
Cari prediksi Norwegia vs Denmark dan link streaming UEFA Nations League? Intip statistik, head to head, susunan pemain, dan duel tajam Haaland vs Hojlund di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 24 September 2026
Link Streaming dan Prediksi Skor Norwegia vs Denmark, Siapa Raja Skandinavia Sesungguhnya?
Indonesia
Menlu Datangi Kedubes Norwegia, Indonesia Secara Resmi Sampaikan Belasungkawa Kematian Raja Harald V
Ucapan belasungkawa tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono melalui pernyataan yang ditulisnya dalam buku duka cita saat berkunjung ke Kedutaan Besar Norwegia di Jakarta, Selasa (1/9).
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 02 September 2026
Menlu Datangi Kedubes Norwegia, Indonesia Secara Resmi Sampaikan Belasungkawa Kematian Raja Harald V
Indonesia
Raja Harald V Wafat, Menlu Sugiono Tulis Pesan Duka di Kedubes Norwegia
Raja Norwegia Harald V wafat pada usia 89 tahun. Menlu Sugiono menyampaikan belasungkawa atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 02 September 2026
Raja Harald V Wafat, Menlu Sugiono Tulis Pesan Duka di Kedubes Norwegia
Dunia
Raja Harald V Wafat, Kerajaan Norwegia Sambut Pemimpin Baru Monarki, Haakon VIII
Haakon menjadi raja keempat yang memimpin monarki modern Norwegia sejak sistem kerajaan dipulihkan pada 1905.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
 Raja Harald V Wafat, Kerajaan Norwegia Sambut Pemimpin Baru Monarki, Haakon VIII
Dunia
Raja Harald V dari Norwegia Meninggal Dunia pada Usia 89 Tahun
Raja Harald telah dirawat di rumah sakit sejak pekan lalu karena kondisi kelainan darah langka.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
 Raja Harald V dari Norwegia Meninggal Dunia pada Usia 89 Tahun
Dunia
Kondisi Raja Harald Memburuk, Keluarga Kerajaan Norwegia Serentak Berkumpul
Dalam beberapa pekan terakhir, Raja Harald menjalani pengobatan dengan kortison untuk mengatasi anemia hemolitik.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
 Kondisi Raja Harald Memburuk, Keluarga Kerajaan Norwegia Serentak Berkumpul
Dunia
Keisengan Membangunkan Beruang Kutub Berujung Denda
Orang tersebut, yang tidak disebutkan namanya, akhirnya didenda 50.000 kroner (sekitar Rp 93,5 juta) atas insiden tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
 Keisengan Membangunkan Beruang Kutub Berujung Denda
Olahraga
Erling Haaland Bawa Pulang Rakun Taxidermy Usai Piala Dunia 2026
Kehadiran boneka binatang ini setidaknya memberi sedikit hiburan bagi para pendukung sepak bola Norwegia
Angga Yudha Pratama - Selasa, 14 Juli 2026
Erling Haaland Bawa Pulang Rakun Taxidermy Usai Piala Dunia 2026
Bagikan