Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Tito Karnavian Tegaskan Tak Ada yang Salah Merayakan Tahun Baru

Angga Yudha Pratama - Jumat, 27 Desember 2019

Merahputih.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyampaikan sejumlah arahan terkait perayaan Tahun Baru 2020.

Perayaan tahun baru merupakan agenda internasional dan telah menjadi patokan untuk pergantian tahun di dunia.

Baca Juga

DPR Lepas Tangan Kalau Mendagri Tito Perpanjang Izin FPI

"Silakan untuk dilaksanakan kegiatan masing-masing menurut pendapat saya ya. Kalau pergantian tahun Masehi, ini sudah diakui. Maka saya kira tidak ada salahnya merayakan itu," ujar Tito, di Gedung Kementerian Dalam Negeri Jakarta, Kamis (26/12).

Arahan eks Kapolri itu menjelang momen perayaan tahun baru ada tiga hal. Pertama, ia meminta kepala daerah untuk membentuk posko pemantauan terpadu Tahun Baru 2020.

Mendagri Tito ditantang pecat kepala daerah yang intoleran
Mendagri Tito Karnavian dalam lawatannya ke Papua didampingi Plt Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Bahtiar di Papua, Jumat (25/10). ANTARA/HO Puspen Kemendagri

Kedua, Tito meminta peningkatan kualitas pelayanan publik tetap terpenuhi kepada masyarakat. Ketiga, Tito meminta pemerintah daerah bersiap menyambut tahun baru yang tertib dan aman.

Menurut Tito, masyarakat harus memahami apabila Indonesia adalah negara yang plural dan mengakui perbedaan seperti yang tertera dalam Pancasila sebagai dasar negara.

"Kalau kita cinta Indonesia, berarti kita juga harus cinta dan paham dengan sifatnya yang plural, berbeda suku, agama, ras. Kita harus menghargai saudara kita yang berbeda," ucap Tito.

Baca Juga

Mendagri Tito Pertanyakan Relevansi Pilkada Langsung

Dia paham alasan kenapa pergantian Tahun Baru Masehi tidak dirayakan sebagian kalangan. Kendati begitu, jika mau merayakan pergantian tahun baru agama lain seperti agama Islam (Tahun Baru Hijriah) juga tidak ada masalah.

"Why not. Kita merayakan juga. Itu saya kira letaknya kita bertoleransi," tutup dia. (*)

Baca Artikel Asli