Vaksin HPV Mulai Menyasar Siswa Laki-Laki, Ini 3 Manfaatnya Bagi Kesehatan

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Vaksin HPV Mulai Menyasar Siswa Laki-Laki, Ini 3 Manfaatnya Bagi Kesehatan

Ilustrasi (pexel/Thirdman)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Program vaksinasi human papillomavirus (HPV) di Indonesia mulai diperluas dengan menyasar siswa laki-laki melalui Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2026. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperluas perlindungan terhadap infeksi HPV sejak usia anak.

Baca juga:

Klaim Vaksin HPV Sebabkan Kemandulan, Ini Penjelasan Ahli yang Bikin Plong

HPV merupakan kelompok virus yang dapat menginfeksi kulit dan selaput lendir. Infeksi HPV tertentu tidak hanya berkaitan dengan kanker serviks pada perempuan, tetapi juga dapat menyebabkan kutil kelamin serta kanker pada anus, penis, dan tenggorokan pada laki-laki maupun perempuan.

Pemberian vaksin sejak usia anak diharapkan dapat memberikan perlindungan sebelum seseorang terpapar HPV. WHO sendiri menyebut vaksin HPV aman dan efektif mencegah infeksi terhadap sejumlah tipe HPV penyebab penyakit.

3 alasan anak Laki-Laki perlu mendapat Vaksin HPV

1. Melindungi dari Penyakit Akibat HPV

Vaksin HPV dapat memberikan perlindungan terhadap penyakit yang berkaitan dengan virus tersebut, termasuk kutil kelamin dan beberapa jenis kanker.
Pada laki-laki, HPV diketahui berkaitan dengan kanker anus, penis, serta kanker orofaring atau bagian tenggorokan.
Dalam uji klinis pada laki-laki usia 16-26 tahun yang belum terpapar tipe HPV terkait vaksin, vaksin kuadrivalen menunjukkan efikasi sekitar 90 persen terhadap lesi genital eksternal yang disebabkan tipe HPV 6, 11, 16, dan 18. Untuk kutil kelamin, efikasinya tercatat sekitar 89 persen pada kelompok tersebut.

2. Mengurangi Risiko Menjadi Pembawa HPV

HPV dapat menginfeksi laki-laki maupun perempuan dan sering kali tidak menimbulkan gejala. Karena itu, seseorang dapat membawa dan menularkan virus tanpa menyadarinya.
WHO mencatat infeksi HPV genital cukup umum pada laki-laki dan dapat berkontribusi terhadap penularan virus serta munculnya penyakit terkait HPV.
Vaksinasi sejak usia yang direkomendasikan membantu memberikan perlindungan sebelum seseorang terpapar virus.

3. Membantu Memperkuat Perlindungan Masyarakat

Pemberian vaksin kepada anak laki-laki juga dapat memperluas cakupan perlindungan terhadap HPV di masyarakat.
Sejumlah negara memasukkan laki-laki dalam program vaksinasi HPV karena langkah tersebut dapat memberikan perlindungan langsung kepada laki-laki sekaligus membantu mengurangi penularan HPV di masyarakat.

Vaksin HPV Diberikan Sejak Usia Anak

Vaksin HPV diberikan pada usia anak karena vaksin bekerja paling baik ketika diberikan sebelum seseorang terpapar HPV. WHO merekomendasikan vaksinasi HPV sebagai bagian dari imunisasi pada usia remaja awal, dengan kelompok prioritas utama anak perempuan usia 9-14 tahun.
Rekomendasi dosis vaksin HPV berdasarkan usia. Jika pada anak laki-laki usia 9–15 tahun maka Vaksin HPV diberikan dalam 2 dosis dengan interval 6–12 bulan.
Perempuan dan laki-laki usia 16 sampai 45 tahun, maka Vaksin HPV diberikan dalam 3 dosis dengan interval 0, 1–2, dan 6 bulan.
Pemberian Vaksin HPV tetap dapat menimbulkan efek samping ringan pada sebagian orang. Seperti nyeri pada area suntikan. Lalu kemerahan atau pembengkakan di lokasi suntikan.
Kemudian mengalami demam ringan, sakit kepala dan lelah. (Tka)
#Vaksinasi #Vaksinolog #Vaksinasi Anak #Pengembangan Vaksin
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Lifestyle
Vaksin HPV Mulai Menyasar Siswa Laki-Laki, Ini 3 Manfaatnya Bagi Kesehatan
HPV merupakan kelompok virus yang dapat menginfeksi kulit dan selaput lendir
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Vaksin HPV Mulai Menyasar Siswa Laki-Laki, Ini 3 Manfaatnya Bagi Kesehatan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] :Bayi di Bekasi Alami Radang Orak karena Disuntik Vaksin Petugas Kesehatan
Kondisi radang otak yang dialami bayi tersebut tidak berkaitan dengan vaksin yang diberikan.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA] :Bayi di Bekasi Alami Radang Orak karena Disuntik Vaksin Petugas Kesehatan
Indonesia
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan belum ada kasus Super Flu di Jakarta. Pemprov menyiapkan langkah pencegahan dan layanan vaksinasi influenza.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Berita Foto
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dokter memberikan vaksin influenza Flubio kepada warga di Klinik Pratama Aisyah, Taman Sari, Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Januari 2026
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Lifestyle
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Secara umum, kalau makanan cukup bergizi maka sudah baik
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Oktober 2025
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Indonesia
Pemerintah Jemput Bola Vaksinasi Ribuan Hewan Peliharaan, Jakarta Targetkan Bebas Rabies
Sebanyak 14.645 ekor hewan yang divaksin itu terdiri atas anjing 2.363 ekor, kucing 12.126 ekor, kera 104 ekor dan musang 52 ekor.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 16 September 2025
Pemerintah Jemput Bola Vaksinasi Ribuan Hewan Peliharaan, Jakarta Targetkan Bebas Rabies
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Suhu Dingin dan Kabut di Jabodetabek Hasil Rekayasa agar Angka Penyakit TBC Meningkat
Akun Facebook “Jefri Papahnya Aqiela” menyebut, rekayasa cuaca itu dilakukan agar penyakit TBC kembali tinggi sehingga berdampak pada penggunaan vaksin dan obat.
Frengky Aruan - Minggu, 06 Juli 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Suhu Dingin dan Kabut di Jabodetabek Hasil Rekayasa agar Angka Penyakit TBC Meningkat
Indonesia
Klaim Vaksin HPV Sebabkan Kemandulan, Ini Penjelasan Ahli yang Bikin Plong
Semakin cepat terdeteksi, semakin tinggi peluang kesembuhannya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 26 Juni 2025
Klaim Vaksin HPV Sebabkan Kemandulan, Ini Penjelasan Ahli yang Bikin Plong
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin Disiapkan Sebelum Penyakitnya Muncul, Sebabkan Kebodohan hingga Mandul
Tengah viral di media sosial informasi yang menyebut vaksin sengaja disiapkan sebelum penyakit tersebut muncul.
Frengky Aruan - Rabu, 11 Juni 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin Disiapkan Sebelum Penyakitnya Muncul, Sebabkan Kebodohan hingga Mandul
Bagikan