PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 22 Oktober 2025
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet

Ilustrasi. (Foto: Unsplash/Towfiqu barbhuiya)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Prof. Tjandra Yoga Aditama memaparkan langkah-langkah preventif yang efektif untuk menghadapi Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), terutama saat terjadi perubahan atau pergantian musim.

Dia menekankan pentingnya penerapan pola hidup sehat secara menyeluruh guna mencegah gangguan dan serangan penyakit pernapasan.

"Selanjutnya, bila ada yang sedang sakit ISPA atau flu, maka jangan menulari orang lain, antara lain dengan menggunakan masker dan beristirahat cukup," kata Prof. Tjandra dikutip Antara, Rabu (22/10).

Baca juga:

Mikroplastik Air Hujan Jakarta, DKI Terapkan Filtrasi Udara Canggih

Udara Jakarta Tidak Sehat Pada Selasa (21/10) Pagi, Terburuk ke-6 Dunia

Tips Mencegah ISPA: Dari CERDIK hingga Vaksinasi

Prof. Tjandra menyarankan agar masyarakat menerapkan konsep CERDIK, yaitu:

  1. Cek kesehatan berkala.

  2. Enyahkan asap rokok dan hindari polusi udara.

  3. Rutin beraktivitas fisik.

  4. Diet bergizi seimbang.

  5. Istirahat cukup.

  6. Kelola stres dengan baik.

Selain itu, ia juga mengingatkan kebiasaan krusial yaitu mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, khususnya sebelum dan sesudah makan, serta setelah menyentuh permukaan yang berpotensi terkontaminasi kuman.

Untuk kelompok rentan seperti lanjut usia, individu dengan daya tahan tubuh lemah, dan penderita komorbiditas, vaksinasi menjadi langkah perlindungan tambahan yang sangat disarankan. Vaksinasi spesifik seperti influenza, Respiratory Syncytial Virus (RSV), dan pneumonia dapat memperkuat pertahanan tubuh dari infeksi pernapasan.

Baca juga:

Panas Terik Menyengat Jabodetabek, BMKG Ungkap Penyebab Utama Kenaikan Suhu Udara

Mengenai kebutuhan suplemen vitamin untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap flu, Prof. Tjandra menjelaskan bahwa tidak ada vitamin tunggal khusus yang diwajibkan.

"Secara umum, kalau makanan cukup bergizi maka sudah baik. Kalau mau makan vitamin, makan multivitamin, baik-baik saja," kata Direktur Pascasarjana Universitas YARSI itu.

#Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) #Kanker Paru-Paru #Vaksinasi
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
El Nino Datang ISPA Menyerang, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Sedia Masker Sebelum Sesak
Kepala Dinas Kesehatan Jakarta Ani Ruspitawati memaparkan El Nino ekstrem memicu kenaikan suhu signifikan, kekeringan, sekaligus penurunan kualitas udara
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
El Nino Datang ISPA Menyerang, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Sedia Masker Sebelum Sesak
Lifestyle
Imunoterapi Harapan Baru bagi Pasien Usia Produktif, Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Paru
Penentuan terapi tidak lagi bersifat umum, tapi mempertimbangkan tipe kanker, stadium penyakit, hingga karakteristik genetiknya.
Dwi Astarini - Jumat, 27 Februari 2026
Imunoterapi Harapan Baru bagi Pasien Usia Produktif, Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Paru
Indonesia
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan belum ada kasus Super Flu di Jakarta. Pemprov menyiapkan langkah pencegahan dan layanan vaksinasi influenza.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Berita Foto
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dokter memberikan vaksin influenza Flubio kepada warga di Klinik Pratama Aisyah, Taman Sari, Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Januari 2026
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
ISPA di Jakarta Tembus 1,9 Juta Kasus, Kadinkes Ingatkan Bahaya Polusi Udara dan Perlunya Masker di Masa Pancaroba
ISPA, musim pancaroba, Dinkes DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, infeksi pernapasan akut, jaga imunitas, flu, polusi udara, pencegahan ISPA, kasus ISPA Jakarta
Angga Yudha Pratama - Jumat, 14 November 2025
ISPA di Jakarta Tembus 1,9 Juta Kasus, Kadinkes Ingatkan Bahaya Polusi Udara dan Perlunya Masker di Masa Pancaroba
Indonesia
Ribuan Warga Siap Geruduk RDF Rorotan Buntut Bau Sampah dan Kasus ISPA yang Merajalela
Tiga kali uji coba gagal, warga siap lapor ke Polda soal Amdal
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 November 2025
Ribuan Warga Siap Geruduk RDF Rorotan Buntut Bau Sampah dan Kasus ISPA yang Merajalela
Lifestyle
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Secara umum, kalau makanan cukup bergizi maka sudah baik
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Oktober 2025
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Terus Meroket, Kenali Gejala dan Penyebabnya
ISPA dapat dicegah dengan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Terus Meroket, Kenali Gejala dan Penyebabnya
Indonesia
Layanan 24 Jam Puskesmas Tingkat Kecamatan Jadi Jurus Andalan Pemprov DKI Lawan Meningkatnya Kasus ISPA
Bahkan, seluruh puskesmas di tingkat kecamatan telah membuka layanan 24 jam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Layanan 24 Jam Puskesmas Tingkat Kecamatan Jadi Jurus Andalan Pemprov DKI Lawan Meningkatnya Kasus ISPA
Bagikan