ISPA di Jakarta Tembus 1,9 Juta Kasus, Kadinkes Ingatkan Bahaya Polusi Udara dan Perlunya Masker di Masa Pancaroba
Kepala Dinkes DKI Jakarta Ani Ruspitawati. (Foto: Asropih)
Merahputih.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga imunitas tubuh sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai penyakit yang rentan menyerang selama musim pancaroba, khususnya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menekankan pentingnya pencegahan.
"Mencegah ISPA jauh lebih baik dari pada mengobati. Mulailah menjaga imunitas tubuh dari sekarang," kata Ani dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (14/11).
Ia menjelaskan bahwa fluktuasi suhu yang ekstrem, beralih dari panas terik ke hujan deras, menciptakan lingkungan yang ideal bagi virus dan bakteri untuk berkembang biak dan lebih mudah menginfeksi saluran pernapasan.
Baca juga:
Ribuan Warga Siap Geruduk RDF Rorotan Buntut Bau Sampah dan Kasus ISPA yang Merajalela
Selain itu, kondisi udara kering dan perubahan suhu yang drastis dapat melemahkan daya tahan tubuh, membuat seseorang rentan terserang gejala seperti batuk, pilek, demam, dan rasa lemas.
Ani menyebut, musim pancaroba memicu penularan virus seperti influenza, adenovirus, hingga bakteri penyebab pneumonia.
Langkah Pencegahan ISPA dan Data Kasus di Jakarta
Faktor risiko ISPA tidak hanya dipicu oleh cuaca, tetapi juga diperparah oleh polusi udara, ventilasi yang buruk, paparan asap rokok, dan kondisi daya tahan tubuh yang rendah.
Oleh karena itu, Dinkes DKI Jakarta mengingatkan masyarakat untuk menerapkan langkah-langkah pencegahan sederhana yang sangat efektif, seperti menggunakan masker, rutin mencuci tangan dengan sabun, menghindari asap rokok, menerapkan pola makan bergizi seimbang, mencukupi kebutuhan cairan minimal delapan gelas air putih per hari, serta mendapatkan istirahat yang cukup.
Masyarakat juga diminta untuk lebih peka terhadap gejala awal ISPA dan segera mencari pertolongan di fasilitas kesehatan jika mengalami batuk, pilek, atau demam berkepanjangan.
Baca juga:
Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat bahwa total kasus ISPA di Ibu Kota mencapai 1.966.308 kasus dalam periode Januari hingga Oktober 2025. Peningkatan signifikan jumlah kasus sudah mulai teridentifikasi sejak Juli 2025.
"Kami terus mengingatkan warga agar tetap waspada dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, terutama di masa peralihan musim seperti saat ini," pungkas Ani.
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Struktur Gedung Terra Drone Dinilai Langgar Aturan, Pramono: Tangganya Kecil Banget
Standar Keselamatan Diduga Tak Dipenuhi, Pemprov DKI akan Evaluasi Seluruh Gedung Setelah Insiden Kebakaran Terra Drone
Bukan Gaya, Ini Alasan Pramono Anung Tetap Berkostum Persija Saat Tinjau Kebakaran Terra Drone
Pemprov DKI Ajak Warga Dukung Pengoperasian RDF Rorotan untuk Kurangi Beban TPST Bantargebang
Tragedi Kebakaran Gedung Terra Drone, DPRD DKI Minta Pemprov Perkuat Standar Keselamatan
Insiden Kebakaran Gedung Terra Drone, DPRD DKI Minta Pemprov Cek Sertifikat Laik Gedung di Jakarta
Pesepeda Meninggal Tertabrak Bus Listrik Transjakarta, Pemprov DKI: Kami Kawal Penanganannya
Pramono Anung Resmikan Embung Lapangan Merah, Klaim Mampu Kurangi Banjir hingga 69 Persen
Pemprov DKI Lebih Pilih Kuburan Dalam Kota Daripada Gandeng Daerah Penyangga, Ini Alasannya
Sopir Truk Sampah Meninggal Dunia saat Bertugas, Pemprov DKI Perketat Protokol Keselamatan Kerja