JPO Sarinah Dibangun Lagi, Pramono Pastikan Pelican Crossing Tak Ditutup

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
JPO Sarinah Dibangun Lagi, Pramono Pastikan Pelican Crossing Tak Ditutup

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama Ketua DPRD DKI, Khoirudin dan Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin. (Foto: MerahPutih.com/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menanggapi dengan santai kritik yang disampaikan Koalisi Pejalan Kaki terkait pembangunan kembali Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan MH Thamrin, tepatnya di depan Mal Sarinah, Jakarta Pusat.

Koalisi Pejalan Kaki sebelumnya menyuarakan kekhawatiran bahwa pembangunan JPO tersebut akan menggantikan fungsi pelican crossing yang selama ini digunakan pejalan kaki untuk menyeberang jalan.

Menanggapi hal itu, Pramono menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak akan menutup akses pelican crossing di bawah JPO Sarinah. Menurutnya, kedua fasilitas tersebut justru akan dioperasikan secara bersamaan sebagai pilihan bagi masyarakat.

“Memang saya juga sudah membaca pro-kontranya masyarakat. Kelompok pejalan kaki menginginkan tetap bisa menyeberang di bawah. Jalan kaki di bawah tetap dibuka, kemudian di atas sebagai alternatif pilihan,” kata Pramono di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (9/1).

Baca juga:

Pemprov DKI Jakarta Targetkan JPO Cincin Donat Rampung 2026, Pembangunan Dipastikan Tak Pakai APBD

Pramono menjelaskan, keputusan membangun kembali JPO Sarinah didasarkan pada hasil kajian Pemprov DKI Jakarta. Kajian tersebut menunjukkan bahwa kawasan tersebut masih membutuhkan sarana penyeberangan yang lebih steril dari lalu lintas kendaraan, terutama untuk kelompok tertentu.

“Jadi JPO Sarinah dalam kajian ini memang diperlukan, terutama untuk difabel. Itu salah satu alasan kenapa diadakan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa wacana pembangunan ulang JPO Sarinah sebenarnya sudah bergulir sebelum dirinya menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta pada awal 2025.

“Urusan Sarinah, terus terang keputusannya sebenarnya sudah dulu. Tapi karena sekarang saya Gubernur, saya bertanggung jawab atas keputusan itu,” imbuhnya.

Baca juga:

Pelican Crossing Terpasang di Stasiun Cikini, Gubernur Pramono: Tak Perlu Lagi Memutar Terlalu Jauh

Sebelumnya, Koalisi Pejalan Kaki mengkritik kebijakan pembangunan kembali JPO Sarinah. Pada 2022, JPO tersebut sempat dibongkar dan ditutup pada masa kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan pertimbangan estetika kota.

Penutupan dilakukan agar pandangan ke arah Patung Selamat Datang serta deretan bangunan bersejarah di sekitarnya tidak terhalang.

Sebagai pengganti JPO, Pemprov DKI kala itu membangun pelican crossing yang dinilai lebih ramah bagi penyandang disabilitas, lanjut usia, serta ibu hamil karena mengedepankan prinsip kesetaraan di permukaan jalan.

Menurut Koalisi Pejalan Kaki, keputusan menghidupkan kembali JPO Sarinah di era kepemimpinan Pramono dinilai memunculkan paradoks dalam penataan kota. Di lokasi yang sebelumnya telah diadaptasi dengan konsep keselamatan jalan melalui pelican crossing, pembangunan kembali JPO dianggap sebagai langkah mundur dalam upaya mewujudkan kota yang ramah pejalan kaki. (Asp)

#Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) #Pemprov DKI Jakarta #Pramono Anung
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Dinkes DKI Jakarta telah diinstruksi untuk membantu penanganan warga yang mengeluhkan gangguan pernapasan akibat udara Jakarta yang tak baik.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Indonesia
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Pemprov DKI masih berupaya menekan angka gini ratio di Jakarta yang sebesar 0,435. Angka ketimpangan ini masih menjadi 'pekerjaan rumah' bagi Jakarta untuk diselesaikan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Indonesia
Penerima Beasiswa LPDP Jakarta Bisa Kuliah di Kampus Top Dunia
Pramono memiliki keinginan agar para peserta LPDP ala Jakarta tak hanya belajar mata kuliah yang umum tetapi juga belajar keterampilan yang dibutuhkan saat ini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Penerima Beasiswa LPDP Jakarta Bisa Kuliah di Kampus Top Dunia
Indonesia
PAM Jaya Raih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta 2026 Bidang Kearsipan
PAM Jaya meraih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta Bidang Kearsipan 2026 dengan predikat AA atau Sangat Memuaskan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
PAM Jaya Raih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta 2026 Bidang Kearsipan
Indonesia
Gubernur Pramono Ajak Warga Manfaatkan Bursa Kerja Expo 2026, Ada Ribuan Lowongan Kerja
Para pencari kerja bisa memanfaatkan bursa kerja itu mendapatkan pekerjaan, meningkatkan keterampilan, hingga mengembangkan karier.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ajak Warga Manfaatkan Bursa Kerja Expo 2026, Ada Ribuan Lowongan Kerja
Indonesia
Tarif Transjakarta Naik Mulai Januari 2027, Pramono Belum Umumkan Besarannya
Tarif Transjakarta bakal naik mulai 1 Januari 2027. Lalu, ada enam golongan masyarakat yang bisa naik gratis.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
Tarif Transjakarta Naik Mulai Januari 2027, Pramono Belum Umumkan Besarannya
Indonesia
Beasiswa LPDP Perdana Jakarta Bakal Diberikan ke 75 Mahasiswa di 2027, Yuk Segera Daftar!
Saat ini, Pemprov DKI Jakarta menjalankan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus yang menjangkau sekitar 700 ribu peserta didik.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Beasiswa LPDP Perdana Jakarta Bakal Diberikan ke 75 Mahasiswa di 2027, Yuk Segera Daftar!
Indonesia
Bank Jakarta Siapkan Potensi Pembiayaan Rp 5,87 Triliun untuk Proyek Strategis DKI
Bank Jakarta menyiapkan Rp 5,87 triliun untuk proyek strategis DKI. Hal ini melalui kerja sama dengan BUMD, BUMN, hingga perangkat daerah DKI Jakarta.
Soffi Amira - Selasa, 13 Oktober 2026
Bank Jakarta Siapkan Potensi Pembiayaan Rp 5,87 Triliun untuk Proyek Strategis DKI
Indonesia
Pramono Belum Berani Hapus Ganjil-Genap DKI, Tunggu MRT Kota Tua Selesai
Gubernur DKI Pramono Anung tunda keputusan ganjil-genap hingga proyek MRT Kota Tua tuntas. Simak kajian Pemprov DKI terkait aturan lalu lintas Jakarta!
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Oktober 2026
Pramono Belum Berani Hapus Ganjil-Genap DKI, Tunggu MRT Kota Tua Selesai
Indonesia
Bank Jakarta dan PAM Jaya Bakal IPO, Pramono Tegaskan DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas
Bank Jakarta dan PAM Jaya bakal IPO. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan, Pemprov tetap memegang saham mayoritas.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
Bank Jakarta dan PAM Jaya Bakal IPO, Pramono Tegaskan DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas
Bagikan