Revitalisasi Kawasan Tua Jakarta Dimulai 2026, MRT Jadi Kunci Konektivitas
Suasana Kota Tua, Jakarta Barat yang dipadati oleh pengunjung pada H+1 Lebaran 2024, Kamis (11/4/2024). (ANTARA/Farhan Arda Nugraha)
MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana melakukan penataan kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat, hingga Kota Tua, Jakarta Barat, pada pertengahan tahun 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya revitalisasi kawasan bersejarah sekaligus penguatan pusat aktivitas ekonomi lama Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta Pramono menegaskan, penataan tersebut merupakan langkah strategis untuk menghidupkan kembali kawasan tua yang selama ini menjadi ikon sejarah dan perdagangan ibu kota.
Menurut Pramono, pembenahan kawasan tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik, tetapi juga bertujuan mengembalikan denyut ekonomi dan pariwisata kota. Pasar Baru dan Kota Tua dinilai memiliki potensi besar sebagai magnet wisata belanja, budaya, dan sejarah apabila ditata secara terpadu dan berkelanjutan.
Selain itu, aspek konektivitas antarkawasan menjadi perhatian utama agar mobilitas warga maupun wisatawan semakin mudah dan nyaman.
“Jadi pertengahan tahun ini mulai kita rapikan dan kita kerjakan untuk Pasar Baru, Glodok, Pecinan, dan juga Kota Tua,” ujar Pramono, Jumat (9/12).
Baca juga:
Gubernur Pramono Dorong Percepatan MRT Jakarta hingga Kota Tua, Ditargetkan Beroperasi 2029
Kota Tua Harus Sudah 'Glowing' Sebelum 2029, Rano Karno Bentuk Lembaga Teknis Khusus
Setelah 30 Tahun Tak Diperbaiki, Warga Nikmati Aspal Baru Jalan Karet Pasar Baru Barat Jakarta
Saat ini, lanjut Pramono, Pemprov DKI Jakarta masih memprioritaskan penyelesaian proyek MRT Jakarta fase lanjutan, yang akan diawali dengan peresmian dan groundbreaking di kawasan Duta Merlin. Jalur MRT tersebut nantinya akan diteruskan hingga Monas dan selanjutnya menuju Kota Tua.
Ia menargetkan jalur MRT Jakarta hingga Monas dapat beroperasi penuh pada 2027, sementara jalur yang terhubung sampai Kota Tua diharapkan rampung pada 2029.
“Jadi intinya begini, sekarang ini konsentrasi kita sedang menyelesaikan MRT. Mungkin kalau tidak minggu-minggu ini atau minggu depan, kita akan mulai groundbreaking untuk MRT yang ada di Duta Merlin,” pungkas Pramono. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Revitalisasi Kawasan Tua Jakarta Dimulai 2026, MRT Jadi Kunci Konektivitas
Pemprov DKI Mau Bangun Monorel di Ragunan, Bisa Kurangi Kemacetan dan Polusi
PAM Jaya Bangun Gedung Sentra Pelayanan, Gubernur Pramono: Fondasi Layanan Air Jakarta Kian Kuat
Gubernur Pramono Dorong Percepatan MRT Jakarta hingga Kota Tua, Ditargetkan Beroperasi 2029
Pramono Anung Dorong PAM Jaya IPO 2027, Saham Publik Maksimal 30 Persen
Pramono Anung Minta Supporter Persija dan Persib Jaga Emosi, Jangan Sampai Skor Menang Tapi Ribut
Pemprov DKI Siapkan Jembatan Penghubung JIS ke Ancol, Groundbreaking 25 Januari
Tiang Monorel Mangkrak di Rasuna Said Mulai Dibongkar Rabu Depan, Pramono: Biar Pejabat Datang Tanpa Mobil Pribadi
Persib dan Persija Tarung, Ini Permintaan Gubernur Pramono
Pemprov DKI Gelontorkan Rp100 Miliar Buat Bongkar Tiang Monorail di Kuningan