Gubernur Pramono Dorong Percepatan MRT Jakarta hingga Kota Tua, Ditargetkan Beroperasi 2029

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Januari 2026
Gubernur Pramono Dorong Percepatan MRT Jakarta hingga Kota Tua, Ditargetkan Beroperasi 2029

MRT Jakarta (Foto: MerahPutih.com/Didik Setiawan

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan seluruh rangkaian Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta Fase 2A dari Bundaran Hotel Indonesia (HI) hingga Kota Tua dapat beroperasi penuh pada 2029. Target tersebut mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mempercepat penyelesaian proyek strategis transportasi massal tersebut.

Politikus PDI Perjuangan itu menegaskan, saat ini fokus utama Pemprov DKI adalah menuntaskan pembangunan MRT Jakarta, khususnya pada segmen lanjutan menuju kawasan Kota Tua. Dalam waktu dekat, proyek ini akan memasuki tahap penting dengan dimulainya pekerjaan lanjutan.

“Sekarang ini konsentrasi kita sedang menyelesaikan MRT. Mungkin, kalau tidak minggu-minggu ini atau minggu depan, kita akan mulai groundbreaking untuk MRT yang ada di Duta Merlin untuk pekerjaan seterusnya sampai dengan Kota Tua,” kata Pramono di Jakarta Pusat, Kamis (8/1).

Baca juga:

Renovasi Kota Tua Ditarget Rampung sebelum MRT Beroperasi 2029

Pramono mengaku telah meminta jajaran manajemen MRT Jakarta agar seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai jadwal, bahkan jika memungkinkan diselesaikan lebih cepat dari rencana awal.

Ia menjelaskan, pengoperasian MRT Jakarta Fase 2A akan dilakukan secara bertahap. Untuk segmen Bundaran HI–Monas, Pramono menargetkan operasional penuh pada 2027, kemudian dilanjutkan hingga Kota Tua pada 2029.

“Kalau itu dilakukan, harapan saya—dan saya sudah meminta kepada Pak Dirut MRT—agar bisa on schedule atau bahkan lebih cepat,” ujarnya.

Baca juga:

Rekayasa Lalu Lintas MRT Fase 2A Harmoni-Mangga Besar Dimulai, Cek Rute Terbarunya

Selain pembangunan MRT, Pramono juga menyinggung rencana penataan kawasan Pasar Baru yang akan terintegrasi dengan pengembangan kawasan Monas dan sekitarnya. Menurut dia, revitalisasi Pasar Baru akan dilakukan setelah pembangunan MRT di kawasan tersebut rampung, bahkan sebagian pekerjaan bisa dimulai lebih awal.

“Nah, bagaimana dengan Pasar Baru? Karena Pasar Baru nanti pengembangan dari TOD Monas, maka setelah itu selesai, bahkan sebelumnya pasti akan kita kerjakan,” ungkapnya.

Pramono menambahkan, penataan kawasan bersejarah akan menjadi prioritas pada pertengahan tahun ini.

“Di pertengahan tahun ini malah kita rapikan dan kita kerjakan untuk Pasar Baru, Glodok, Pecinan, dan juga Kota Tua,” lanjutnya.

Di sisi lain, Pemprov DKI Jakarta akan memberlakukan rekayasa lalu lintas di kawasan proyek MRT Jakarta Fase 2A CP 203 mulai 10 Januari 2026. Rekayasa tersebut dilakukan guna mendukung kelanjutan pekerjaan konstruksi stasiun bawah tanah dan terowongan di segmen Kota–Glodok. (Asp)

#MRT Jakarta #Gubernur DKI Jakarta #Pramono Anung
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Pembagian Beban Subsidi Transjabodetabek, Gubernur Pramono Minta Daerah Penyangga Rawat Halte
Jika Jakarta mampu menanggung subsidi tarif Transjabodetabek, daerah penyangga tak perlu ikut berpartisipasi.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
Pembagian Beban Subsidi Transjabodetabek, Gubernur Pramono Minta Daerah Penyangga Rawat Halte
Indonesia
Gubernur Pramono Bakal Bangun Kantor, Apartemen, dan Hotel di Eks BPSDM, tak Gunakan APBD
Kawasan seluas 24.375 meter persegi atau sekitar 2,4 hektare itu akan dikembangkan melalui skema kerja sama pemanfaatan (KSP) dengan pihak swasta.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Gubernur Pramono Bakal Bangun Kantor, Apartemen, dan Hotel di Eks BPSDM, tak Gunakan APBD
Indonesia
15 Golongan Gratis Naik Transportasi Umum Jakarta Bakal Ditambah, Siapa yang Masuk?
Program gratis naik transportasi umum di Jakarta ini sebelumnya sudah mencakup kelompok seperti lansia, pelajar, ASN, TNI, Polri, hingga jurnalis.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Juni 2026
15 Golongan Gratis Naik Transportasi Umum Jakarta Bakal Ditambah, Siapa yang Masuk?
Indonesia
Gubernur Pramono Minta Pelaku Vandalisme Dilarang Naik Transjakarta
Pramono telah memerintahkan SKPD terkait untuk melakukan investigasi dan menindak tegas pelaku perusakan fasilitas publik tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
Gubernur Pramono Minta Pelaku Vandalisme Dilarang Naik Transjakarta
Indonesia
Walkot Bekasi Telepon Minta Subsidi Transjabodetabek Jangan Dicabut, DKI 1 Tegaskan Tarif Tetap Naik
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan subsidi Transjabodetabek tidak dicabut meski tarif akan naik.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
Walkot Bekasi Telepon Minta Subsidi Transjabodetabek Jangan Dicabut, DKI 1 Tegaskan Tarif Tetap Naik
Indonesia
Pramono Ogah Berdebat Soal Pembagian Beban Dana Subsidi Transjabodetabek
Selama ini, wilayah sekeliling menganggap fasilitas angkutan umum lintas batas sekadar pemenuh hajat hidup warga Jakarta semata
Angga Yudha Pratama - Rabu, 10 Juni 2026
Pramono Ogah Berdebat Soal Pembagian Beban Dana Subsidi Transjabodetabek
Indonesia
Kabel Lift JPO Lenteng Agung Dipotong Orang, Gubernur Minta Pelaku Dihukum Seumur Hidup
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan tidak ada toleransi bagi pelaku aksi vandalisme pemotongan kabel lift JPO Lenteng Agung.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
Kabel Lift JPO Lenteng Agung Dipotong Orang, Gubernur Minta Pelaku Dihukum Seumur Hidup
Indonesia
Pengembangan Fase 2A Berlanjut, MRT Jakarta Teken Kontrak AFC Senilai Rp 341,5 Miliar
PT MRT Jakarta menandatangani kontrak sistem pengumpulan tarif otomatis (AFC) Fase 2A Lin Utara-Selatan senilai Rp 341,5 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 08 Juni 2026
Pengembangan Fase 2A Berlanjut, MRT Jakarta Teken Kontrak AFC Senilai Rp 341,5 Miliar
Indonesia
Shin Tae-yong Ditunjuk Jadi Pelatih Persija, Gubernur Pramono: Semoga Prestasinya Jauh Lebih Baik
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku sudah mengetahui 'Macan Kemayoran' akan dilatih mantan pelatih timnas Indonesia itu.
Dwi Astarini - Senin, 08 Juni 2026
Shin Tae-yong Ditunjuk Jadi Pelatih Persija, Gubernur Pramono: Semoga Prestasinya Jauh Lebih Baik
Indonesia
Gubernur Pramono Segera Umumkan Penaikan Tarif Transjabodetabek
Penyesuaian harga itu dilakukan karena subsidi yang diberikan Jakarta untuk transportasi umum ke wilayah penyangga Ibu Kota itu dinilai terlalu besar.
Dwi Astarini - Senin, 08 Juni 2026
Gubernur Pramono Segera Umumkan Penaikan Tarif Transjabodetabek
Bagikan