Gubernur Pramono Klaim Jakarta Masih Aman dari Super Flu, DPRD DKI Ingatkan Risiko

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Klaim Jakarta Masih Aman dari Super Flu, DPRD DKI Ingatkan Risiko

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku hingga Selasa (6/1) belum menerima laporan resmi terkait temuan kasus virus Super Flu di Ibu Kota. Meski demikian, DPRD DKI Jakarta mengingatkan agar kewaspadaan tetap ditingkatkan, baik oleh pemerintah daerah maupun masyarakat.

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Elva Farhi Qolbina, menilai sikap waspada menjadi kunci utama dalam menghadapi potensi ancaman virus tersebut.

“Kita harus meningkatkan kewaspadaan kita dalam menghadapi virus Super Flu ini. Bukan hanya Pemprov DKI saja, tetapi masyarakat pada umumnya juga harus berhati-hati,” kata Elva di Jakarta, Selasa (6/1).

Elva menekankan pentingnya kesiapan sistem kesehatan dan peran tenaga kesehatan (nakes) sebagai garda terdepan dalam melindungi masyarakat Jakarta dari ancaman Super Flu.

“Kami berharap Dinas Kesehatan beserta fasilitas-fasilitas kesehatan seperti Puskesmas, RSUD, beserta nakes-nakes di Jakarta bisa menanganinya dengan baik,” ujarnya.

Baca juga:

Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta

Ia menjelaskan, pemantauan ketat terhadap jumlah kunjungan pasien dan jenis keluhan menjadi langkah penting untuk mendeteksi potensi penyebaran penyakit sejak dini.

“Salah satunya, para nakes harus bisa memantau jumlah kunjungan dan jenis keluhan yang datang. Dari situ bisa ditentukan mana pasien yang perlu rawat inap dan mana yang cukup rawat jalan. Ini penting untuk mengurangi persebaran penyakit di tengah masyarakat,” sambung Elva.

Selain kesiapan layanan kesehatan, Elva juga mengingatkan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam upaya pencegahan dan penanganan Super Flu. Ia menyebut peran struktur sosial di tingkat akar rumput seperti RT/RW dan Dasawisma (Dawis) sangat strategis.

“Pemprov DKI harus mendorong kerja sama lintas sektor. Sosialisasi tidak hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi juga menggandeng RT/RW, Dawis, dan sekolah-sekolah yang lebih dekat dengan masyarakat,” imbuhnya.

Baca juga:

DPR Soroti Ancaman Superflu, Pemerintah Diminta Bertindak Tanpa Tunggu Lonjakan Kasus

Tak kalah penting, Elva meminta agar Pemprov DKI memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan agar tidak tertinggal dalam kebijakan perlindungan kesehatan.

“Dalam sosialisasi dan penanganan Super Flu ini, kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil dan menyusui, perempuan, serta anak-anak harus mendapat perhatian khusus,” tegasnya.

Ia mengingatkan agar kebijakan yang dibuat tidak justru meninggalkan kelompok-kelompok tersebut.

“Jangan sampai kebijakan untuk melindungi masyarakat dari penyakit ini malah meninggalkan kelompok rentan,” tutup Elva. (Asp)

#Pemprov DKI Jakarta #DPRD DKI Jakarta #Pramono Anung #Super Flu
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
RSUD Tebet dan Cempaka Putih Gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing
Program ini telah berlangsung sejak tahun lalu.
Dwi Astarini - Rabu, 03 Juni 2026
RSUD Tebet dan Cempaka Putih Gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing
Indonesia
Jalan Raya Lenteng Agung Kembali Dibuka, Perbaikan Jalan Amblas Rampung dalam 5 Hari
Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, kembali dibuka setelah sempat ditutup akibat jalan amblas. Perbaikan rampung dalam lima hari.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Jalan Raya Lenteng Agung Kembali Dibuka, Perbaikan Jalan Amblas Rampung dalam 5 Hari
Indonesia
Rano Karno Ungkap Penyebab Utama Kebakaran Jakarta, 95 Persen karena Korsleting
Sebanyak 95 persen kebakaran di Jakarta disebut dipicu korsleting listrik. Rano Karno menyoroti kebiasaan penggunaan stopkontak berlebihan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Rano Karno Ungkap Penyebab Utama Kebakaran Jakarta, 95 Persen karena Korsleting
Indonesia
CFD Rasuna Said Kembali Beroperasi Mulai 7 Juni 2026, Pemprov DKI Optimistis Lebih Baik
CFD di Jalan HR Rasuna Said akan kembali digelar mulai 7 Juni 2026. Pemprov DKI mengungkap hasil evaluasi dan sejumlah perbaikan yang telah dilakukan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 30 Mei 2026
CFD Rasuna Said Kembali Beroperasi Mulai 7 Juni 2026, Pemprov DKI Optimistis Lebih Baik
Indonesia
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Dalam beberapa tahun belakangan karena perubahan iklim, curah hujan yang terjadi cenderung tinggi dan ekstrem yaitu 150-250 mm.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Indonesia
Jalan Raya Lenteng Agung Ambles, Pemprov DKI Ungkap Penyebab hingga Imbauan Jalur Alternatif
Jalan Raya Lenteng Agung Jakarta ambles, memicu kemacetan parah ke arah Depok. Pemprov DKI: akibat struktur beton bawah tanah yang sudah keropos.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 29 Mei 2026
Jalan Raya Lenteng Agung Ambles, Pemprov DKI Ungkap Penyebab hingga Imbauan Jalur Alternatif
Indonesia
DKI Jakarta Sebar 744 Petugas untuk Pastikan Hewan Kurban Aman dan Sehat
Pemprov DKI Jakarta mengerahkan 744 petugas untuk mengawasi kesehatan hewan kurban dan proses penyembelihan Idul Adha 2026 di seluruh wilayah Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
DKI Jakarta Sebar 744 Petugas untuk Pastikan Hewan Kurban Aman dan Sehat
Indonesia
Langkah Antisipasi Pemprov DKI Hadapi Cuaca Ekstrem
BPBD DKI terus memantau informasi prakiraan cuaca, peringatan dini, dan perkembangan kondisi atmosfer yang dikeluarkan oleh BMKG.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Langkah Antisipasi Pemprov DKI Hadapi Cuaca Ekstrem
Indonesia
Disdik DKI Cabut KJP 60 Siswa karena Terlibat Tawuran, Tetap Dipastikan Tak Putus Sekolah
Puluhan siswa di Jakarta kehilangan bantuan KJP akibat terlibat tawuran. Disdik DKI menegaskan pencabutan dilakukan bertahap dan siswa tetap mendapat pembinaan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 25 Mei 2026
Disdik DKI Cabut KJP 60 Siswa karena Terlibat Tawuran, Tetap Dipastikan Tak Putus Sekolah
Indonesia
Pemprov DKI Siapkan LPDP Versi Jakarta, Target 100 Penerima Kuliah ke Luar Negeri
Pemprov DKI Jakarta tengah menggodok program beasiswa mirip LPDP untuk kuliah ke luar negeri. Sedikitnya 100 penerima ditargetkan berangkat mulai 2027.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 25 Mei 2026
Pemprov DKI Siapkan LPDP Versi Jakarta, Target 100 Penerima Kuliah ke Luar Negeri
Bagikan