El Nino Datang ISPA Menyerang, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Sedia Masker Sebelum Sesak

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
El Nino Datang ISPA Menyerang, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Sedia Masker Sebelum Sesak

Ilustrasi - Langkah preventif mencegah penularan wabah virus. (Pexel/Polina Tankilevitch)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Matahari terasa lebih menyengat di atas aspal Jakarta, mengirimkan gelombang panas menembus sela gedung bertingkat saat ancaman El Nino mulai menunjukkan taringnya. Udara kian berat, debu halus menari bebas, membawa risiko gangguan saluran pernapasan mengintai setiap warga beraktivitas di luar ruangan.

Menanggapi situasi genting ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera memasang kuda-kuda menghadapi krisis kesehatan serta pangan akibat cuaca ekstrem. Masyarakat diingatkan mengenai dampak buruk fenomena alam ini. Dua persoalan besar menjadi fokus utama pemerintah daerah guna melindungi warga ibu kota.

Baca juga:

El Nino Godzilla Intai Indonesia, Sektor Kesehatan dan Ketenagakerjaan Wajib Siaga Satu

“Jadi untuk El Nino, isu utama ada dua. Pertama menyangkut ketersediaan pangan karena pasti ada beberapa mengalami problem. Kedua adalah masalah kesehatan, terutama hal berkaitan dengan ISPA,” jelas Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo, Kamis (16/4).

Langkah Preventif dan Rapat Koordinasi Khusus

Guna meredam dampak tersebut, pimpinan Jakarta segera mengadakan rapat koordinasi bersama jajaran Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Fokus utama pertemuan tersebut adalah merumuskan tindakan pencegahan sebelum lonjakan kasus penyakit terjadi di tengah masyarakat.

Tindakan preventif menjadi prioritas utama dibandingkan melakukan penanganan saat masalah sudah meluas. Pramono menegaskan perlunya kesiapan matang dari seluruh perangkat daerah.

“Antisipasi menghadapi El Nino bagi Pemerintah DKI Jakarta, akan dilakukan tindakan preventif. Itu lebih baik daripada kejadian di lapangan,” ungkap Pramono.

Kualitas Udara Buruk dan Ancaman Populasi Rentan

Kepala Dinas Kesehatan Jakarta Ani Ruspitawati memaparkan El Nino ekstrem memicu kenaikan suhu signifikan, kekeringan, sekaligus penurunan kualitas udara.

Ketiga faktor tersebut terjadi bersamaan sehingga memperburuk kondisi tubuh manusia. Suhu tinggi memperbesar risiko heatstroke, dehidrasi, serta memperberat beban kerja organ jantung maupun paru.

Penurunan kualitas udara akibat peningkatan partikulat halus turut memicu lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Kelompok anak-anak dan lansia menjadi populasi paling terancam dalam situasi ini.

“Kualitas udara menurun berkontribusi terhadap lonjakan kasus ISPA. El Nino menjadi risiko berdampak pada kesehatan terutama pada populasi rentan,” jelas Ani.

Baca juga:

Pemprov DKI Siaga El Nino, Pramono: Kemarau Panjang Ancam Pangan dan Air

Dinas Kesehatan mengimbau warga memperbanyak konsumsi air putih, mengenakan masker, serta menggunakan pelindung diri seperti topi atau payung. Warga juga diminta menghindari aktivitas luar ruangan antara pukul 11.00 hingga 15.00 WIB.

“Gunakan tabir surya dan ikuti informasi terkait pantauan cuaca dari BMKG,” tutup Ani memberikan panduan bagi warga Jakarta.

#Dampak El Nino #Apa Itu El Nino #Fenomena El Nino #Pemprov DKI #Pemprov DKI Jakarta #Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA)
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pemprov DKI Jakarta Pastikan Stok MinyaKita Aman di Tengah Wacana Kenaikan HET
Dinas PPKUKM DKI Jakarta memastikan stok MinyaKita masih aman dan distribusinya berjalan lancar meski harga minyak curah mencapai Rp 23.000 per kilogram.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Juni 2026
Pemprov DKI Jakarta Pastikan Stok MinyaKita Aman di Tengah Wacana Kenaikan HET
Indonesia
Pemprov DKI Perangi Parkir Liar, 600 Personel Gabungan Turun Tertibkan 15 Titik Prioritas
Pemprov DKI Jakarta menggelar operasi gabungan penertiban parkir liar dan jukir liar. Operasi menyasar 15 titik prioritas di lima wilayah Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 08 Juni 2026
Pemprov DKI Perangi Parkir Liar, 600 Personel Gabungan Turun Tertibkan 15 Titik Prioritas
Indonesia
Pulau Sampah Muara Angke Dibersihkan, Pramono Ungkap Penyebab Penumpukan
Pulau Sampah Muara Angke kini sudah dibersihkan. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkap penyebab penumpukan sampah.
Soffi Amira - Senin, 08 Juni 2026
Pulau Sampah Muara Angke Dibersihkan, Pramono Ungkap Penyebab Penumpukan
Indonesia
HUT ke-499 Jakarta, Gubernur Pramono Pertimbangkan Ancol dan Ragunan Gratis untuk Warga
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mempertimbangkan menggratiskan Ancol, Ragunan, museum, dan perpustakaan saat HUT ke-499 Jakarta. Transportasi umum gratis juga sedang disiapkan.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 07 Juni 2026
HUT ke-499 Jakarta, Gubernur Pramono Pertimbangkan Ancol dan Ragunan Gratis untuk Warga
Indonesia
BMKG Prediksi Kemarau 2026 Berlangsung hingga Tujuh Bulan di Sejumlah Wilayah
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 lebih kering dari normal seiring potensi El Nino. Jawa Barat diperkirakan mengalami puncak kemarau pada Agustus.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 05 Juni 2026
BMKG Prediksi Kemarau 2026 Berlangsung hingga Tujuh Bulan di Sejumlah Wilayah
Indonesia
Badan Cuaca PBB Peringatkan Dampak El Nino, Dunia Bisa Dilanda Gelombang Panas
WMO memperkirakan suhu udara pada periode Juni hingga Agustus akan berada di atas normal di hampir seluruh wilayah dunia
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Badan Cuaca PBB Peringatkan Dampak El Nino, Dunia Bisa Dilanda Gelombang Panas
Indonesia
Jalan Raya Lenteng Agung Kembali Dibuka, Perbaikan Jalan Amblas Rampung dalam 5 Hari
Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, kembali dibuka setelah sempat ditutup akibat jalan amblas. Perbaikan rampung dalam lima hari.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Jalan Raya Lenteng Agung Kembali Dibuka, Perbaikan Jalan Amblas Rampung dalam 5 Hari
Indonesia
Rano Karno Ungkap Penyebab Utama Kebakaran Jakarta, 95 Persen karena Korsleting
Sebanyak 95 persen kebakaran di Jakarta disebut dipicu korsleting listrik. Rano Karno menyoroti kebiasaan penggunaan stopkontak berlebihan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Rano Karno Ungkap Penyebab Utama Kebakaran Jakarta, 95 Persen karena Korsleting
Indonesia
CFD Rasuna Said Kembali Beroperasi Mulai 7 Juni 2026, Pemprov DKI Optimistis Lebih Baik
CFD di Jalan HR Rasuna Said akan kembali digelar mulai 7 Juni 2026. Pemprov DKI mengungkap hasil evaluasi dan sejumlah perbaikan yang telah dilakukan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 30 Mei 2026
CFD Rasuna Said Kembali Beroperasi Mulai 7 Juni 2026, Pemprov DKI Optimistis Lebih Baik
Indonesia
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Dalam beberapa tahun belakangan karena perubahan iklim, curah hujan yang terjadi cenderung tinggi dan ekstrem yaitu 150-250 mm.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Bagikan