Cuaca Tak Menentu dan Polusi Tinggi, Warga Jakarta Diminta Waspadai ISPA

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
Cuaca Tak Menentu dan Polusi Tinggi, Warga Jakarta Diminta Waspadai ISPA

Kepala Dinkes DKI Jakarta Ani Ruspitawati. (Foto: Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu dan tingginya tingkat polusi udara.

Kondisi tersebut dinilai dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama penyakit yang menyerang saluran pernapasan.

Kepala Dinkes DKI Jakarta Ani Ruspitawati mengatakan, Kamis (25/6), ISPA merupakan penyakit akibat infeksi virus atau bakteri yang dapat menyerang siapa saja, tanpa memandang usia maupun aktivitas.

Perubahan cuaca yang terjadi saat ini, ditambah paparan polusi udara yang masih cukup tinggi, dapat meningkatkan risiko masyarakat terkena ISPA. Karena itu, penting untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat dan kuat,

Kepala Dinkes DKI Jakarta, Ani Ruspitawati.

Faktor yang Meningkatkan Risiko ISPA

Ani menjelaskan, terdapat sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami ISPA.

Beberapa di antaranya adalah udara kering, perubahan suhu yang ekstrem, musim pancaroba, ventilasi ruangan yang buruk, paparan asap rokok, hingga kondisi daya tahan tubuh yang menurun.

Selain itu, lingkungan kerja yang tertutup dengan sirkulasi udara yang kurang baik juga perlu menjadi perhatian karena dapat memperbesar risiko penularan penyakit.

“Ia menyebut lingkungan kerja yang tertutup dengan sirkulasi udara kurang baik juga menjadi salah satu kondisi yang perlu diwaspadai karena dapat meningkatkan risiko penularan,” demikian penjelasan Ani.

Baca juga:

ISPA di Jakarta Tembus 1,9 Juta Kasus, Kadinkes Ingatkan Bahaya Polusi Udara dan Perlunya Masker di Masa Pancaroba

Kenali Gejala Awal ISPA

Menurut Ani, gejala ISPA umumnya diawali dengan keluhan ringan yang sering dianggap sebagai flu biasa.

Gejala tersebut meliputi batuk, pilek, bersin-bersin, sakit tenggorokan, hingga hidung tersumbat.

Selain itu, penderita juga dapat mengalami sakit kepala, demam, serta rasa lelah yang berlebihan.

Jika dibiarkan tanpa penanganan yang tepat, ISPA dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan berpotensi menimbulkan komplikasi pada kelompok rentan,

Kepala Dinkes DKI Jakarta, Ani Ruspitawati.

Dinkes DKI Jakarta meminta masyarakat tidak menunda pemeriksaan apabila mengalami gejala yang mengarah pada kondisi lebih serius.

Baca juga:

El Nino Datang ISPA Menyerang, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Sedia Masker Sebelum Sesak

Beberapa tanda yang perlu segera mendapatkan penanganan medis antara lain napas cepat atau sesak, tarikan dinding dada ke dalam saat bernapas, demam tinggi, serta gejala yang tidak membaik setelah tiga hari melakukan pengobatan mandiri.

“Segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala tersebut agar dapat memperoleh penanganan yang tepat dan mencegah kondisi menjadi lebih serius,” ucap Ani.

Langkah Pencegahan yang Dianjurkan

Untuk menekan risiko penularan ISPA, masyarakat diimbau menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam aktivitas sehari-hari.

Langkah pencegahan yang dapat dilakukan antara lain menggunakan masker saat diperlukan, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menghindari paparan asap rokok, serta mencukupi kebutuhan cairan tubuh.

Ani menegaskan bahwa pencegahan menjadi langkah paling efektif untuk melindungi diri dari penyakit saluran pernapasan.

“Pencegahan merupakan langkah terbaik. Dengan menerapkan kebiasaan hidup sehat, risiko terkena ISPA dapat diminimalkan sehingga masyarakat tetap produktif dan sehat dalam beraktivitas,” pungkasnya. (Asp)

#Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) #Dinas Kesehatan #Cuaca Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kota-Kota Ini Berpotensi Diguyur Hujan Sedang dan Angin Kencang 27-31 Juli 2026
Aktivitas pembakaran sampah atau pembukaan lahan secara sembarangan sangat melanggar imbauan keselamatan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Kota-Kota Ini Berpotensi Diguyur Hujan Sedang dan Angin Kencang 27-31 Juli 2026
Indonesia
BMKG Prediksi Langit Jakarta Dominan Cerah dan Berawan pada Jumat (24/7)
Sementara, kondisi langit cerah hingga berawan merata di seluruh wilayah administrasi DKI Jakarta sejak pagi hingga malam hari
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 Juli 2026
BMKG Prediksi Langit Jakarta Dominan Cerah dan Berawan pada Jumat (24/7)
Indonesia
Prediksi Cuaca Jakarta Selasa, 21 Juli: Pagi Cerah Berawan, Siang Hari Sebagian Wilayah Diguyur Hujan
Kondisi termal Jakarta berada pada rentang normal musim kemarau dengan variasi kelembapan memadai
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Juli 2026
Prediksi Cuaca Jakarta Selasa, 21 Juli: Pagi Cerah Berawan, Siang Hari Sebagian Wilayah Diguyur Hujan
Indonesia
Warga Jakarta Siaga Payung! BMKG Prediksi Hujan Ringan Mengguyur Wilayah Ibu Kota Malam Ini
Memasuki fase malam hari, intensitas awan hujan mengalami perluasan ke seluruh penjuru kota
Angga Yudha Pratama - Senin, 20 Juli 2026
Warga Jakarta Siaga Payung! BMKG Prediksi Hujan Ringan Mengguyur Wilayah Ibu Kota Malam Ini
Indonesia
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 8 Juli 2026, BMKG: Cerah Berawan Seharian, Suhu Capai 33 Derajat
BMKG memprakirakan cuaca di seluruh wilayah DKI Jakarta pada Rabu cerah berawan dari pagi hingga malam. Suhu udara berkisar 25-33 derajat Celsius.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 8 Juli 2026, BMKG: Cerah Berawan Seharian, Suhu Capai 33 Derajat
Indonesia
Peringatan Dini BMKG 7-10 Juli 2026: Cuaca Ekstrem Intai Belasan Provinsi, Bersiap Hadapi Hujan Lebat dan Angin Kencang
Pengendara kendaraan bermotor wajib meningkatkan konsentrasi penuh selama perjalanan. Hujan lebat disertai kilat berpotensi besar mengganggu kelancaran lalu lintas jalan raya
Angga Yudha Pratama - Selasa, 07 Juli 2026
Peringatan Dini BMKG 7-10 Juli 2026: Cuaca Ekstrem Intai Belasan Provinsi, Bersiap Hadapi Hujan Lebat dan Angin Kencang
Indonesia
Jakarta Kompak Berawan pada Kamis (2/7), Suhu Menyengat Sentuh 34 Derajat Celcius
Meskipun seluruh wilayah kompak menyandang status berawan, bentangan suhu udara antarkota menunjukkan perbedaan cukup kontras
Angga Yudha Pratama - Kamis, 02 Juli 2026
Jakarta Kompak Berawan pada Kamis (2/7), Suhu Menyengat Sentuh 34 Derajat Celcius
Indonesia
BMKG Rilis Warning Cuaca 3-6 Juli 2026: Wilayah Ini Masuk Status Siaga Hujan Lebat Ekstrem
Kondisi ini umumnya didominasi oleh fenomena hujan ringan hingga hujan lebat di berbagai pulau besar Indonesia
Angga Yudha Pratama - Kamis, 02 Juli 2026
BMKG Rilis Warning Cuaca 3-6 Juli 2026: Wilayah Ini Masuk Status Siaga Hujan Lebat Ekstrem
Indonesia
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 1 Juli 2026: Suhu Udara Tembus 34 Derajat Celcius
Lapisan awan mulai menebal, menghalangi paparan langsung sinar matahari di beberapa titik strategis penunjang aktivitas publik
Angga Yudha Pratama - Rabu, 01 Juli 2026
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 1 Juli 2026: Suhu Udara Tembus 34 Derajat Celcius
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG Selasa 30 Juni 2026: Jakarta Kompak Cerah Berawan Siang Hari, Sore Mulai Basah
Suhu udara mencapai 34 derajat Celsius berpotensi memicu rasa gerah berlebih saat melakukan mobilisasi siang hari
Angga Yudha Pratama - Selasa, 30 Juni 2026
Prakiraan Cuaca BMKG Selasa 30 Juni 2026: Jakarta Kompak Cerah Berawan Siang Hari, Sore Mulai Basah
Bagikan