Merahputih.com - Johor Darul Ta'zim (JDT) vs Chelsea di Stadium Sultan Ibrahim Larkin sejatinya digelar sebagai ajang coba-coba pemain atau taktik baru bagi kedua pelatih.
Tapi alih-alih menghibur, JDT vs Chelsea justru memicu gelombang kontroversi besar. Laga sengit yang berakhir dengan skor imbang 3-3 tersebut diwarnai dugaan permainan tidak suportif serta pelanggaran klausul kontrak pertandingan oleh pihak tuan rumah.
Baca juga:
Juara Malaysia Bikin Malu Chelsea! Johor Darul Ta'zim Imbangi Pasukan Bintang Xabi Alonso
Pertandingan persahabatan ini berlangsung hanya selang satu hari setelah kunjungan Chelsea memetik kemenangan atas AC Milan di Jakarta.
Namun, atmosfer pertandingan di Malaysia berubah menjadi memanas akibat tekel keras berbahaya pilar JDT ke sejumlah pemain The Blues.
Salah satu momen krusial memperlihatkan tekel susulan dari belakang terhadap Liam Delap serta hantaman fisik Arif Aiman ke bagian kepala Dario Essugo.
Laga Uji Coba Berubah Jadi Arena Kungfu
Pelanggaran Kesepakatan Kontrak dan Catatan Statistik

Laporan jurnalis Daily Mail, Kieran Gill, membeberkan bahwa kesepakatan awal kedua klub mewajibkan penentuan pemenang lewat adu penalti jika skor imbang hingga menit akhir.
Kendati demikian, para pemain JDT justru memilih langsung meninggalkan lapangan pertandingan sehingga prosesi adu penalti gagal terlaksana.
-
Skor Akhir Pertandingan: Johor Darul Ta'zim 3-3 Chelsea (dua gol Chelsea tercipta dari titik putih).
-
Statistik Pelanggaran: JDT mencatatkan 19 kali pelanggaran, sedangkan Chelsea melakukan 15 kali pelanggaran.
-
Pelanggaran Krusial: Tekel belakang terhadap Liam Delap dan hantaman keras Arif Aiman ke kepala Dario Essugo.
-
Bentuk Pelanggaran Kontrak: Skuad JDT meninggalkan lapangan sebelum sesi adu penalti terlaksana sesuai perjanjian tertulis.
-
Jadwal Pertandingan Selanjutnya: Chelsea dijadwalkan menghadapi Real Sociedad pada hari Sabtu, 15 Agustus, pukul 20.00 WIB.
Gelombang Kecaman Netizen di Media Sosial

Tindakan kasar serta sikap tidak profesional pilar JDT langsung memancing reaksi keras pengguna media sosial di platform Instagram resmi kedua tim.
Netizen menilai gaya bertanding klub papan atas Malaysia tersebut melenceng jauh dari kaidah olahraga sepak bola profesional.
Baca juga:
Berbagai komentar pedas netizen menghiasi kolom komentar:
-
Akun @adam.smith4*** menyuarakan kekhawatiran: "JDT dibanned aja dari laga pramusim club eropa. Bahaya mencederai pemain."
-
Akun @zaynto*** menuliskan cibiran keras: "JOHOR KUNGFU FOOTBALL CLUB."
-
Akun @malinov.*** menyampaikan pengamatan tegas: "Saya ingin menunjukkan ini, JDT tidak datang untuk pertandingan, mereka datang untuk perang."
-
Akun @jessy___wins*** memberikan perumpamaan: "Ini seperti acara smackdown."
Peristiwa ini menjadi catatan kelam penyelenggaraan laga pramusim klub Eropa di kawasan Asia Tenggara. Pihak manajemen Chelsea langsung mengalihkan fokus persiapan menuju laga uji coba berikutnya kontra Real Sociedad. (Bolaskor)