Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Semua Pengurus PKS Bali Mundur, Ribuan Kader Siap Angkat Kaki

Wisnu Cipto - Sabtu, 29 September 2018

MerahPutih.com - Seluruh pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Bali secara serentak mengundurkan diri dari kepengurusan maupun kader partai. Pengunduran diri massal kader PKS Bali itu berlaku resmi mulai Sabtu (29/9) ini.

Ketua Demisioner DPW PKS Bali Mudjiono menjelaskan aksi pengunduran diri ini dipicu kisruh yang terjadi di dalam tubuh PKS terkait mekanisme penggantian kepengurusan DPP Bali.

Menurut Mudjiono, semuanya berawal dari penggantian jajaran Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah (DPTW) PKS Provinsi Bali pada 27 September 2018 yang ditunjuk langsung dari DPP Pusat. Pelantikan pengurus baru dilaksanakan tidak dengan prosedur kepartaian, tanpa musyawarah, dan dilakukan pada detik setelah kelolosan PKS sebagai kontestan Pemilu 2019.

PKS bali
Pelantikan jajaran Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah (DPTW) Baru PKS Provinsi Bali di kantor DPP PKS Jakarta pada 27 September 2018. Foto:pks.id

Mereka telah mengeluarkan empat sikap yang menjadi alasan pengurus dan kader PKS se-Bali mengundurkan diri secara massal. Total kader PKS yang menyatakan mundur mencapai 4.600 orang. "Kader dan pengurus se-Bali berjumlah 4.600 orang. Jumlah ini yang kami ajak dan bisa digerakkan," kata Mudjiono, dilansir dari Antara, Sabtu (29/9).

Mudjiono menambahkan jumlah perolehan suara PKS Bali pada pemilu sebelumnya sebanyak 44.000 suara. Dia pun kini meminta maaf dan mempersilakan pemilih PKS di Bali untuk bebas menentukan sikap di Pemilu 2019 mendatang.

"Berpolitik adalah sarana menebar kebaikan dan berjuang untuk bangsa, negara, dan agama. Kami akan tetap berjuang menebar kebaikan bagi masyarakat Bali, tapi lewat perjuangan yang berbeda, tidak lagi di PKS," tandas dia. (*)

Baca Artikel Asli