Sambut Ramadan, 9.000 Siswa Gelar Karnaval Dugderan

Senin, 15 Juni 2015 - Widi Hatmoko

MerahPutih Nasional – Menyambut bulan suci Ramadan 1436 Hijriah, sebanyak 9.000 ribu siswa di Semarang menggelar karnaval Dugderan di di Lapangan Simpang Lima Semarang, Senin (15/6).

Para siswa yang mengikuti acara tersebut memeriahkan karnaval dugderan dengan membawa patung hewan imajiner Warak. Karnaval budaya dugderan ini akan berlangsung selama dua hari ke depan.

Selain itu, para siswa unjuk kebolehan dengan piawai memainkan drum band, menari serta memakai busana berwarna-warni yang menambah semarak karnaval dugderan.

Karnaval dugderan sudah ada sejak zaman kolonial dan kini telah menjadi tradisi Kota Semarang. Karnaval dugderan mulai digelar pada tahun 1891.

Kata dugderan sendiri berasal dari kata bedug dan der sebagai suara meriam atau petasan.

 

 

Baca Juga:

Jakarnaval Gagal Gaet Turis, Ahok Kecewa Berat

Tak Libatkan Masyarakat Jakarta, Jakarnaval akan Dievaluasi Total

10 Pasar Tradisional Ikuti Festival Jakarta Great Sale

Kemeriahan Karnaval Asia Afrika

 

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan