23 Prajurit Marinir Tertimbun Longsor di Cisarua Saat Latihan, Baru 4 Jasad Ditemukan

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - 1 jam, 54 menit lalu
23 Prajurit Marinir Tertimbun Longsor di Cisarua Saat Latihan, Baru 4 Jasad Ditemukan

Ilustrasi (dok Puspen TNI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Kabar duka menyelimuti TNI AL. Sebanyak 23 personel Marinir TNI AL menjadi korban bencana tanah longsor dahsyat di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

"Terdapat 23 anggota Marinir yang tertimbun longsor. Saat ini sudah diketemukan baru 4 personel dalam kondisi meninggal dunia dan yang lainnya belum ditemukan," ungkap Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (26/1).

Latihan Persiapan Tugas Papua Berujung Tragedi

Peristiwa memilukan ini terjadi saat para prajurit Korps Baret Ungu tersebut tengah menggelar latihan intensif di lapangan. Latihan ini sejatinya merupakan bagian dari persiapan penugasan penting untuk pengamanan wilayah perbatasan antara Indonesia dan Papua Nugini.

Baca juga:

65 Warga Cisarua Bandung Diduga Masih Tertimbun Tanah Longsor, 25 Jenazah Sudah Ditemukan

Nahas, cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang mengguyur lokasi selama dua hari berturut-turut memicu pergerakan tanah skala besar. Longsor tersebut tidak hanya menerjang area latihan TNI AL, tetapi juga menyapu satu desa di wilayah tersebut.

“Mungkin itu yang mengakibatkan terjadinya longsor, dan itu menimpa penduduk satu desa dan kebetulan ada prajurit kita yang sedang berlatih di sana,” jelas Ali.

Pengerahan Drone dan Alat Berat untuk Evakuasi

Saat ini, TNI AL bersama tim SAR gabungan dari BPBD, Basarnas, dan Polri terus berupaya memacu waktu untuk menemukan 19 prajurit yang masih hilang.

Baca juga:

DVI Polda Jabar Terima 16 Kantong Jenazah Korban Longsor Cisarua Bandung

Laksamana Ali menegaskan bahwa jajarannya telah mengirimkan dukungan penuh berupa alat berat dan teknologi drone untuk memetakan serta mempercepat proses pencarian di medan yang sulit.

Seiring dengan eskalasi bencana ini, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat telah resmi menetapkan status Tanggap Darurat Bencana. Melalui Surat Keputusan Nomor 100.3.3.2/Kep.25-BPBD/2026, status darurat ini diberlakukan mulai 24 Januari hingga 6 Februari 2026 guna memastikan penanganan dampak bencana berjalan optimal.

#Longsor #Tanah Longsor #Korban Longsor #TNI #TNI AL #Marinir #Korps Marinir
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kesulitan Akses Alat Berat, Masih Ada Puluhan Korban Tertimbun Longsor di Cisarua Bandung
Tim SAR gabungan menyebut telah mengevakuasi 29 jenazah korban longsor Cisarua dan menyerahkannya kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat.
Alwan Ridha Ramdani - 1 jam, 43 menit lalu
Kesulitan Akses Alat Berat, Masih Ada Puluhan Korban Tertimbun Longsor di Cisarua Bandung
Indonesia
23 Prajurit Marinir Tertimbun Longsor di Cisarua Saat Latihan, Baru 4 Jasad Ditemukan
TNI AL bersama tim SAR gabungan dari BPBD, Basarnas, dan Polri terus berupaya memacu waktu untuk menemukan 19 prajurit yang masih hilang
Angga Yudha Pratama - 1 jam, 54 menit lalu
23 Prajurit Marinir Tertimbun Longsor di Cisarua Saat Latihan, Baru 4 Jasad Ditemukan
Indonesia
65 Warga Cisarua Bandung Diduga Masih Tertimbun Tanah Longsor, 25 Jenazah Sudah Ditemukan
25 jenazah korban longsor telah diterima Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat di posko Puskesmas Pasirlangu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Januari 2026
65 Warga Cisarua Bandung Diduga Masih Tertimbun Tanah Longsor, 25 Jenazah Sudah Ditemukan
Indonesia
DVI Polda Jabar Terima 16 Kantong Jenazah Korban Longsor Cisarua Bandung
Pos DVI telah berhasil mencocokkan data antemortem secara manual maupun digital melalui sistem elektronik yang terintegrasi dengan data tunggal kependudukan (KTP).
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
DVI Polda Jabar Terima 16 Kantong Jenazah Korban Longsor Cisarua Bandung
Indonesia
Update Bencana Longsor Cisarua Bandung Barat: 6 Korban Tewas Berhasil Diidentifikasi
Enam korban tewas longsor Cisarua berhasil diidentifikasi. Data forensik dan informasi keluarga menjadi kunci utama dalam identitikasi tersebut.
Soffi Amira - Minggu, 25 Januari 2026
Update Bencana Longsor Cisarua Bandung Barat: 6 Korban Tewas Berhasil Diidentifikasi
Indonesia
Longsor Bandung Barat: 82 Orang Masih Dicari, Gubernur Jabar Putuskan Relokasi Warga
Tim gabungan masih mencari 82 korban longsor di Cisarua, Bandung Barat. Gubernur Jawa Barat memutuskan relokasi warga dan bantuan Rp 10 juta per KK.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Longsor Bandung Barat: 82 Orang Masih Dicari, Gubernur Jabar Putuskan Relokasi Warga
Indonesia
Hampir Semua Rumah 2 Kampung Tertimbun Longsor Cisarua: 8 Jasad Ditemukan 82 Orang Hilang
Longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, terjadi pada Sabtu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.
Wisnu Cipto - Sabtu, 24 Januari 2026
Hampir Semua Rumah 2 Kampung Tertimbun Longsor Cisarua: 8 Jasad Ditemukan 82 Orang Hilang
Indonesia
SETARA Institute Kritik Rencana Libatkan TNI dalam Penanggulangan Terorisme
Rencana pelibatan TNI dalam penanggulangan terorisme tuai kritik. SETARA Institute menilai kebijakan tersebut bertentangan dengan supremasi sipil dan sistem peradilan pidana.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Januari 2026
SETARA Institute Kritik Rencana Libatkan TNI dalam Penanggulangan Terorisme
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : TNI Kini Bisa Audit Penggunaan Dana Desa karena Sering Digunakan Kades untuk Memperkaya Diri
Diketahui, video merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,9 persen.
Dwi Astarini - Minggu, 18 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : TNI Kini Bisa Audit Penggunaan Dana Desa karena Sering Digunakan Kades untuk Memperkaya Diri
Indonesia
Total Kerusakan dan Kerugian Bencana Alam di Sumbar Capai Rp 33,5 Triliun
Kerusakan dan kerugian paling besar dialami Kabupaten Agam dengan total Rp 10,49 triliun, disusul Kabupaten Padang Pariaman Rp 5,48 triliun, dan Kota Padang sebesar Rp 4,88 triliun.
Frengky Aruan - Jumat, 16 Januari 2026
Total Kerusakan dan Kerugian Bencana Alam di Sumbar Capai Rp 33,5 Triliun
Bagikan