TNI-AL Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Narkoba, DPR Tuntut Perketat Pengawasan Jalur Laut

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
TNI-AL Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Narkoba, DPR Tuntut Perketat Pengawasan Jalur Laut

Ilustrasi.(foto: Pixabay/pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - ANGGOTA Komisi I DPR RI Oleh Soleh mengapresiasi keberhasilan TNI Angkatan Laut (TNI-AL) yang menggagalkan penyelundupan narkoba jenis ketamin seberat 1,3 ton di Kapal MV King Sun melalui perairan Tanjung Berakit, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Kamis (6/8).


Oleh Soleh menilai keberhasilan tersebut menunjukkan pentingnya pengawasan dan patroli secara konsisten di wilayah perairan Indonesia. Terlebih, apabila dihitung dengan asumsi harga ketamin mencapai Rp 2 juta per gram, barang bukti yang disita diperkirakan memiliki nilai ekonomis sekitar Rp 2,6 triliun.


“Ini jumlah yang sangat besar. Keberhasilan TNI-AL menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin patut diapresiasi. Bayangkan jika barang ini berhasil masuk dan beredar di masyarakat, dampaknya akan sangat berbahaya,” kata Oleh Soleh, Senin (10/8).


Menurutnya, jalur laut masih menjadi salah satu pintu masuk yang rawan dimanfaatkan jaringan narkoba untuk memasukkan barang terlarang ke Indonesia. Kondisi geografis Indonesia yang memiliki wilayah perairan sangat luas serta banyaknya jalur tikus menjadi tantangan tersendiri dalam pemberantasan penyelundupan narkoba.

Baca juga:

Bareskrim Bongkar Sarang Narkoba Klub Malam HH Club Planet 3.0 Batam, 32 Orang Diciduk





Oleh karena itu, Oleh Soleh meminta TNI-AL terus meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah perairan, khususnya kawasan yang selama ini rawan dijadikan jalur penyelundupan.



Patroli harus terus dilakukan dan semakin diperkuat. Selama ini jalur laut sering dijadikan pintu masuk peredaran narkoba. Banyak jalur tikus yang bisa dimanfaatkan untuk menyelundupkan narkoba ke Indonesia.


 Oleh Soleh, anggota Komisi I DPR RI


Oleh Soleh juga meminta aparat tidak ragu menindak tegas para pelaku penyelundupan narkoba. Menurutnya, jaringan narkoba biasanya memiliki struktur yang kuat dan berpotensi melibatkan pihak-pihak yang berupaya melindungi atau menjadi beking.


“TNI harus tegas menindak. Jangan takut dengan siapa pun yang menjadi beking jaringan narkoba. Negara tidak boleh kalah dengan jaringan narkoba,” tegasnya.


Ia menambahkan pemberantasan narkoba tidak bisa dilakukan satu institusi saja. Diperlukan koordinasi dan kerja sama yang semakin kuat antara TNI, Polri, dan Badan Narkotika Nasional (BNN), mulai dari pengawasan pintu masuk, penindakan, pengungkapan jaringan, hingga pemutusan jalur distribusinya.


Oleh Soleh berharap keberhasilan TNI-AL menggagalkan penyelundupan ketamin tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sistem pengawasan perbatasan dan wilayah perairan Indonesia.


“Jangan sampai Indonesia menjadi pasar bagi narkoba internasional. Pengawasan di laut harus diperketat, jalur-jalur tikus harus dipetakan, dan setiap upaya penyelundupan harus ditindak tegas,” pungkasnya.(Pon)

Baca juga:

Sahroni Ungkap Kopilot Malaysia Airlines Diduga Bagian dari Sindikat Narkoba Profesional

#Narkoba #TNI AL #Penyelundupan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Amerika Serikat selaku produsen baru memenuhi pengadaan gelombang pertama yakni sebanyak 35 unit kendaraan tempur.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Indonesia
Alasan Indonesia Legowo Mary Jane Veloso Dapat Pengampunan Mutlak dari Filipina
Kasus Mary Jane Veloso akhirnya menemui titik terang setelah Presiden Filipina memberikan pengampunan mutlak. Simak alasan Pemerintah RI menghormati keputusan ini dan kesepakatan di baliknya!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Alasan Indonesia Legowo Mary Jane Veloso Dapat Pengampunan Mutlak dari Filipina
Indonesia
Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 28,3 Kg Sabu Jaringan Internasional di Bengkalis
Bareskrim Polri menggagalkan penyelundupan 28,3 kilogram sabu jaringan internasional di Bengkalis, Riau. Dua kurir ditangkap dan dua pengendali diburu.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 28,3 Kg Sabu Jaringan Internasional di Bengkalis
Indonesia
Penyelundupan 3 Ton Sianida Asal Filipina Diedarkan Buat Tambang Ilegal
Pola penyelundupan sianida yang sebelumnya ditemukan di wilayah Gorontalo serta karakteristik penggunaannya dalam aktivitas pertambangan emas ilegal.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Penyelundupan 3 Ton Sianida Asal Filipina Diedarkan Buat Tambang Ilegal
Indonesia
Ini Dia Calon Komandan Kapal Induk Pertama Indonesia, Telah Belajar Selama 2 Bulan
Sebanyak 400 personel TNI Angkatan Laut disiapkan menjadi awak KRI Sriwijaya setelah kapal induk Giuseppe Garibaldi diserahterimakan dari Italia kepada Indonesia
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
Ini Dia Calon Komandan Kapal Induk Pertama Indonesia, Telah Belajar Selama 2 Bulan
Berita Foto
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 bersandar di Dermaga 107 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (18/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 18 September 2026
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta
Indonesia
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Tanjung Priok Jakarta Utara, Dikawal 2 Kapal TNI-AL
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi berangkat dari Italia sejak Senin (24/8). Selama perjalanan itu, Garibaldi dikawal kapal perang dari Angkatan Laut Italia.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Tanjung Priok Jakarta Utara, Dikawal 2 Kapal TNI-AL
Indonesia
Megah dan Khidmat, Intip Formasi Militer Kapal Induk Giuseppe Garibaldi di Perairan Bangka
Indonesia resmi punya kapal induk pertama! ITS Giuseppe Garibaldi buatan Fincantieri Italia memasuki ALKI I dikawal KRI Brawijaya dan Prabu Siliwangi.
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Megah dan Khidmat, Intip Formasi Militer Kapal Induk Giuseppe Garibaldi di Perairan Bangka
Indonesia
KRI Sriwijaya Kapal Induk Pertama Indonesia Punya 310 Awak, Saat Ini Lagi Digembleng
KRI Sriwijaya (eks Giuseppe Garibaldi) resmi masuk perairan NKRI via ALKI I. Kapal induk pertama Indonesia ini akan bersandar di Tanjung Priok, dengan 310 awak tengah digembleng TNI AL.
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
KRI Sriwijaya Kapal Induk Pertama Indonesia Punya 310 Awak, Saat Ini Lagi Digembleng
Indonesia
Tidak Jadi Gajah Mada, Kapal Induk Pertama Indonesia Diberi Nama KRI Sriwijaya
TNI AL memastikan kapal induk pertama milik Indonesia diberi nama KRI Sriwijaya setelah sebelumnya sempat diberi nama KRI Gajah Mada.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Tidak Jadi Gajah Mada, Kapal Induk Pertama Indonesia Diberi Nama KRI Sriwijaya
Bagikan