MerahPutih.com - Kapal Giuseppe Garibaldi saat ini masih berbendera Italia dan dikomandani Kapten Marco Guerriero. Kapal tersebut dijadwalkan diserahterimakan kepada Pemerintah Indonesia pada 24 September 2026.
Pada saat yang sama dilakukan pergantian bendera dari Italia menjadi Indonesia dan kapal resmi berganti nama menjadi KRI Sriwijaya.
Sebanyak 400 personel TNI Angkatan Laut disiapkan menjadi awak KRI Sriwijaya setelah kapal induk Giuseppe Garibaldi diserahterimakan dari Italia kepada Indonesia pada 24 September 2026.
Calon Komandan KRI Sriwijaya Kolonel Laut (P) Fuad Hasan mengatakan jumlah tersebut terdiri atas 100 personel yang telah berada di kapal dan 300 personel tambahan yang telah menjalani pelatihan.
Baca juga:
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta
"Ada 300 orang personel TNI AL ini akan bergabung setelah peresmian," kata Fuad saat ditemui di depan kapal induk Giuseppe Garibaldi yang bersandar di Dermaga 107 Pelabuhan Tanjung Priok.
Sebanyak 300 personel tersebut sebelumnya mengikuti pelatihan secara bertahap di Komando Latihan Koarmada I, Jakarta. Dalam pelatihan itu, mereka menerima sejumlah materi mulai dari teori pengoperasian kapal induk hingga tata cara dan prosedur selama bertugas di kapal.
Setelah proses serah terima, 300 personel tersebut akan bergabung dengan 100 personel TNI AL yang telah lebih dahulu berada di Giuseppe Garibaldi dan mengikuti pendidikan pengoperasian kapal.
"Jadi, kru total kami adalah 400 orang dan di dalamnya kami nanti ada prajurit wanita, ada Kowal juga," kata Fuad.
Sebanyak 100 personel TNI AL tersebut sebelumnya bersama sekitar 300 personel Angkatan Laut Italia mengawaki Giuseppe Garibaldi dalam pelayaran dari Italia menuju Indonesia.
Fuad dan personel TNI AL tersebut sebelumnya menjalani pelatihan di Koarmada II, Surabaya, selama sekitar satu bulan, kemudian mengikuti familiarisasi di Pangkalan Angkatan Laut Italia di Taranto selama sekitar satu bulan.
Pengawakan bersama personel Angkatan Laut Italia selama pelayaran juga menjadi bagian dari proses pembelajaran bagi personel TNI AL dalam mengoperasikan kapal tersebut.