Merahputih.com - Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 bersandar di Dermaga 107 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (18/9/2026).
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 merupakan kapal induk milik Angkatan Laut Italia yang memiliki karakteristik unik karena mewarisi sejumlah kemampuan dari kapal penjelajah. Karakter tersebut membuat kapal ini memiliki sistem pertahanan diri yang relatif lengkap, tidak hanya mengandalkan kapal pengawal untuk menghadapi berbagai ancaman.
Untuk pertahanan udara, kapal ini dilengkapi dua peluncur rudal delapan sel Selenia Albatros yang secara keseluruhan dapat membawa hingga 48 rudal Aspide. Sistem tersebut dirancang untuk menghadapi ancaman udara pada jarak menengah.
Pada kemampuan pertahanan terhadap kapal permukaan, Giuseppe Garibaldi sebelumnya dibekali delapan peluncur rudal antikapal OTOMAT MK-2 yang ditempatkan di bagian buritan. Namun, persenjataan tersebut kemudian dilepas pada 2003 untuk memberikan ruang lebih luas pada geladak penerbangan.
Untuk menghadapi ancaman yang berhasil menembus pertahanan udara utama, kapal ini memiliki tiga sistem meriam ganda Breda 40/70 yang terintegrasi dengan sistem pertahanan Dardo. Sistem pertahanan titik tersebut digunakan untuk menghadapi sasaran udara, termasuk rudal, dengan jangkauan tembak hingga sekitar 4 kilometer.
Sementara itu, untuk kemampuan peperangan antikapal selam, Giuseppe Garibaldi dilengkapi dua peluncur torpedo tiga laras ILAS-3 berkaliber 324 milimeter yang dapat menggunakan torpedo ringan seperti Mk 46 maupun A-244.
Di luar kemampuan militernya, ITS Giuseppe Garibaldi-551 juga akan berfungsi dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya dalam penanganan bencana dan misi bantuan kemanusiaan. Kehadiran kapal tersebut menjadi bagian dari kerja sama dan hubungan pertahanan antara Indonesia dan Italia, sekaligus memperlihatkan upaya TNI Angkatan Laut dalam memperkuat dan memodernisasi Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT).
Kedatangan Giuseppe Garibaldi-551 juga menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama maritim serta menunjukkan komitmen Indonesia dalam meningkatkan kemampuan pertahanan dan pengamanan wilayah laut nasional. (Foto: MP/Didik Setiawan).