Sambut Ramadan, 9.000 Siswa Gelar Karnaval Dugderan
ejumlah anak membawa patung hewan imajiner Warak saat mengikuti Karnaval Budaya Dugderan. (Antara)
MerahPutih Nasional – Menyambut bulan suci Ramadan 1436 Hijriah, sebanyak 9.000 ribu siswa di Semarang menggelar karnaval Dugderan di di Lapangan Simpang Lima Semarang, Senin (15/6).
Para siswa yang mengikuti acara tersebut memeriahkan karnaval dugderan dengan membawa patung hewan imajiner Warak. Karnaval budaya dugderan ini akan berlangsung selama dua hari ke depan.

Selain itu, para siswa unjuk kebolehan dengan piawai memainkan drum band, menari serta memakai busana berwarna-warni yang menambah semarak karnaval dugderan.
Karnaval dugderan sudah ada sejak zaman kolonial dan kini telah menjadi tradisi Kota Semarang. Karnaval dugderan mulai digelar pada tahun 1891.
Kata dugderan sendiri berasal dari kata bedug dan der sebagai suara meriam atau petasan.
Baca Juga:
Jakarnaval Gagal Gaet Turis, Ahok Kecewa Berat
Tak Libatkan Masyarakat Jakarta, Jakarnaval akan Dievaluasi Total
10 Pasar Tradisional Ikuti Festival Jakarta Great Sale
Kemeriahan Karnaval Asia Afrika
Bagikan
Widi Hatmoko
Berita Terkait
Pendaki Bukit Mongkrang Belum Ditemukan, Pencarian Diperluas Sampai Magetan
Bupati Pati Kena OTT KPK, Pemprov Jateng Pastikan Pelayanan tak Terganggu
Pendaki Hilang Gunung Lawu, Pencarian Terhambat Cuaca
Penghiliran dan Ketahanan Energi Perlu Meminimalisasi Dampak Sosial
Upah Minimum Jateng Ditetapkan Rp2.327.386 Hanya Naik Rp 158.037
UMP Jawa Tengah 2026 Naik Jadi Rp 2,32 Juta, UMK 35 Daerah Sudah Ditetapkan
Polres Wonogiri Bongkar Makam Santri, Diduga Korban Bullying Senior di Ponpes
Ada Penambangan di Gunung Slamet. Pemprov Ajukan Jadi Kawasan Taman Nasional
Bengkel Motor Satu Lantai di Solo Terbakar, Warga Geger
Belasan ASN Solo Terjaring Razia Kendaraan di Balai Kota, Telat Bayar Pajak