MerahPutih.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah, mengusulkan rekrutmen sebanyak 1.500 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) ke Badan Kepegawaian Negara (BKN). Namun demikian, usulan tersebut sejauh ini belum mendapatkan tanggapan dari BKN.
"Kami sudah mengajukan secara resmi usulan rekrutmen 1.500 formasi CPNS ke BKN pada 2021," ujar Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Solo, Nur Haryani, Rabu (30/9).
Nur mengakui Pemkot Solo kekurangan banyak pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) akibat pensiun setiap tahunnya. Ia mencontohkan pada 2020, ada sekitar 400 orang ASN yang pensiun.
Baca Juga
Hasil Penelitian UNIPA Ungkap Manfaat Ekstrak Tailing PTFI Tingkatkan Produksi Pangan Lokal
"Pada tahun lalu kami mendapatkan jatah sebanyak 407 orang ASN. Jumlah ASN di Pemkot Solo sekarang tinggal sebayak 5.800 orang," katanya.
Kekurangan ratusan ASN tersebut, kata dia, untuk saat ini ditutup dengan merekrut Tenaga Kerja Perjanjian Kontrak (TKPK). Ia menjelaskan 1.500 formasi CPNS yang diajukan ke BKN pada 2021 ini paling banyak akan ditempatkan ke Dinas Kesehatan Kota (DKK) dan Dinas Pendidikan (Disdik).
"Kami sebenarnya juga memberikan peluang bagi ASN dari luar daerah melakukan mutasi tugas di Solo untuk menutupi kekurangan. Namun, syaratnya tidak mudah," kata dia.
Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, mengatakan khusus ASN dari luar daerah melakukan mutasi tugas di Solo yang saat ini jadi prioritas adalah tenaga kesehatan. Pemkot Solo saat ini sedang membutuhkan banyak tenaga kesehatan dalam menangani COVID-19.
Baca Juga
"Kalau ada ASN tenaga kesehatan luar kota mau pindah Solo saya utamakan untuk diterima karena kondisinya sedang membutuhkan," tadasnya. (Ismail/Jawa Tengah)