Prabowo: Gaji Guru dan ASN Kecil karena Kekayaan RI Banyak Mengalir ke Luar Negeri

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 20 Mei 2026
Prabowo: Gaji Guru dan ASN Kecil karena Kekayaan RI Banyak Mengalir ke Luar Negeri

Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto tentang KEM PPKF RAPBN 2027

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto menyinggung persoalan kesejahteraan guru dan aparatur sipil negara (ASN) saat menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-19 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5).

Dalam pemaparannya, Prabowo menampilkan data mengenai neraca ekonomi Indonesia selama 22 tahun terakhir yang menunjukkan besarnya aliran dana keluar dari dalam negeri.

Paparan Data Arus Dana Keluar

Prabowo menjelaskan total keuntungan dagang Indonesia dalam 22 tahun terakhir mencapai USD 436 miliar.

Namun, menurut dia, arus dana yang keluar dari Indonesia mencapai USD 343 miliar sehingga terjadi kondisi yang disebut sebagai net outflow.

Yang terjadi adalah keuntungan kita yang selama 22 tahun adalah 436 miliar dolar, yang keluar adalah 343 miliar dolar,

jelas Prabowo.

Menurutnya, jika dihitung secara keseluruhan, Indonesia hanya menyisakan sekitar USD 93 miliar dari total keuntungan tersebut.

Baca juga:

Prabowo Bakal Paksa Jurang Pemisah Si Kaya dan Si Miskin Menyempit, Targetkan Indeks Kesejahteraan Meroket Tinggi

Prabowo menilai kondisi tersebut berdampak langsung terhadap kemampuan negara dalam membiayai berbagai sektor, termasuk kesejahteraan guru, ASN, dan aparat penegak hukum.

Ini sebabnya gaji-gaji guru kecil, gaji-gaji aparat penegak hukum kecil, gaji-gaji ASN kecil, ini yang selalu anggaran tidak cukup, anggaran tidak kuat, dan sebagainya,

ungkapnya.

Ia menegaskan Indonesia sebenarnya memiliki kekayaan besar dan seharusnya tidak mengalami persoalan ekonomi apabila pengelolaan sumber daya berjalan optimal.

Soroti Praktik Export Under-Invoicing

Prabowo juga menyinggung praktik export under-invoicing yang disebut telah berlangsung selama puluhan tahun.

Menurut dia, jika ditarik sejak 1991 atau sekitar 34 tahun terakhir, praktik tersebut menyebabkan potensi kerugian besar bagi negara.

Baca juga:

Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto tentang KEM PPKF RAPBN 2027

Export under-invoicing merupakan praktik penipuan atau fraud dengan cara tidak melaporkan nilai transaksi ekspor secara jujur.

Itu adalah penipuan di atas kertas, ada lagi penyeludupan,

ujarnya.

Melihat kondisi tersebut, Prabowo menegaskan pemerintah harus berani menyampaikan kondisi sebenarnya kepada publik.

Ia juga memastikan akan melakukan pembenahan terhadap lembaga-lembaga pemerintah secara menyeluruh agar tata kelola ekonomi nasional menjadi lebih baik.

Kita harus perbaiki lembaga-lembaga pemerintah kita,

tandasnya.

(Knu)

#Gaji Guru #Presiden Prabowo Subianto #Ekonomi #Aparatur Sipil Negara (ASN)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bakom Tegaskan tak Ada Niat Menempatkan BI di Bawah Pemerintah
Independensi tidak boleh mengorbankan koordinasi antarlembaga.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Bakom Tegaskan tak Ada Niat Menempatkan BI di Bawah Pemerintah
Indonesia
Ekonom Minta Pemerintah tak Intervensi BI, Indonesia Kembali ke Masa Purba
BI merupakan bank sentral yang wewenangnya bebas dari campur tangan pemerintah atau pihak lain.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Ekonom Minta Pemerintah tak Intervensi BI, Indonesia Kembali ke Masa Purba
Indonesia
Guru PPPK Dapat Jalur Pengembangan Karier, PPPK Penuh Waktu Bisa Ikut CPNS 2027
Pemerintah memberi peluang guru PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu. PPPK penuh waktu juga bisa mengikuti seleksi CPNS yang dibuka awal 2027.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 20 Agustus 2026
Guru PPPK Dapat Jalur Pengembangan Karier, PPPK Penuh Waktu Bisa Ikut CPNS 2027
Indonesia
Angkat Guru PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Menkeu Janji Anggaran Gaji Tersedia
Kebijakan pengalihan status PPPK itu merupakan kesepakatan dalam rapat antara jajaran pemerintah dengan DPR RI.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 19 Agustus 2026
Angkat Guru PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Menkeu Janji Anggaran Gaji Tersedia
Indonesia
Prabowo Akan Terbang ke Flores NTT, Tinjau Korban Gempa
Presiden Prabowo Subianto direncanakan mengunjungi lokasi gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur.
Yusuf Abdillah - Rabu, 19 Agustus 2026
Prabowo Akan Terbang ke Flores NTT, Tinjau Korban Gempa
Indonesia
Posisi Utang Luar Negeri Indonesia Naik Lagi, Tembus Rp 8,09 Kuadriliun di Triwulan II-2026
BI melaporkan ULN Indonesia triwulan II-2026 naik 4,4% yoy menjadi USD 453,4 miliar dengan rasio ULN terhadap PDB 30,6%.
Wisnu Cipto - Selasa, 18 Agustus 2026
Posisi Utang Luar Negeri Indonesia Naik Lagi, Tembus Rp 8,09 Kuadriliun di Triwulan II-2026
Lifestyle
6 Jurusan Kuliah dengan Lulusan Paling Banyak Menganggur, Manajemen Teratas
BPS mencatat 1,03 juta pengangguran terdidik per Mei 2026. Simak 6 jurusan kuliah dengan lulusan paling banyak menganggur dan penyebabnya.
ImanK - Senin, 17 Agustus 2026
6 Jurusan Kuliah dengan Lulusan Paling Banyak Menganggur, Manajemen Teratas
Indonesia
Prabowo Ajak Doakan Pahlawan dan Korban Bencana NTT saat Upacara HUT ke-81 RI
Prabowo mengajak peserta upacara HUT ke-81 RI mendoakan para pahlawan dan warga terdampak bencana di Sumatera, NTT, dan wilayah lainnya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 17 Agustus 2026
Prabowo Ajak Doakan Pahlawan dan Korban Bencana NTT saat Upacara HUT ke-81 RI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Cetak Uang Baru untuk Dukung Asta Cita Prabowo
BI memastikan tidak ada pencetakan uang baru untuk mendanai program-program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cita.
Frengky Aruan - Sabtu, 15 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Cetak Uang Baru untuk Dukung Asta Cita Prabowo
Indonesia
Prabowo Siapkan Pusat Finansial Internasional di Jakarta dan Bali, Transaksi Kekayaan Indonesia Ditargetkan Berlangsung di Dalam Negeri
Prabowo mengumumkan lokasi awal Indonesia Financial Center atau PFII di Jakarta dan Bali. PFII akan menjadi pusat keuangan dan investasi berstandar dunia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Siapkan Pusat Finansial Internasional di Jakarta dan Bali, Transaksi Kekayaan Indonesia Ditargetkan Berlangsung di Dalam Negeri
Bagikan