Presiden Belarus Tawarkan Transfer Teknologi dan Modernisasi Pertanian untuk Perkuat Ketahanan Pangan Indonesia

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 02 Juli 2026
Presiden Belarus Tawarkan Transfer Teknologi dan Modernisasi Pertanian untuk Perkuat Ketahanan Pangan Indonesia

- Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Belarus Alexander Lukashenko. (Foto: Setpres)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Belarus Alexander Lukashenko menegaskan komitmen negaranya untuk mendukung penguatan ketahanan pangan Indonesia melalui transfer teknologi, mekanisasi pertanian, hingga pengembangan industri.

Komitmen tersebut disampaikan Lukashenko dalam pernyataan pers bersama Presiden Prabowo Subianto usai pertemuan bilateral di Istana Negara, Kamis (2/7).

Menurut Lukashenko, ketahanan pangan menjadi salah satu prioritas utama dalam kemitraan Belarus dan Indonesia. Ia menilai Belarus memiliki pengalaman, teknologi, serta kapasitas industri yang dapat mendukung agenda pembangunan Indonesia di sektor pertanian.

"Saya yakin penguatan ketahanan pangan akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia, dan Belarus siap membantu mewujudkannya," ujar Presiden Lukashenko.

Baca juga:

Presiden Prabowo Sambut Presiden Belarus Alexandr Lukashenko di Istana Merdeka

Siap transfer teknologi dan modernisasi pertanian

Lukashenko menegaskan Belarus siap berkontribusi meningkatkan produktivitas sektor pangan Indonesia melalui berbagai solusi yang telah dikembangkan selama bertahun-tahun.

Kami siap berkontribusi untuk meningkatkan produksi pangan Indonesia melalui transfer teknologi, mekanisasi pertanian, serta berbagai solusi yang telah kami kembangkan,

Presiden Belarus ,Alexander Lukashenko.

Ia menjelaskan Belarus memiliki keunggulan dalam bidang pertanian modern, teknologi industri, traktor, kendaraan, peralatan, hingga berbagai inovasi lain yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung modernisasi sektor pertanian Indonesia.

Tak hanya perdagangan, tetapi juga peningkatan kapasitas SDM

Menurut Lukashenko, kerja sama yang ditawarkan Belarus tidak semata berorientasi pada perdagangan, tetapi juga mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta pembangunan industri nasional.

"Kami tidak hanya siap memasok teknologi, tetapi juga berbagi pengetahuan, melatih tenaga kerja Indonesia, dan membantu pengembangan industri di Indonesia sehingga masyarakat Indonesia memperoleh manfaat langsung," katanya.

Selain mendukung modernisasi pertanian, Belarus juga menyatakan kesiapan memenuhi kebutuhan Indonesia terhadap berbagai komoditas pangan, termasuk produk susu, daging, dan produk pangan lainnya.

Baca juga:

Prabowo dan Presiden Belarus Luncurkan Peta Jalan Kerja Sama 2026–2030, Fokus Pangan hingga Pertahanan

Di sektor industri, Lukashenko mengatakan Belarus terbuka untuk mengembangkan berbagai proyek strategis bersama Indonesia, termasuk melalui pembentukan perusahaan patungan dengan tingkat kandungan lokal di dalam negeri.

"Kami terbuka untuk mengembangkan proyek bersama, bukan hanya melalui perdagangan biasa, tetapi juga melalui pembangunan perusahaan patungan dengan tingkat kandungan lokal di Indonesia," ujarnya.

Ia menekankan bahwa kemitraan kedua negara diarahkan untuk menciptakan kerja sama jangka panjang yang berbasis pada penguasaan teknologi, bukan sekadar peningkatan nilai perdagangan.

"Setelah kunjungan ini, perdagangan antara kedua negara akan semakin berkembang. Namun, yang paling penting bukan sekadar perdagangan, melainkan alih teknologi," tuturnya.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari implementasi peta jalan kerja sama Belarus–Indonesia hingga 2030. Melalui kolaborasi di bidang ketahanan pangan, industri, dan teknologi, kedua negara berharap dapat menghadirkan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia maupun Belarus. (Pon)

#Belarus #Kerjasama Antarnegara #Presiden Prabowo Subianto #Hubungan Bilateral
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Belarus Tawarkan Transfer Teknologi dan Modernisasi Pertanian untuk Perkuat Ketahanan Pangan Indonesia
Presiden Belarus Alexander Lukashenko menegaskan komitmen mendukung ketahanan pangan Indonesia melalui transfer teknologi, mekanisasi pertanian, pengembangan industri, dan peningkatan SDM.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 Juli 2026
Presiden Belarus Tawarkan Transfer Teknologi dan Modernisasi Pertanian untuk Perkuat Ketahanan Pangan Indonesia
Indonesia
Prabowo dan Presiden Belarus Luncurkan Peta Jalan Kerja Sama 2026–2030, Fokus Pangan hingga Pertahanan
Prabowo Subianto dan Presiden Belarus Alexander Lukashenko meluncurkan Peta Jalan Kerja Sama Indonesia–Belarus 2026–2030 yang mencakup pangan, perdagangan, industri, hingga pertahanan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 Juli 2026
Prabowo dan Presiden Belarus Luncurkan Peta Jalan Kerja Sama 2026–2030, Fokus Pangan hingga Pertahanan
Indonesia
Aleksandr Lukashenko Jadi Presiden Pertama yang Menginap di Istana Negara, ini Penjelasan Menlu Sugiono
Presiden Belarus, Aleksandr Lukashenko, jadi pemimpin pertama yang menginap di Istana Negara, Jakarta.
Soffi Amira - Kamis, 02 Juli 2026
Aleksandr Lukashenko Jadi Presiden Pertama yang Menginap di Istana Negara, ini Penjelasan Menlu Sugiono
Indonesia
Presiden Prabowo Sambut Presiden Belarus Alexandr Lukashenko di Istana Merdeka
Presiden Lukashenko dikawal 17 motoris dan 80 pasukan berkuda Batalyon Kavaleri Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Presiden Prabowo Sambut Presiden Belarus Alexandr Lukashenko di Istana Merdeka
Indonesia
Pengamat: Pola Komunikasi Pemerintahan Prabowo Kini Makin Terpusat di Lingkaran Inti Presiden
Direktur Eksekutif Citra Institute Yusak Farchan menilai pola komunikasi pemerintahan Prabowo semakin terpusat pada figur-figur di lingkaran inti Presiden.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Pengamat: Pola Komunikasi Pemerintahan Prabowo Kini Makin Terpusat di Lingkaran Inti Presiden
Indonesia
Presiden Belarus Alexander Lukashenko Tiba di Jakarta, Bertemu Prabowo Besok
Presiden Belarus Alexander Lukashenko tiba di Jakarta dan dijadwalkan bertemu Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Belarus.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Presiden Belarus Alexander Lukashenko Tiba di Jakarta, Bertemu Prabowo Besok
Indonesia
Prabowo akan Terima Kunjungan Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko, Bahas Penguatan Kerja Sama Bilateral
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menerima kunjungan kenegaraan Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko pada 2 Juli 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Juni 2026
Prabowo akan Terima Kunjungan Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko, Bahas Penguatan Kerja Sama Bilateral
Indonesia
Prabowo Siap Serap Aspirasi Anak Desa Lewat TikTok, Janji Segera Ditindaklanjuti
Prabowo menekankan bahwa keterbukaan tersebut mencerminkan sikap pemerintah dalam menghadapi setiap persoalan secara terbuka
Angga Yudha Pratama - Minggu, 28 Juni 2026
Prabowo Siap Serap Aspirasi Anak Desa Lewat TikTok, Janji Segera Ditindaklanjuti
Indonesia
B50 Siap Meluncur Juli 2026, Indonesia Ditargetkan Tak Lagi Impor Solar
Presiden Prabowo Subianto mengumumkan peluncuran Biodiesel B50 pada Juli 2026. Kebijakan ini ditargetkan mengakhiri impor solar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 24 Juni 2026
B50 Siap Meluncur Juli 2026, Indonesia Ditargetkan Tak Lagi Impor Solar
Indonesia
Prabowo Klaim Kenal Dalang Pendana Aksi Demo, Singgung Oknum Korup di Pemerintahan
Presiden Prabowo Subianto mengaku mengetahui pihak yang diduga membiayai aksi demonstrasi di sejumlah daerah.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 24 Juni 2026
Prabowo Klaim Kenal Dalang Pendana Aksi Demo, Singgung Oknum Korup di Pemerintahan
Bagikan