Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

DKI Sumbang Angka Tertinggi Pasien COVID-19 Selasa (18/1)

Angga Yudha Pratama - Selasa, 18 Januari 2022

Merahputih.com - Kasus COVID-19 di Indonesia kembali 'meledak'. Kementerian Kesehatan mencatat, 1.362 kasus baru COVID-19 pada Selasa (18/1). Sehingga, total kasus menjadi 4.273.783.

DKI menyumbang jumlah kasus terbanyak dengan total 670 kasus. Disusul oleh Jawa Barat total 292 kasus, dan Banten dengan total 203 kasus.

Lalu, pasien sembuh bertambah 564 menjadi 4.120.036. Kemudian, pasien meninggal bertambah sembilan menjadi 144.183.

Baca Juga:

Anies Sebut Kasus COVID-19 di Jakarta Relatif Terkendali

Tercatat sebanyak 278.927 spesimen diperiksa hari ini di seluruh Indonesia, sedangkan jumlah suspek sebanyak 5.132.

Berikut sebaran penambahan Corona di Indonesia, Selasa (18/1):

DKI Jakarta: 670 kasus

Jawa Barat: 292 kasus

Banten: 203 kasus

Jawa Timur: 44 kasus

Bali: 23 kasus

Jawa Tengah: 17 kasus

Kalimantan Barat: 14 kasus

Kalimantan Timur: 14 kasus

Kalimantan Utara: 11 kasus

Sumatera Utara: 9 kasus

Kepulauan Riau: 8 kasus

Nusa Tenggara Timur: 8 kasus

Sulawesi Tengah: 8 kasus

Sumatera Selatan: 7 kasus

Nusa Tenggara Barat: 6 kasus

Sulawesi Selatan: 5 kasus

Baca Juga:

Akal-akalan Orang Negeri Aing Enggan Vaksin COVID-19

Papua: 5 kasus

Maluku: 4 kasus

DI Yogyakarta: 3 kasus

Sumatera Barat: 2 kasus

Sulawesi Utara: 2 kasus

Jambi: 1 kasus

Baca Juga

Di Dies Natalis Unpar, Jokowi Tegaskan Fokus Pada 3 Transformasi Ekonomi

Lampung: 1 kasus

Bangka Belitung: 1 kasus

Kalimantan Tengah: 1 kasus

Kalimantan Selatan: 1 kasus

Maluku Utara: 1 kasus

Papua Barat: 1 kasus

Presiden Joko Widodo sebelumnya meminta masyarakat mengurangi kegiatan di pusat keramaian, tidak pergi ke luar negeri hingga melakukan kerja dari rumah atau work from home (WFH).

"Jika Bapak, Ibu, dan Saudara-saudara sekalian jika tidak memiliki keperluan mendesak sebaiknya mengurangi kegiatan di pusat-pusat keramaian," kata dia.

Bagi yang bisa bekerja dari rumah, work from home agar melakukan kerja dari rumah.

"Saya juga meminta untuk tidak bepergian ke luar negeri jika tidak ada urusan yang penting dan mendesak," tegas Jokowi.

Kepala Negara juga mengingatkan masyarakat untuk terus disiplin memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Selain itu, hal penting lainnya di masa pandemi adalah vaksinasi COVID-19. Dia meminta masyarakat segera mendapatkan vaksinasi.

Baca Juga:

Indonesia Kedatangan 4,5 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Hibah Jerman dan Prancis

Pada kesempatan yang sama, Presiden mengatakan bahwa saat ini Indonesia sedang mengalami tren kenaikan kasus COVID-19 yang disebabkan penularan varian Omicron. Presiden meminta masyarakat terus waspada tetapi tidak khawatir secara berlebihan.

"Namun, tidak perlu bereaksi berlebihan. Hati-hati perlu, waspada perlu, tapi (tidak perlu) menimbulkan ketakutan apalagi kepanikan," tegasnya. (Knu)

Baca Artikel Asli