Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Akal-akalan Orang Negeri Aing Enggan Vaksin COVID-19

Yudi Anugrah NugrohoYudi Anugrah Nugroho - Kamis, 23 Desember 2021
Akal-akalan Orang Negeri Aing Enggan Vaksin COVID-19

Vaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada pedagang saat vaksinasi di Summarecon Mall Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (9/3/2021). (MP/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEORANG lelaki paruh baya mengenakan anting di kuping kiri, berbaju abu-abu, membuat sebuah video pengakuan tentang pekerjaan sampingannya menjadi joki. Video berdurasi 31 detik tersebut viral di media sosial lantaran sang lelaki bukan sembarang joki.

Baca juga:

Pintar-Pintar saat Belanja Akhir Tahun

Lelaki bernama Abdul Rahim warga Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, mengaku telah menjadi joki vaksin COVID-19. "Upah diberikan pada saya itu antara seratus sampai delapan ratus ribu," bebernya di dalam video tersebut.

joki vaksin
Abdul Rahman mengaku sebagai joki vaksinasi COVID-19 di video unggahannya.

Abdul Rahim telah menggantikan 14 orang sehingga tubuhnya menerima sebanyak 17 kali vaksin selama rentang lebih kurang tiga bulan.

Lelaki nan sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan tersebut kali pertama menjadi joki ketika seorang sahabat, karena takut jarum suntik, memintanya menggantikan dengan iming-iming uang.

Baca juga:

Jurus Nongkrong Suami Ngakalin Istri

Abdul sepakat, kemudian esoknya, membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) milik temannya di lokasi vaksin. Petugas tak terkecoh. Ia menerima suntikan vaksin, kemudian pulang membawa sertifikat vaksin sesuai nama KTP dibawanya.

joki vaksin
aksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada pedagang saat vaksinasi di Summarecon Mall Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (9/3/2021). (MP/Rizki Fitrianto)

Banyak cara dilakukan orang agar bisa beroleh sertifikat vaksin COVID-19. Pernah muncul kasus sertifikat vaksin palsu sampai kini menggunakan jasa joki.

Memang beragam alasan orang enggan melakukan vaksinasi. Mulai alasan ideologis berkait keagamaan, ada pula ogah vaksin karena faktor termakan teori konspirasi, sampai paling teknis karena takut jarum suntik.

Alasan terakhir bahkan paling sering ditemui dari beragam video viral berisi tingkah lucu beragam orang ketika divaksin. Ada kelakuan orang karena takut jarum kemudian meremas erat anggota bagian tubuh vital temannya, ada pula teriak-teriak seperti orang kerasukan, hingga pura-pura tak sadarkan diri.

joki vaksin
Seorang anak merasa takut saat melihat ibunya disuntikkan vaksin COVID-19 di Summarecon Mall Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (9/3/2021). (MP/Rizki Fitrianto)

Alhasil, demi menarik masyarakat agar bersedia datang ke pusat vaksinasi COVID-19, penyelenggara sampai harus mengimingi sembako gratis dan lain sebagainya.

Fenomena joki memang sempat sayup-sayup jadi pembicaraan sambil lalu, hingga akhirnya terbukti ketika video pengakuan Abdul Rahim viral. (Avia)

Baca juga:

Mengakali Indera Perasa Biar Rasa Kantuk Aing Hilang

#Desember Akal-Akalan Negeri Aing #Vaksinasi #Kesehatan #COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Indonesia
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Langkah darurat ini dinilai sebagai keputusan krusial untuk mencegah berulangnya tragedi serta melindungi keselamatan jiwa dokter maupun pasien.
Dwi Astarini - 2 jam, 18 menit lalu
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Indonesia
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Kemenkes dorong masyarakat lakukan tes HIV tanpa takut stigma negatif. Deteksi dini penting untuk menekan penularan dan memastikan pengobatan segera dengan terapi ARV.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Pemeriksaan sejak 1 Januari hingga 14 Juli 2026, karies gigi atau gigi berlubang menjadi keluhan terbanyak, disusul anemia pada remaja putri dan hipertensi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan 40,8% Anak Punya Gigi Berlubang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] :Bayi di Bekasi Alami Radang Orak karena Disuntik Vaksin Petugas Kesehatan
Kondisi radang otak yang dialami bayi tersebut tidak berkaitan dengan vaksin yang diberikan.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA] :Bayi di Bekasi Alami Radang Orak karena Disuntik Vaksin Petugas Kesehatan
Indonesia
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Kemenkes juga tidak hanya membantu pembangunan infrastruktur seperti gedung, tetapi fasilitas Kesehatan juga perlu untuk dibantu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Lifestyle
Ramalan Shio 7 Juli 2026: Ada yang Diprediksi Terancam Keuangannya
Ramalan shio besok, 7 Juli, mengulas prediksi karier, asmara, dan keuangan untuk 12 shio. Simak lima shio yang diprediksi perlu lebih waspada dalam mengelola keuangan
ImanK - Senin, 06 Juli 2026
Ramalan Shio 7 Juli 2026: Ada yang Diprediksi Terancam Keuangannya
Indonesia
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Selama ini, kesehatan mental masih belum ditempatkan sebagai salah satu prioritas dalam sistem membangun kesehatan daera
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Fun
ASICS Get The Glow Ajak Aktif Bergerak untuk Pikiran Lebih Positif dan Bersinar Alami
Riset ASICS menunjukkan bahwa hanya dengan 15 menit 9 detik aktivitas fisik, suasana hati dapat mulai meningkat secara signifikan.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
ASICS Get The Glow Ajak Aktif Bergerak untuk Pikiran Lebih Positif dan Bersinar Alami
Indonesia
Cakupan Imunisasi Daerah 3T Anjlok, Legislator Desak Kemenkes Jemput Bola
Pemerintah tidak bisa lagi menggunakan pendekatan seragam yang menyamakan wilayah perkotaan dengan daerah terpencil dalam urusan pelayanan kesehatan dasar.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Cakupan Imunisasi Daerah 3T Anjlok, Legislator Desak Kemenkes Jemput Bola
Indonesia
Dinkes Bandung Barat Temukan 174 Suspek Flu Singapura
Masyarakat perlu memahami gejala Flu Singapura agar dapat melakukan penanganan lebih dini apabila menemukan tanda-tanda penyakit tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Dinkes Bandung Barat Temukan 174 Suspek Flu Singapura
Bagikan