Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan

Pengungsi di lokasi bencana Aceh Tamiang. (Foto: MerahPutih.com/Kanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pascabanjir bandang yang melanda wilayah Aceh Tamiang, Aceh, sejumlah warga pengungsi dilaporkan mengalami berbagai gangguan kesehatan. Penyakit-penyakit tersebut muncul setelah bencana banjir yang terjadi pada pertengahan Desember 2025 lalu.

Kondisi ini terungkap saat Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri bersama Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bid Dokkes) Polda Aceh melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap pengungsi di Desa Tanjung Binjai dan Desa Kula Penaga, Aceh Tamiang.

Salah satu dokter yang terlibat dalam kegiatan tersebut, Penda I dr. Yuliantikha Nurul Qumariah, menjelaskan bahwa mayoritas keluhan warga berkaitan dengan penyakit yang umum muncul pascabanjir.

“Penyakit yang paling banyak kami temukan adalah hipertensi, dermatitis, ISPA (infeksi saluran pernapasan akut), diare, serta hiperkolesterolemia,” kata Yuliantikha di Aceh Tamiang, Kamis (15/1).

Baca juga:

Ratusan Ribuan Warga di Aceh Masih Mengungsi Setelah 2 Bulan Lalu di Terjang Banjir

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tercatat 193 warga menerima layanan kesehatan. Dari jumlah tersebut, penyakit yang paling dominan adalah hipertensi dengan 70 pasien.

Selain itu, ditemukan dermatitis pada 50 pasien, hiperkolesterolemia pada 30 pasien, ISPA sebanyak 15 pasien, diare pada 10 pasien, diabetes melitus pada 5 pasien, serta keluhan sakit gigi pada 3 pasien.

Sementara itu, Kabid Dokkes Polda Aceh Kombes Dafianto Arief mengatakan kehadiran tim kesehatan gabungan merupakan upaya memperkuat layanan medis agar dapat menjangkau masyarakat terdampak secara merata.

“Sinergi tim BKO dari Polda Metro Jaya, Polda Jawa Tengah, serta jajaran Polda Aceh memungkinkan pelayanan dilakukan secara optimal, cepat, dan tepat sasaran,” ujarnya.

Baca juga:

Kapolda Ajak Masyarakat Aceh Tamiang Jadikan Lumpur Sisa Banjir untuk Media Tanam Tumbuhan

Kehadiran tim kesehatan Polri tersebut disambut hangat oleh masyarakat. Sulaiman (52), warga Desa Tanjung Binjai, mengaku sangat terbantu dengan layanan pemeriksaan kesehatan yang diberikan.

“Sejak banjir, banyak warga yang mengeluh sakit. Alhamdulillah polisi datang memeriksa kesehatan, memberi obat dan vitamin. Kami merasa diperhatikan,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Nur Aisyah (40), warga Desa Kula Penaga. Ia menilai kegiatan home visit sangat membantu, khususnya bagi warga lanjut usia dan pasien dengan keterbatasan mobilitas.

“Petugas datang langsung ke rumah warga yang tidak bisa berjalan jauh. Ini sangat membantu dan membuat kami merasa tidak sendirian,” tuturnya. (Knu)

#Bencana Alam #Aceh #Bantuan Bencana Alam #Polri #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
BNPB Tetapkan Bantuan Korban Gempa NTT, Rumah Rusak Berat Dapat Rp 70 Juta
BNPB menetapkan bantuan rumah korban gempa NTT sebesar Rp 15 juta untuk rusak ringan, Rp 30 juta rusak sedang, dan Rp 70 juta rusak berat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
BNPB Tetapkan Bantuan Korban Gempa NTT, Rumah Rusak Berat Dapat Rp 70 Juta
Indonesia
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Pemerintah telah melakukan uji coba melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Tekno
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tren olahraga ekstrem seperti lari dan Hyrox kian marak, namun fenomena mendadak atlet tanpa cek kesehatan justru memicu risiko fatal henti jantung!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Kuliner
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Mi instan sebagian besar terdiri dari karbohidrat olahan, tapi rendah serat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Indonesia
Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8 masih Berjalan, Polri Cocokkan DNA 9 Korban dan Keluarga
Proses identifikasi dilakukan dengan mencocokkan informasi yang diperoleh dari keluarga korban dengan hasil pemeriksaan terhadap jenazah.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8 masih Berjalan, Polri Cocokkan DNA 9 Korban dan Keluarga
Indonesia
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Banjir bandang menerjang Nagari Batang Barus, Solok. Satu korban ditemukan meninggal dunia, tim SAR masih mencari korban hilang lainnya.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Fun
Sinopsis Film Pasukan 1000 Janda, Kisah Perjuangan Berdarah Pahlawan Perempuan Aceh
Film Pasukan 1000 Janda memotret perjuangan berdarah Laksamana Malahayati dan laskar Inong Balee melawan penjajah. Tayang di bioskop 12 November 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 21 September 2026
Sinopsis Film Pasukan 1000 Janda, Kisah Perjuangan Berdarah Pahlawan Perempuan Aceh
Olahraga
Tak Hanya di Lapangan, Polisi Juga Lakukan Patroli Siber selama FIFA ASEAN CUP 2026
Pola pengamanan disiapkan untuk menghadapi tingginya mobilitas selama turnamen, termasuk pergerakan suporter.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Tak Hanya di Lapangan, Polisi Juga Lakukan Patroli Siber selama FIFA ASEAN CUP 2026
Indonesia
Amankan FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta dan Bandung, Polri Kerahkan 5.641 Personel
Polri mengerahkan 5.641 personel untuk mengamankan rangkaian FIFA ASEAN Cup 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 21 September 2026
Amankan FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta dan Bandung, Polri Kerahkan 5.641 Personel
Bagikan