Jakarta Dikepung Hujan Ekstrem, Pasukan Biru Siaga untuk 'Perang' Lawan Genangan di 5 Wilayah DKI
Ilustrasi: Suku Dinas SDA Jakarta Utara menghidupkan mesin pompa mobile di Jalan RE Martadinata Papanggo yang terendam banjir rob pada Selasa (29/4/2025) malam. (ANTARA/Mario Sofia Nasution)
Merahputih.com - Hujan dengan intensitas ekstrem mengguyur wilayah DKI Jakarta sehingga memicu genangan di sejumlah titik pada lima kota administrasi. Kelurahan Kamal di Jakarta Utara mencatat curah hujan tertinggi mencapai 198 mm/hari per Senin (12/1), yang dikategorikan sebagai kondisi ekstrem.
Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta langsung bergerak cepat dengan menyiagakan ratusan infrastruktur pengendali banjir.
Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas SDA DKI Jakarta, Hendri, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengoperasikan 612 unit pompa stasioner yang tersebar di 211 lokasi serta 590 unit pompa mobile.
Baca juga:
Update Banjir Jakarta: 22 RT dan 5 Ruas Jalan Tergenang, Ribuan Warga Mengungsi
"Pompa mobile kami gunakan untuk menjangkau lokasi banjir yang tidak terlayani oleh pompa stasioner," ujar Hendri dalam keterangan resminya, Selasa (13/1).
Selain pengerahan mesin pompa, personel Satgas Pasukan Biru juga menyisir lokasi genangan untuk membersihkan tali-tali air. Langkah ini bertujuan memastikan drainase bekerja optimal sehingga air dapat mengalir lancar menuju kolam retensi atau sungai.
“Serangkaian upaya mitigasi ini diharapkan efektif mengatasi genangan akibat cuaca ekstrem di kawasan-kawasan yang terdampak,” tambah Hendri.
Data pantauan hingga pukul 13.00 WIB menunjukkan konsentrasi hujan ekstrem berada di wilayah Jakarta Utara, seperti Kelurahan Koja (186 mm/hari) dan kawasan Ancol (178 mm/hari).
Baca juga:
Jangan Asal Angkut! Kayu Sisa Banjir Sumatra Ternyata Masuk Kategori Sampah Spesifik
Sementara wilayah Jakarta Barat, seperti Kali Duri, mencatat curah hujan sangat lebat sebesar 130 mm/hari.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan memantau perkembangan Tinggi Muka Air (TMA) secara mandiri melalui aplikasi JAKI atau situs resmi Posko Banjir.
Dalam kondisi darurat, warga dapat segera menghubungi layanan pusat panggilan (call center) 112.
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Jakarta Dikepung Hujan Ekstrem, Pasukan Biru Siaga untuk 'Perang' Lawan Genangan di 5 Wilayah DKI
Update Banjir Jakarta: 22 RT dan 5 Ruas Jalan Tergenang, Ribuan Warga Mengungsi
11 Kecamatan di Lebak Terendam Banjir, 1 Orang Meninggal
Sejumlah Warga Asrama Polisi di Mampang Terjebak Banjir Besar, Prioritas Evakuasi
Hujan Deras Picu Banjir 50 Cm di Permukiman Padat Kapuk Cengkareng, Jakarta Barat
BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jakarta hingga 13 Januari 2026, Warga Diminta Waspada
Akses Bandara Soetta Terendam, Jasa Marga Turunkan 9 Pompa di Tol Sedyatmo
Banjir Setinggi 50 CM Genangi Jalan Daan Mogot Cengkareng Jakarta Barat
Ratusan Orang Mengungsi Akibat Luapan Kali Item Jakarta Utara
Hujan Deras Sejak Minggu, Tol Sedyatmo Menuju Bandara Soetta Tergenang Banjir