11 Kecamatan di Lebak Terendam Banjir, 1 Orang Meninggal

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
11 Kecamatan di Lebak Terendam Banjir, 1 Orang Meninggal

Warga Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten melintasi jalan yang terdampak banjir akibat curah hujan tinggi beberapa hari terakhir.ANTARA/Mansur

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebanyak 11 kecamatan dari 28 kecamatan di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten terdampak bencana banjir dan longsor. Banjir dan longsor diklaim akibat curah hujan cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir ini.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Pusdalops BPBD) Kabupaten Lebak mencatat, banjir dan longsor tersebar di 18 desa dan 453 rumah terendam juga satu rumah warga rusak berat, empat rumah rusak sedang, dan enam rumah rusak ringan.

Selain itu, juga satu fasos terdampak, empat jalan, tiga jembatan, satu toko rusak sedang dan seorang meninggal dunia atas nama Anah (70) warga Kecamatan Cibeber.

"Korban meninggal dunia itu akibat terpeleset ke sungai di Bayah," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Sukanta di Lebak, Senin (12/1).

Baca juga:

Sejumlah Warga Asrama Polisi di Mampang Terjebak Banjir Besar, Prioritas Evakuasi

Sebanyak 11 kecamatan yang terdampak banjir dan longsor itu, yakni Kecamatan Rangkasbitung, Banjarsari, Cikulur, Kalanganyar, Cikulur, Cipanas, Muncang, Bayah, Sobang, Panggarangan dan Cibadak.

Bahkan, banjir di Kecamatan Banjarsari hingga kini masih merendam di beberapa titik lokasi kejadian, terutama di daerah jembatan Pejeuh dan Gunung Sari yang terisolir. Sebab, akses jalan jembatan itu masih terendam air genangan dengan ketinggian mencapai 60 sentimeter.

"Kami sudah melakukan assessment sementara juga berkoordinasi dengan pemangku jabatan (stakeholder) terkait, TNI, Polri, PUPR, PLN serta berbagai organisasi," kata Sukanta.

Posko Utama BPBD Lebak terus melakukan monitor dibeberapa cakupan wilayah terdampak, sekaligus menyampaikan imbauan di sosial media serta informasi di website resmi.

"Kami melakukan imbauan langsung oleh tim reaksi cepat (TRC) kepada masyarakat yang terdampak bencana alam," katanya.

#Banjir #Bencana Alam #Kabupaten Lebak Banten
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Banjir bandang menerjang Nagari Batang Barus, Solok. Satu korban ditemukan meninggal dunia, tim SAR masih mencari korban hilang lainnya.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Indonesia
Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Penanganan infrastruktur jembatan di wilayah terdampak bencana merupakan hal penting demi memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
 Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Dunia
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Perempuan berusia 64 tahun itu diselamatkan dari lantai teratas sebuah bangunan empat lantai yang tertimbun reruntuhan di Betrawati, Nuwakot
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Indonesia
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
DPR akan memberikan dukungan selama tambahan anggaran tersebut bermanfaat bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
Indonesia
2026 Banyak Bencana, BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun
BNPB minta tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 triliun ke Kemenkeu untuk mempercepat penanganan bencana 2026. Anggaran rutin Rp 1,08 triliun dinilai tak cukup
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
2026 Banyak Bencana, BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun
Indonesia
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Puan Maharani mengingatkan tingginya ancaman gempa di Indonesia dan mendorong pemerintah memperkuat kesiapsiagaan serta penanganan bencana terpadu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Indonesia
1.730 Bencana Alam Hantam Indonesia Sejak Januari, Terbanyak Masih Banjir
BNPB mencatat 1.730 bencana alam melanda Indonesia sejak Januari hingga 7 September 2026. Banjir dan karhutla mendominasi, 111 ribu rumah rusak, ribuan fasilitas publik terdampak.
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
1.730 Bencana Alam Hantam Indonesia Sejak Januari, Terbanyak Masih Banjir
Indonesia
1.730 Bencana Landa Indonesia Sampai September 2026, Bencana Hidrometeorologi Mendoninasi
Kerusakan meluas ke sarana publik, mencakup 2.361 unit fasilitas pendidikan, 867 unit rumah ibadah, 230 unit fasilitas kesehatan dasar maupun rujukan, 751 unit perkantoran, serta 92 unit jembatan terputus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
1.730 Bencana Landa Indonesia Sampai September 2026, Bencana Hidrometeorologi Mendoninasi
Indonesia
BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun Buat Tanggulangi Bencana di Berbagai Daerah
BNPB sebelumnya telah menerima kucuran Dana Siap Pakai (DSP) tahap awal tahun 2026 sebesar Rp 4,62 triliun untuk penanggulangan tanggap darurat di lapangan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun Buat Tanggulangi Bencana di Berbagai Daerah
Bagikan