Korban Bencana Sumatra Tembus 1.189 Orang, 195 ribu Jiwa Masih Bertahan Hidup di Tenda Pengungsian

Soffi AmiraSoffi Amira - Rabu, 14 Januari 2026
Korban Bencana Sumatra Tembus 1.189 Orang, 195 ribu Jiwa Masih Bertahan Hidup di Tenda Pengungsian

Banjir Bandang di Sumatra Barat. (Foto: dok. BNPB)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Jumlah korban jiwa bencana Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh terus bertambah.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari, mencatat jumlah korban meninggal dunia sebanyak 1.189 jiwa berdasarkan pemutakhiran data hingg Rabu (14/1).

"Dengan rincian 550 jiwa di Aceh, 375 jiwa di Sumatera Utara, 231 jiwa di Sumatera Barat," kata Abdul Muhari dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (14/1).

Sementara itu, masih ada 33 jiwa lainnya masih dalam proses identifikasi. Bencana ini juga mengakibatkan 141 orang hilang dan memaksa 195.542 jiwa mengungsi.

Baca juga:

Enam Perusahaan di Ujung Tanduk, KLH Siapkan Gugatan Triliunan Atas Tragedi Longsor Sumatra

Kabupaten Aceh Utara menjadi wilayah dengan jumlah pengungsi tertinggi mencapai 67.876 jiwa. Untuk mempercepat langkah pemulihan, pemerintah telah menetapkan status darurat di berbagai daerah.

"Perpanjangan status tanggap darurat dilakukan di enam daerah di Provinsi Aceh serta transisi darurat di puluhan kabupaten/kota lainnya di ketiga provinsi terdampak," jelasnya

BNPB juga mempercepat pembangunan rumah hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) untuk korban bencana banjir dan tanah longsor itu.

Pada sektor permukiman, fokus utama diarahkan pada penanganan 49.296 rumah kategori Rusak Berat (RB) dengan target usulan pembangunan 27.575 unit Hunian Sementara (Huntara).

Baca juga:

Korban Bencana Sumatera Dapat Uang Kompensasi Rumah Rp 15-60 Juta, Tergantung Kerusakan

"Saat ini, sebanyak 4.280 unit Huntara sedang dalam tahap pengerjaan fisik," kata Abdul.

Abdul Muhari menyebutkan, dukungan dari Danantara menghasilkan sebanyak 200 unit hunian kepada masyarakat terdampak di sejumlah lokasi prioritas.

"Progres 100 persen juga telah tercapai di Blang Pandak, Kabupaten Pidie sebanyak 12 unit, serta di Kecamatan Pantee Bidari, Kabupaten Aceh Timur ada satu unit," tuturnya.

Sedangkan Sumatra Utara, pembangunan huntap telah mencakup 648 unit. Lalu di Sumatra Barat, pembangunan hunian sementara dipercepat di Kabupaten Padang Pariaman.

"Pemerintah mengakselerasi pembangunan Hubtara Tahap I sebanyak 34 unit yang dipusatkan di Nagari Anduring, Kecamatan Asam Pulau," ucap Abdul.

Baca juga:

Korban Bencana Sumatra Terancam Kena Campak di Pengungsian, Kemenkes: Penularannya Paling Tinggi

Pembangunan tersebut mencakup 9 unit tipe couple sebanyak 18 unit hunian, lalu 3 unit tipe barak ada 15 unit hunian, serta satu unit hunian single.

Selain pembangunan fisik, pemerintah juga mempercepat penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH) yang hingga kini telah disalurkan kepada 1.950 keluarga dari total 10.656 rekening yang disiapkan bagi warga terdampak.

Demi mendukung seluruh aktivitas di lapangan, distribusi logistik terus dilakukan dengan total penyaluran mencapai 1.740,39 ton atau 99,86 persen dari logistik yang masuk, melalui jalur udara, laut, dan darat. (knu)

#Banjir Sumatra #Bencana Alam #BNPB
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Dalam 6 Jam, Gunung Semeru 8 Kali Erupsi Tinggi Letusan Hingga 1,2 Kilometer
Aktivitas vulkanik Gunung Semeru berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi masyarakat tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 14 Agustus 2026
Dalam 6 Jam, Gunung Semeru 8 Kali Erupsi Tinggi Letusan Hingga 1,2 Kilometer
Indonesia
Gempa M 7,4 Guncang Kolombia, Kemlu Pastikan Seluruh WNI dalam Kondisi Aman
Gempa M 7,4 mengguncang Kolombia pada Senin (10/8). Kemlu RI memastikan bahwa WNI di sana berada dalam kondisi aman.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Gempa M 7,4 Guncang Kolombia, Kemlu Pastikan Seluruh WNI dalam Kondisi Aman
Dunia
Topan Dolphin Mengamuk di Pantai Timur China, Sedikitnya 1.300 Penerbangan Dibatalkan
Badai tersebut membawa angin kencang dengan kecepatan diperkirakan mencapai 151 km per jam saat mendarat.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Topan Dolphin Mengamuk di Pantai Timur China, Sedikitnya 1.300 Penerbangan Dibatalkan
Dunia
Badai Muson Habagat Landa Filipina, 8 Orang Tewas dan 486 Ribu Orang Terdampak
setidaknya 124 ribu keluarga atau 486 ribu orang terdampak bencana akibat hujan lebat dan banjir di sejumlah wilayah Filipina hingga Minggu pukul 18:00 waktu setempat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Badai Muson Habagat Landa Filipina, 8 Orang Tewas dan 486 Ribu Orang Terdampak
Indonesia
Jepang Tambah Personel Pencarian Warga Hilang Akibat Gempa Magnitude 7,1 di Kumamoto
Jumlah personel Pasukan Bela Diri Jepang (SDF) yang dikerahkan untuk penanganan gempa di Prefektur Kumamoto ditingkatkan menjadi 4.600 orang.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Jepang Tambah Personel Pencarian Warga Hilang Akibat Gempa Magnitude 7,1 di Kumamoto
Dunia
Gempa Kyushu, Jepang, Korban Diduga Tewas dalam Ledakan Mal
Gempa dahsyat itu menyebabkan sejumlah orang terjebak dan diduga tewas akibat ledakan di sebuah pusat perbelanjaan yang sebagian bangunannya runtuh.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gempa Kyushu, Jepang, Korban Diduga Tewas dalam Ledakan Mal
Dunia
Gempa Bumi Magnitude 7,1 Guncang Wilayah Kyushu, Jepang, Peringatan Tsunami dengan Gelombang 1 Meter
Badan Meteorologi Jepang (JMA) juga mengeluarkan peringatan tsunami dengan perkiraan tinggi gelombang mencapai 1 meter setelah gempa terjadi.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gempa Bumi Magnitude 7,1 Guncang Wilayah Kyushu, Jepang, Peringatan Tsunami dengan Gelombang 1 Meter
Indonesia
4 Daerah di Wilayah Jateng Dilanda Karhutla, Berawal Dari Pembakaran Serasah Panen Jagung
Tim petugas gabungan di empat kabupaten di Provinsi Jawa Tengah masih berjibaku memadamkan api.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Juli 2026
4 Daerah di Wilayah Jateng Dilanda Karhutla, Berawal Dari Pembakaran Serasah Panen Jagung
Indonesia
Pulihkan Ekosistem Akibat Bencana, Ribuan Pohon Ditanam di DAS Rengas Aceh Tamiang
Penanaman pohon adalah langkah taktis wujud nyata penerapan praktik pertanian regeneratif yang memadukan prinsip keberlanjutan dan mitigasi perubahan iklim.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Juli 2026
Pulihkan Ekosistem Akibat Bencana, Ribuan Pohon Ditanam di DAS Rengas Aceh Tamiang
Indonesia
Pusat Rehabilitasi Orang Utan YIARI Terancam Karhutla di Kalbar, BNPB Lakukan Water Bombing
Berdasarkan pemantauan sementara, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 15 hektare, meskipun proses pendataan masih terus dilakukan oleh tim di lapangan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Pusat Rehabilitasi Orang Utan YIARI Terancam Karhutla di Kalbar, BNPB Lakukan Water Bombing
Bagikan