Listrik di Talaud Kembali Menyala Usai Digoyang Gempa Dahsyat Magnitudo 7,1
Ilustrasi gempa bumi. Foto: Dok/BMKG
Merahputih.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi kondisi Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, kini telah kembali kondusif usai guncangan gempa bermagnitudo 7,1 pada Sabtu (10/1) malam. Meski sempat memicu kepanikan luar biasa, otoritas memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa aktivitas warga di wilayah terdampak mulai berdenyut normal.
Baca juga:
Kepulauan Talaud Sulawesi Utara Diguncang Gempa Bumi Bermagnitudo 7,1, BNPB: Tidak Ada Korban Jiwa
Hingga Minggu (11/1) siang, data mencatat gempa berdampak pada 12 kepala keluarga serta mengakibatkan kerusakan pada 12 unit rumah dan dua fasilitas kesehatan.
“Tidak terdapat laporan korban jiwa maupun luka berat akibat gempa tersebut. Sebagian warga memang masih mengalami trauma, namun situasi secara umum sudah kondusif,” ujar Abdul Muhari dalam keterangan resminya, Senin (12/1).
Ia juga menambahkan bahwa kendala infrastruktur seperti listrik yang sempat terputus kini sudah teratasi.
"Aliran listrik yang sempat padam dilaporkan telah kembali normal," imbuh Abdul.
Baca juga:
Tsunami Minor Sudah Terdeteksi Terjadi di Pesisir Talaud Imbas Gempa M 7,4 Filipina
Pusat gempa sendiri berada di laut dengan kedalaman 17 kilometer. Meski guncangan terasa kuat selama 30 detik di beberapa kecamatan seperti Kabaruan dan Melonguane, BMKG memastikan fenomena ini tidak berpotensi tsunami.
Saat ini, BPBD setempat masih terus melakukan verifikasi data lapangan dan mengimbau warga agar tetap waspada terhadap bangunan yang retak.
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Listrik di Talaud Kembali Menyala Usai Digoyang Gempa Dahsyat Magnitudo 7,1
Kepulauan Talaud Sulawesi Utara Diguncang Gempa Bumi Bermagnitudo 7,1, BNPB: Tidak Ada Korban Jiwa
Kuta Bali Diguncang Gempa Tipe Gerakan Strike Slip M 4,5
3 Kecamatan di Dompu NTB Dilanda Banjir, Tanggap Darurat Diberlakukan
4.634 Gempa Bumi Guncang NTT Sepanjang 2025, Terkuat pada 27 Oktober 2025
1.178 Orang Tewas dan Ratusan Lainnya masih Hilang, Operasi Pencarian Korban Bencana Alam di Sumatra Diperpanjang
Pemerintah Anggarkan Rp 60 T untuk Darurat Bencana di 2026
Gempa M6,4 Guncang Jepang Barat, Paksa Kereta Cepat Shinkansen Berhenti
147 Orang Masih Hilang, Kelanjutan Operasi SAR Korban Bencana Sumatera Dievaluasi Lusa
Gempa Bumi Berkekuatan Magnitudo 6,5 Menghantam Meksiko, 2 Tewas